Sabtu, Maret 03, 2012

Jenis olahraga barat yang harus dibuang.

Perenang Siman dan Pelari Tryaningsih, Atlet Terbaik 2011

 

JAKARTA| SURYA Online- Perenang I Gde Siman Sudartawa merebut penghargaan Anugerah Olahraga Indonesia 2011 sebagai atlet putra terbaik. Adapun pelari Triyaningsih merebut penghargaan sebagai atlet putri terbaik. Keduanya adalah atlet yang bersinar di SEA Games XXVI/2011, Siman meraih empat emas dan Triyaningsih meraih tiga emas.
Anugerah Olahraga Indonesia merupakan penghargaan yang diberikan setiap tahun dalam rangka ulang tahun tabloid Bola. Acara pemberian Anugerah Olahraga Indonesia 2011 berlangsung di mal FX, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/3/2012). Penghargaan diberikan berdasarkan hasil poling di situs Bola.
Albert C Sutanto, pelatih renang SEA Games meraih penghargaan pelatih terbaik. Tim terbaik direbut oleh tim renang putra estafet 4 x 100 meter gaya ganti. Andik Vermansyah terpilih sebagai atlet favorit.
Kategori pembina terbaik diberikan kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Ketua Umum PB Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Hendardji Soepandji. Kategori lifetime achievment diberikan kepada mantan Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar. PT Bukit Asam dan PT Panasonic Gobel Indonesia meraih penghargaan badan usaha peduli olahraga.
Komentarku ( Mahrus ali ):
 Olahraga lari dan renang adalah olahraga kedurhakaan yang harus di buang, disingkirkan dan tak perlu di adakan karena akan menarik kutukan bukan rahmat dari Allah. Keduanya adalah olahraga barat yang kafir bukan timur yang Islam.  Wanita yang mengenakan pakaian renang ketika akan lomba sudah menjijikkan pandangan orang mukmin dan menyenangkan pandangan orang kafir. Apalagi pelatihnya yang terkutuk itu bukan pelatih yang mendapat keridaan Allah. Ingat firman Allah:
وَتَرَى كَثِيرًا مِنْهُمْ يُسَارِعُونَ فِي اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَأَكْلِهِمُ السُّحْتَ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu.[1]

 Bila melihat kemungkaran seharusnya ingkar atau merobahnya dengan tangan atau dengan menyuruh agar kemungkaran tsb di hentikan sebagaimana  hadis :

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيمَانِ

Barang siapa diantaramu melihat kemungkaran , robahlah dengan tangannya . Bila tidak mampu ,cukup  dengan lidahnya . Bila  tidak mampu cukup dengan hatinya  dan itulah iman yang paling lemah . [2]


[1]  Al Maidah 62
[2] Muttafaq alaih
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan