Sabtu, Juli 25, 2015

Jawabanku ke 3 kpd Bpk Elang Bangkalan












Bpk Elang menulis
ﻭﺑﻪ ﻗﺎﻝ ﻣﺎﻟﻚ، ﻭﻗﺎﻝ ﺃﺑﻮ ﺣﻨﻴﻔﺔ : ﻫﻮ ﻣﺨﻴﺮ، 
IMAM MALIK JUGA MENGATAKAN BEGITU DAN IMAM HANAFI MEMBERI SOLUSI PILIHAN. MAKSUDNYA BOLEH MENGGUNAKAN HARGA ATAU BAHANNYA..





Komentarku ( Mahrus ali ):
Sy cek di link ini
atau di kitab Majmu` syarah al Muhaddzab ada masalah penting yg tdk di cantumkan yaitu kalimat sbb:

المجموع شرح المهذب (6/ 144)
·       وَقَالَ أَبُو حَنِيفَةَ هُوَ مُخَيَّرٌ وَعَنْ أَحْمَدَ رِوَايَةٌ أَنَّهُ لَا يُجْزِئُ إلَّا الْأَجْنَاسُ الْخَمْسَةُ الْمَنْصُوصُ عَلَيْهَا التَّمْرُ وَالزَّبِيبُ وَالْبُرُّ وَالشَّعِيرُ وَالْأَقِطُ وَاَللَّهُ أَعْلَمُ
Abu Hanifah berkata: Boleh pilih baginya  antara mengeluarkan zakat fitrah dengan uang  atau dengan bahan makanan.
Salah satu riwayat Imam Ahmad menyatakan bahwa tidak diperkenankan  untuk zakat fitrah kecuali lima jenis yg sudah  di nas  dlm hadis  yaitu  kurma, kismis , bur , gandum ( syair ) dan keju , wallhu a`lam.
Komentarku ( Mahrus ali ):
Salah satu riwayat dari pendapat Imam Ahmad ini tdk memperkenankan  zakat fitrah dengan beras, tapi harus lima jenis yg telah di cantumkan dalam hadis tadi.
Lima jenis yg di sebut  dalam hadis  itu tidak mencantumkan  beras, mengapa  kita mengeluarkan zakat fitrah beras berdasarkan hadis itu.
Ini namanya penyelewengan, bukan  kejujuran atau mengambil maksud hadis yg sebenarnya tpi  keliru dlm memahami hadis.
Kurma, keju, kismis itu bukan makanan pokok, dan dikeluakan untuk zakat fitrah menurut hadis yg di bawakan oleh bpk Elang itu  .
Lalu dengan dalil mana beras digunakan untuk  mengeluarkan zakat fitrah.
Apa lagi  hadis yg menyebutkan  lima macam makanan atau bahan makanan itu adalah hadis yg lemah.

Hadis Abu Said itu redaksinya kacau, lemah lihat disini:

Komentarku ( Mahrus ali ):
Kesimpulan dlm link tsb sbb:
Abu Said Al Khudri menuturkan: “Di zaman Nabi saw, kami mengeluarkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ makanan, atau satu sha’ buah kurma, atau  satu sha’ gandum, atau satu sha’ kismis.  ( empat macam makanan atau bahan makan ).
صحيح مسلم - دار الجيل (3/ 69)
كُنَّا نُخْرِجُ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ ثَلاَثَةِ أَصْنَافٍ : الأَقِطِ ، وَالتَّمْرِ ، وَالشَّعِيرِ.
2.Kami mengeluarkan zakat fitrah dari tiga macam:  keju , kurma dan gandum. ( tiga macam makanan )
.., intinya  dalam riwayat ketiga ini malah disebutkan zakat fitrah boleh dengan salah satu dari lima macam : Kurma, Gadum, Kismis, Keju dan makanan. ( lima macam )
Komentarku ( Mahrus ali ):
Bagaimana bisa di sahihkan, redaksinya kacau belau, sulit di cari perkataan Abu Said yg asli dan yang palsu  dengan tambahan perawi lain. Ini namanya  kacau matan hadis, redaksinya sulit dipahami karena kacau. Bisa di salah pahami, lalu menyesatkan kita. Kita kembali kpd pakem musthalah:
وَذُو اخْتِلاَفِ سَنَدٍ أَوْ مَتْنٍ    مُضْطَرِبٌ عِنْدَ أُهَيْلِ اْلفَنِ
      Kekacauan sanad atau redaksi termasuk mudhtharib menurut ahli mustholah hadis.
Elang menulis lagi :
OH ia... Ngomong ngomong hadits yg anda bawakan itu setelah saya cek anda mendlaifkan hadits said alhudri tentang zakat fitrah pakek kurma atau gandum atau kismis karna ada perawi IYADL BIN ABDILLAH..
INI MALAH TAMBAH MUSYKIL HUJJAH ANDA.
KARNA DISISI LAIN ANDA BERSIKOKOH MENGGUNAKAN HADITS ZAKAT FITRAH HARUS KURMA TPI DISISI LAIN ANDA MALAH MENDAIFKAN HADITSNYA....

Komentarku ( Mahrus ali ):
Sy mengharuskan  zakat fitrah dengan kurma atau gandum  bukan dengan hadis  Abu Said yg lemah itu, tapi dengan hadis Ibnu Umar yg sahih dan muttafaq alaih   sbb:

مشكاة المصابيح (1/ 570)
 -[1] (مُتَّفق عَلَيْهِ)
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاس إِلَى الصَّلَاة
Dari Ibnu Umar ra berkata : Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mewajibkan  zakat fitrah satu sha` kurma atau  satu sha` gandum atas hamba , orang merdeka, lelaki, perempuan, anak kecil dan orang besar  dari kaum muslimin . Beliau memerintah agar di tunaikan  sebelum manusia  keluar untuk menjalankan salat id. Muttafaq alaih
Disini di jelaskan zakat fitrah dengan kurma atau gandum, tidak boleh dengan lainnya spt beras dll.
Hadis  Abu said yg menjelaskan  zakat fitrah boleh dengan tiga/empat/ lima macam tadi bila disahihkan bertentangan dengan hadis muttafaq alaih iBnu Umar yg mengharuskan zakat fitrah dari  dua macam yaitu kurma atau gandum sj.
Baik di hadis Ibnu Umar atau Abu said tidak ada keterangan  makanan  pokok yg populer. Jadi ia  tdk boleh digunakan untuk zakat fitrah. Bila makakan pokok beras dibolehkan untuk zakat fitrah, sy tdk tahu dalilnya.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan