Sabtu, Juni 13, 2015

Jawabanku untuk para komentator di forum diskusi hadis




Komen – komennya  tiada yang ilmiyah. Artinya komen yang disertai dengan dalil tidk saya lihat. Mungkin belum sy lihat. Pada hal , sy ingin sekali komen yang bermodal ilmu bukan kebodohan  agar menambah wawasan keilmuan kita bukan wawasan kebodohan kita.

Aneh sekali , disuruh ikut tuntunan shalat berjamaah tanpa lampu, kok malah banyak yang menentang. Sedikit yang cocok. Maunya  tuntunan berjamaah tanpa lampu  itu di cancel dulu dan diperaktekkan jamaah berlampu yang menyelisihi  tuntunan.

Peraktikkan dulu di masjidmu, bagaimana  enaknya shalat tanpa lampu. Insya Allah ada bedanya antara shalat yang pas dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam  dan  shalat jamaah  yang menggunakan lampu terang benderang.

Di masjidil  haram manusia berjubel, sebab pemerintah Mekkah kurang perhatian  dengan ayat ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلاَ يَقْرَبُواْ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَـذَا وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ إِن شَاء إِنَّ اللّهَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ ﴿٢٨﴾

028. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Tobat.

Seluruh Syi`ah dari Saudi, Irak, Iran, Libanon, Suria , Afghanistan , Pakistan, Afrika dan barat tidak boleh masuk di masjidil haram. Sudah tentu jumlahnya akan berkurang.Begitu juga ahli bidah  dari Afrika yang syirik itu. Kita hanya menerima ahlul quran dan ahlu hadis yang bertauhid.



Hendaklah masjidl haram tanpa atap spt dulu, lalu diperluas tanpa karpet dan marmer  agar  seluruh jamaah haji bisa  sujud ke tanah langsung bukan ke karpet. Alangkah senangnya kita bisa menjalankan shalat di tanah spt para nabi dulu.

Masjid  tanpa atap  dan tidak boleh  ditingkat agar semuanya bisa  sujud ke tanah. Juga tanpa menara yang mahal – mahal itu. Hotel – hotel  dan  rumah, toko , pasar  sekitarya milik  orang – orang kaya itu harus di robohkan dengan ganti rugi untuk perluasan masjidil haram.

Poin penting agar jamaah haji bisa  shalat langsung ke tanah tanpa lampu spt zaman para Nabi bukan zaman sekarang. Bila tidak kita usahakan, sampai kapan kita bisa melaksanakan shalat yang persis tuntunan.

   Bila  kita mau  mengerjakan sesuai dengan ajaran murni mesti bisa. Tapi bila  kita  tidak mau , dan ingin menyelisihi tuntunan, maka jadinya spt sekarang ini. Ingatlah ayat ini:

كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَالْأَحْزَابُ مِن بَعْدِهِمْ ۖ وَهَمَّتْ كُلُّ أُمَّةٍ بِرَسُولِهِمْ لِيَأْخُذُوهُ ۖ وَجَادَلُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ فَأَخَذْتُهُمْ ۖ فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ

Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul) dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran dengan yang batil itu; karena itu Aku azab mereka. Maka betapa (pedihnya) azab-Ku? Ghafir 5.

Setiap ajaran tuntunan di sampaikan mesti banyak dibantah, tapi bila ajaran kebid`ahan maka banyak mereka yang mau menerima dan enjoi sj.

Bila tdk demikian, maka al Quran atau ayat tsb akan salah dan benarlah setan.

Nafisha Alwie menulis :Bingung saya sm fatwanya pak Mahrus Ali ini lama.. Harus sering2 pegang tiang kalo mau ikuti.. Biar ga sutris

Komentarku ( Mahrus ali ):

Aneh dikasih tuntunan malah bingung, dikasih kebidahan yang mentradisi malah diterima dan mantep  dan ikut saja tanpa hati – hati. Saya ingat ayat ini:

أَمْ يَقُولُونَ بِهِ جِنَّةٌ بَلْ جَاءَهُمْ بِالْحَقِّ وَأَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُونَ

Atau (apakah patut) mereka berkata: "Padanya (Muhammad) ada penyakit gila." Sebenarnya dia telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran. Almukminun 70

Beda sekali dengan orang yang menyampaikan ajaran yang di amini oleh golongan maka  akan mendapat sanjungan, bukan cacian, mendapatkan dukungan bukan serangan. Pada hal, apa yang  di sampaikan kadang bertentangan dengan hadis dan al Quran. Ingatlah ayat ini:

وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّن قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُم مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka perolok-olokkan. Anbiya` . 41.





Roy Anwar  menulis Hahahahaa



Komentarku ( Mahrus ali ):

Beliau ini sering mengisi di diskusi hadis, di kasih tuntunan yang benar, malah bilang gitu.

Mestinya  dilihat apakah cocok dengan dalil. Bila benar, mengapa di tolak. Bila menyalahkan , carilah dalil yang menyalahkan.  Ingatlah ayat:


قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Katakanlah: "Unjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar". Namel 64
Di ayat lain, Allah menyatakan:
أَمْ لَكُمْ سُلْطَانٌ مُبِينٌ(156)فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar. Shoffat.


Fahmi Ali N H  menulis :Atau ketuker sanak keluarganya, pas udah keluar baru nyadar yang digandeng istri orang, kekekekek...



Komentarku ( Mahrus ali ):

Para sahabat waktu haji wada` jumlahnya  juga ribuan  tidk sampai segitu, Ini hanya meng ada – ada. Ya, persis ayat tadi ghafir 5



Hidayat Nur menulis Repotnya lagi nanti kakek2 salah lihat. Keliru makai mukena...... He he...

Komentarku ( Mahrus ali ):

Kalao masjidil haram tanpa lampu dan atap, maka  sinar bulan yang akan menerangi dan keadaan tdk segelap yang anda bayangkan. Aneh – aneh, tidak berpikir yang wajar, maaf.



Nur Aziz  menulis : Hati hati dengan sikap ngulur dan mempersulit dlm urusan agama, islam itu mudah, jangan dipersulit yg justru membuat org lari dari Islam.



Komentarku ( Mahrus ali ):

Di suruh ikut tuntunan yang asli, malah di katakan mempersulit diri. Tapi bila di kasih kebid`ahan dan kesyirikan , malah dia bilang ini yang okey. Begitu lah manusia.

وَلَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِكَ فَصَبَرُوا عَلَى مَا كُذِّبُوا وَأُوذُوا حَتَّى أَتَاهُمْ نَصْرُنَا وَلَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ وَلَقَدْ جَاءَكَ مِنْ نَبَإِ الْمُرْسَلِينَ

       Dan sesungguhnya telah didustakan (pula)Rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapatmerubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari beritaRasul-rasul itu.  Al an`am






Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan