Minggu, Desember 01, 2013

Salat tanpa sedekap - kajianku ke 32







    Ibnu Hajar berkata: Sungguh Ibnu Khuzaimah dari hadis Wa`il menyatakan bahwa Rasulullah SAW  meletakkan tangannya di atas dada. Menurut Al Bazzar didada. Menurut imam Ahmad dalam hadis Huleb juga demikian. Mufti Mesir syekh Athiyah Shoqer yang menulis dalam enceplopedi Darul ifta` al masriyah Mei 1997. juga menulis hadis wa`il itu. Hadis tsb sahih menurut Ibnu Sayyidinnas dalam syarah Tirmidzi[1]
.    Muhammad  Abd rahman bin Abd Rahim Al Mubarkafuri berkata: Ulama madzhab syafii juga berpegangan kepada hadis wa`il tsb. Namun mereka  menggunakan dalil tsb tidak pada sasarannya, karena mereka menyatakan  bersedakap dibawah dada. Pada hal hadis Wa`il itu menyatakan bersedekap diatas dada. Dan dalam masalah ini hadis wa`il yang paling sahih, tiada hadis lainnya. [2]
.    Imam Nawawi berkata: Ulama – ulama kami juga berpegangan kepada hadis tsb dalam bersedekap waktu salat. [3]
5.عَنْ وَائِلٍ ابْنِ حُجْرٍ قَالَ: «صَلَّيْتُ مَعَ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلم وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلىَ يَدِهِ الْيُسْرَى عَلىَ صَدْرِهِ».
6.    Dari bin Hujer berkata: Aku melakukan salat bersama Rasulullah SAW,  lalu beliau meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dadanya. [4]
  Hadis lemah karena perawi bernama Ashim bin Kulaib yang murjiah,  kata Imam Ibnu Hajar  dan Syarik. Ibnul madini berkata: Dia tidak bisa di buat pegangan bila sendirian[5]
.
    Ada lagi perawi bernama Muammal Menurut Ibnu Hajar: Dia perawi terpercaya,  tapi hapalannya jelek. Imam Dzahabi berkata:  Dia perawi yang selalu berkata benar tapi sering keliru. Ada yang berkata: Kitab – kitabnya di pendam lalu menyampaikan hadis dari hapalannya,  ahirnya banyak keliru. [6]
    Jadi hadis yang ternyata di buat pegangan banyak  ulama  termasuk ulama syafiiyah dan mufti Mesir,  Imam Nawawi dll ternyata menurut penelitian sanadnya,  hadis tsb tidak boleh di buat pegangan. Ia lemah sekali. Dan dalam penelitian sanad ini, saya tidak mengarang sendiri tapi melalui pernyataan ulama – ulama terkenal dengan kredebilitas keilmuannya tentang perawi – perawi hadis tsb.
                     Muhammad Abd rahman bin Abd Rahim Al Mubarkafuri berkata: Sebagian ulama madzhab Hanafi menyatakan: Hadis Wa`il tsb kacau redaksinya. Ibnu Huzaimah menyatakan  bersedekap di atas dada,  Al Bazzar …………… di dada. Dan menurut riwayat Ibnu Abi Syaibah di bawah pusat. [7]
                  Aku berkata: Ibnu Khuzaimah Muhammad bin Ishak Abu bakar Assalmi Annaisaburi, lahir 233,  wafat 311. Al bazzar bernama Abu bakar – Ahmad bin Amar bin Abd Kholiq Al Bazzar , lahir 215,  wafat 292. Imam  Abu bakar – Abdullah bin Muhammad bin Abu bakar Al Wasithi Al Kufi ,  hafidh  wafat 235 H. Dia terkenal dengan nama Ibnu Abi Syaibah. Sebelum mereka tiada yang ulama yang  mencantumkan hadis Wa`il tsb  dengan tambahan letak bersedekap di atas dada, di dada atau di bawahnya. Dan tambahan  tsb tidak di dapat dikutubut tis`ah, yakni sekali tambahan dari perawi. 

Mau nanya hubungi kami:
088803080803.( Smartfren) 081935056529 ( XL )

Dengarkan pengajian - pengajianku

Alamat rumah: Tambak sumur 36 RT 1 RW1 Waru Sidoarjo. Jatim.
 




[1] Tuhfatul ahwadzi  74/2. Lihat pula di nailul author 203/2, ه Syarah nawawi alaa sahihi muslim  115/4. Tafsir Qurthubi 221/20
[2] Tuhfatul ahwadzi 82/2
[3] Al majmu` 259/3
[4] Sahih Ibnu Khuzaimah 243/ 1. Sanadnya sbb : Abu Thohir memberi tahu kami , bercerita kepada kami  Abu bakar,bercerita kepada kami  Abu Musa,bercerita kepada kami  Muammal , bercerita kepada kami  Sofyan dari Ashim bin Kulaib dari ayahnya dari Wa`il bin Hujer berkata: ………….
[5] Mausuat ruwatil hadis. 3075
[6] Mausuat ruwatil hadis. 7029
[7] Tuhfatul ahwadzi 80/2
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan