Minggu, Mei 31, 2015

Sepuluh tahun lebih, saya tinggalkan kecap



Bahan-bahan membuat kecap :
  • 1 kilogram kedelai putih atau hitam
  • 3 gram ragi tempe
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 4 cm lengkuas
  • 1 sendok teh pokak
  • 6 kilogram gula merah
  • 1 1/2 liter air (untuk melarutkan gula merah)
  • 800 gram garam untuk 4 liter air
Cara Membuat Kecap :
1.    Cuci kedelai sampai bersih lalu rendam didalam 3 liter air selama kurang lebih 12 jam
2.    Setelah itu masukkan kedelai kedalam karung lalu injak-injak sehingga biji kedelai terbelah dua, atau dapat juga memakai mesin giling tipe cakram
3.    Biji kedelai yang sudah terbelah ini dicuci bersih.
4.    Rebus kedelai dalam air mendidih selama 40 menit atau 60 menit hingga lunak. Lalu tiriskan dan dinginkan.
5.    Beri ragi tempe dan campur sampai merata pada permukaan kedelai. Diamkan selama kurang lebih 3 -5 hari
6.    Setelah jamur putih tumbuh merata pada kedelai, pisahkan biji-biji kedelai menggunakan tangan.
7.    Jemur sampai agak kering
8.    Rendam dalam larutan garam selama 3 sampai 4 minggu didalam suhu ruang. Maksimal proses penggaraman selama 2 bulan.
9.    Tuang air bersih, kemudian masak hingga terlihat mendidih. Lantas angkat dan saring.
10.                       Tambahkan gula merah serta bumbu pada hasil saringan, kecuali daun jeruk dan daun salam. Giling sampai halus dan merata.
11.                       Masak hasil gilingan tersebut sambil diaduk-aduk.
12.                       Ketika sudah mendidih dan buihnya hilang lalu angkat dan dinginkan.
13.                       Saring larutan menggunakan kain saring, sehingga ampas-ampasnya terangkat.
14.                       Masukkan kecap dalam botol atau wadah tertutup.

Cara Membuat Kecap

Perlu Anda perhatikan, pemberian ragi menyesuaikan jumlah kedelai. Ragi diberikan secukupnya sampai permukaan kedelai terlapisi semua. Cara membuat kecap diatas ialah untuk kecap manis. Dengan mengikuti langkah-langkah diatas dengan benar, maka Anda sudah dapat membuat kecap sendiri dirumah. Memang proses perendaman dan peragian memerlukan waktu yang cukup lama, namun kecap hasilnya akan lebih sedap dibanding proses pembuatan yang waktunya dipersingkat. Demikian tulisan Abwaba.com mengenai cara membuat kecap, semoga bermanfaat!
http://www.abwaba.com/cara-membuat-kecap.html
Vidionya disini:
Kecap adalah cairan hasil fermentasi bahan nabati atau hewani berproteintinggi di dalam larutan garam. Kecap berwarna coklat tua, berbau khas, rasa asindan dapat mempersedap rasa masakan. Bahan baku kecap adalah kedelai atau ikanrucah. Yang paling banyak diolah menjadi kecap adalah kedelai. Mula-mulakedelai difermentasi oleh kapang (
aspergillus sp dan Rhizopus sp) menjadi semacam tempe kedelai, kemudian “tempe” ini dikeringkan dan direndam didalam larutan garam. Garam merupakan senyawa yang selektif terhadap pertumbuhan mikroba. Hanya mikroba tahan garam saja yang tumbuh padarendaman kedelai tersebut. Mikroba yang tumbuh pada rendaman kedelai padaumumnya dari jenis khamir dan bakteri tahan garam, seperti Zygosaccharomyces(khamir) dan Lactobacillus (bakteri). Mikroba ini merombak protein menjadiasam-asam amino dan komponen rasa dan aroma, serta menghasilkan asam.Fermentasi tersebut terjadi jika kadar garam cukup tinggi, yaitu antara 15 sampai20%

Komentarku ( Mahrus ali ):
Fermentasi kedelai sampai dua bulan itu menurut saya bila  di ambil  dan di makan akan memabukkan. Dan inilah boleh dikatakan bahwa kecap itu  dari khamer.Atau peragian  lalu di diamkan sampai empat hari, lalu terjadi fermentasi  yang mampu membikinnya menjadi khamer.
Karena itu , saya sudah sepuluh tahun lebih  tidak makan dengan menggunakan kecap.
Ada lagi campuran kecap  yang membikin saya tidak mau mengkosumsi kecap  sbb:

5. Kecap dan sambal

Kecap dan sambal pun harus kita cermati lho. Kecap dapat menggunakan flavor, MSG, kaldu tulang untuk menambah kelezatannya. Sementara sambal menggunakan emulsifier untuk menstabilkan campurannya. Emulsifier dapat berasal dari sumber hewani yang harus kita ketahui dengan jelas.

Hati-hati dengan produk kecap dari China mainland ‎

Dalam  website yangai.blogspot.com terdapat keterangan sbb:
Baru saja baca dari boing-boing, produk soy sauce aka kecap dari China terbuat ‎dari amino acid syrup. Yang darimana daripada itu, ternyata amino acid syrup ‎terbuat dari ekstrak rambut manusia. Yoi rambut man... hiiii...‎
Menurut The Internet Journal of Toxicology, yang dalam laporannya seperti ‎terlihat disini. Bahan utama amino acid berasal dari human hair from hospital, ‎barbershop and salon. Lalu bagaimanakah memproses rambut manusia menjadi ‎amino acid syrup atau amino acid powder?
 
Lalu kenapakah dipilih rambut manusia? Karena rambut manusia dalam hal ini ‎lebih murah dan kaya akan protein. Kurang lebih hampir mirip dengan biji kedelai ‎sebagai bahan utama kecap tradisional. Dengan cita rasa hampir sama pula.
Lalu kenapa ketjap tjap ramboet ini menjijikkan? Karena ramboet yang mereka ‎dapatkan, tidaklah selalu higenis [bagaimana disebut higenis kalau mereka ‎mendapatkannya dari rumah sakit dan salon. Damnn..!!]. Disebutkan pula, ‎rambut manusia sebagai bahan dasar amino acid terkadang bercampur dengan ‎kondom [Hoeeekkk...], kapas rumah sakit, dll...
 
Tapi ini bukan sesuatu yang baru kok. Di masa perang dunia ke II. Jepang juga ‎menggunakan rambut manusia sebagai pengganti ketjap. Karena kedelai ‎sebagai bahan utamanya, terlalu berharga untuk menjadi ketjap. Lebih baik ‎menjadi bahan makanan sahaja.
Bagaimana dengan anda? Masih nekat makan ketjap asal China? Lebih baik ‎dilihat bahan dasarnya dulu deh. Meski tidak semua, tetapi lebih pantas kalo kita ‎berhati-hati memakan bahan makanan made in china.
Komentarku ( Mahrus ali ):
Bila ada label halal  dari MUI maka  itu lebih selamat. Tapi saya masih ragu fermentasi kedelai yang makan waktu sampai  2 bulan itu yang membikinnya  memabukkan bila di makan saat itu. Atau peragian  lalu di diamkan sampai empat hari, lalu terjadi fermentasi  yang mampu membikinnya menjadi khamer. ini menunjukkan  kecap  itu  dari bahan khomer. Karena itu, saya  tidak mengkosumsinya  sejak sepuluh tahun yang lalu. 
Mau nanya hubungi kami:
088803080803( Smartfren). 081935056529 (XL )  https://www.facebook.com/mahrusali.ali.50
 
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan