Rabu, Juni 06, 2012

Santri PP Assalam,sukoharjo kirim SMS pada mantan kiyai NU

 Kemarin lusa ada sms sbb:
Asskm, ana mau tanya,simpel, yasinan dah tahlilan itu masalah
 ikhtilaf kan??
dzikir jahr jamaah juga?
Saya sms:
HIlaf bagi ahli bid`ah, sepakat bagi ahlis sunnah. Anda siapa dan dari 
mana? Jawab di nomer ini saja langsung ke laptop
Dia menjawab:
Rosyad,santri ppmi Assalaam....tapi setahu ane al.qiroah alal mayyit,
alias ngirim pahala,dalam madzhab syafii itu boleh,bahkan dalam
 al fatawa al kubra 3\63 smpi 64,
Saya sms :
Imam Syafii sendiri menyatakan bahwa baca al Quran di peruntukkan
 pada mayat tidak boleh. 
Baca lagi disini: 
MANTAN KYAI NU: Baca Yasin di kuburan .
19 Mei 2011
MANTAN KYAI NU: Menaruh Al Quran di kuburan
10 Apr 2011
MANTAN KYAI NU: Pengiriman Fatihah
24 Jun 2011
MANTAN KYAI NU: Pahala fatihah sampai ke mayat menurut
 ahli bid`ah...  11 Agt 2011 
Dia kirim sms:
 afwan tadz ana pencari ilmu ,ana masih belum terlalu paham mslh ini
Saya bertanya: apakah kamu sering baca blog mantan kiyai Nu

Dia menjawab:
Naam,tadz ana senangnya membanding bandingkan..tadz kalau 
nu&salafy bersatu negakkan khilafah setuju gak?? Biarlah mereka 
melakukan amaliyah mereka,toh mereka punya dalil.
Saya sms:
Tidak bisa bersatu, yang satu tegakkan sunnah dan yang satu 
tegakkan bid`ah dan kesyirikan yang harus di berantas
Saya bertanya:
apa yg menarik dalam blog mantan kiyai NU ini menurut kamu sebagai santri pp Salam
Dia menjawab:
Pp assalaam bukan pondok NU,jadi ana pro aja thd tulisan antum...
ana usul coba antum dalam mengomentari 1perkara,memakai 
4madzhab agar wawasan ana tambahluas tidak hanya pendapat 
ulama saudi,yg hambaliyah..ana sekarang persiapan membuat 
karya tulis akhir pondok,yg judulnya baina al ikhtilaaf wa al iftiraaq 
fii nidausawab (insya allah kalau gak berubah),membahas ttg 
perbedaan madzab ttg al qiroah alal mayit,kirim pahala, tapi ana 
yakin kalau 7harinan dllmitu bidah
Saya sms: Pikiran orang awam tidak mampu untuk ditunjukkan pendapat seluruh
 madzhab, karena itu, mana yang lebih pokok dan penting bagi mereka
 selalu saya sampaikan. Sekalipun pendapat madzhab empat bila tidak 
cocok dengan dalil, maka kita harus memberi tahu kekeliruan itu 
kepada orang awam bukan dibiarkan saja.
Dia bertanya lagi:
Bukannya itu memicu perpecahan tadz??diantara para fuqoha sendiri 
kan ada ikhtilaaf dlm stiap masalah fiqihAda pertanyaan lagi tadz, 
apakah antum menganggap bidah sholat di atas sajadah,karpet,atau 
lantai????kenapa antum shalat diatas tanah terus???
Saya kirim sms:
Perpecahan kalau ikut fikih,  dan fikih itu gudangnya pendapat dan ini 
sarang perselisihan. lihat ayat:
Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah)
 kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah 
Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakkal dan kepada-Nyalah aku kembali. Syuara` 10 
Komentarku ( Mahrus ali ) 
Maksud : maka putusannya (terserah)
 kepada Allah.   putusanNya itu hukumNya. Jadi maksudnya  hukum ha
rus dikembalikan kepada Al Quran.bukan kepada ajaran tradisi leluhur atau moderen yang bersumber dari non muslim atau barat atau di kembalikan kepada ajaran sektarian, baik NU, MUhammadiyah, MTA. LDII atau HT.Seluruh ajaran yang bersifat golongan perlu diluruskan dengan dalil. Jangan dalil di bawa untuk membenarkan ajaran golongan. Ini kekeliruan bukan kebenaran.
Saya bertanya:
Aktivitas anda untuk dakwah sudahkah? ataukah anda biarkan
 kemunkaran melanda?
Dia menjawab:
InsyaAllah dakwah tadz,tapi ana masih berguru pada Syaikh Dr.mahrus
 ibn abdurrahman,beliau yg mengajarkan pada ane tentang toleransi
 masalah khilafiyah fikih,tapi kalau masalah aqidah adalah ijma, 
dan tak ada perselisihan....karena dari zaman shahabat,tab,in,ulama 
terdahulu aja ada khilafiyah fiqh ,dan mereka tak mengklaim yg plg 
benar,apalagi sekarang...
Aqidah ane pakai kitab syaikh utsaimin,fiqih pakai kitab syarh matn
 abi syujaa,dr.musthafa al bugho(madzab.syafi,i),tanwirul qulub,
umdatul ahkaam,bulugulmaram,, usul fiqh s.utsaimin ,ulumul hadits 
s.utsaimin ,ada yg bidah dgn referensi ane? 

Saya kirim sms:
Sayarh matan Abu Syuja` kurang sreg bagi saya, tapi cockkan saja 
dengan dalil yang sahih
Dia bertanya lagi:
Kok kurang sreg?knapa
Saya menjawab:
Banyk kekeliruannya dan kitab tanwirul qulub juga begitu,
 tapi mau diterangkan disini, ya butuh keterangan yang banyak
 dan artikel tersendiri. 
Dia bertanya:
Menurut antun kyai NU sekarang ada yg benar-benar syafi,iyah gak? 
Seperti pendahulu mereka Syaikh Nawawi al-bantani,yg merupakan
 ulama ahlus sunnah guru para kyiai NU
Contoh kyiai yg masih “NU” siapa tadz?Terus di pondok mana??
 Ana mau cari referensi buat karya tulis ane
Saya menjawab:
Sebetulnya  di kalangan NU banyak kiyai yang alim tentang fikih kalau
 hadis, insya Allah 30 % lah, tapi kebanyakannya takut pada manusia.
 Allahnya kurang diperhatikan
Untuk kiyai Nawawi Banten, saya kurang baca bukunya hingga saya 
tidak bisa memberikan penilaian yang obyektif.
Saya bertanya:
kamu itu sebenarnya dari golongan apa dan saya belum tahu 
alamatmu yang lengkap agar saya bisa tahu kamu 
Dia menjawab:
ana santri PP Assalam,sukoharjo, itu pondok modern tadz,golongan 
macem2 ada ,guru tahfidz,nahwu,ulumul Hadits orang NU tapi
 kadang mbahas fiqih, guru Aqidah,U.Qur,an,tafsir alumni LIPIA
 jadi lebih cenderung ke Ulama Saudi,guru Usul Fiqh orang 
Muhammadiyah..jadi ane bingung tadz.kadang penjelasan ustadz
 satu beda sma yg lain..makannya ana pengen meluruskan 
pemahaman.. Dengan bertanya,baca kitab,atau muladzamah
 langsung  
Saya menjawab:
Jangan percaya guru - guru ahli bid`ah, kebanyakan mereka 
 kurang ngerti hadis atai dalil.Kebanyaka ilmunya jare - jare dan
 mengikuti atau taklid buta kepada guru. 

Komentarku:
 Jadi santri seperti anda ini di tengah - tengah antara kebenaran dan kesalahan, antara bid`ah dan sunnah, antara tauhid dan syirik. Karena itu, anda sulit memutuskan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang syirik dan mana yang tauhid, mana yang sunah dan mana yang bid`ah. Di pikiranmu ada dua warna putih dan hitam. 
Jadinya orang seperti anda ini mau memberantas bid`ah, mundur lagi, mau maju , mundur , lalu mundur  terus sampai kebid`ahan banyak di masarakat dan anda tetap toleransi saja, menganggap mereka yang menjalankan bid`ah punya dalil dan yang  menjalankan sunnah punya dalil. Hasilnya sama benarnya . Ini kekeliruan bukan kebenaran dan pemikiran sedemikian ini harus di buang. Ingat saja ayat ini:
وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), kamu akan berpisah dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.[1]
قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".[2]
Bacalah lagi diblog ke dua : www.mantankyainu2.blogspot.com
Mau telp atau sms: 085852588175. 03140158866. 088803080803. 
 sms langsung ke laptop 08819386306.




[1]  Alan`am  153
[2] Yusuf 108


Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan