Senin, Agustus 03, 2015

Bangun Dari TIDUR PANJANGNYA, (KARENA KENA TIPU) KINI UMAT ISLAM BANGIL MENGGUGAT SYI'AH...




– Bermula dari ditemukannya surat rahasia Habib Hussein al- Habsyi – - pendiri YAPI - – yang ditujukan kepada seseorang di Iran pada tahun 1993 . Pihak YAPI tentunya kaget dengan terpublikasinya surat kepada seorang Syi ’ ah Iran itu . Sebab , surat itu berisi pernyataan Habib Hussein al- Habsyi , bahwa ia membuat taqiyah menyembunyikan ke - Syi ’ ah - an sebagai strategi dakwah . Padahal sebelumnya ia dikenal sebagai ulama ’ Sunni yang masyhur di kota Bangil.
Inilah sebagian isi terjemahan surat yang ditulis berbahasa Arab tersebut :
“ Saya ucapkan terima kasih kepada tuan atas usulan yang benar terhadap saya dan sudah lama menjadi pemikiran saya . Yaitu sejak kemenangan Imam atas Syi ’ ah . Walaupun saya tangguhkan hal itu , namun saya tidak ragu sedikitpun tentang kebenaran Ahlul Bait dan bukan karena takut kepada orang - orang atau jika saya tinggalkan taqiyah maka bukan supaya dipuji orang - orang . Sama sekali tidak ! Akan tetapi saya sekarang mempertimbangkan situasi disekitar saya . Fanatisme Sunni secara umum masih kuat. Untuk mendekatkan mereka ( kaum Sunni ) , saya ingin nampak dengan membuka kedok , kemudian membela serangan ulama mereka yang Nawasib ( anti Syi ’ ah ) mereka akan mengatakan: Syi ’ i membela Syi ’ ah . Saya telah berhasil merangkul sejumlah ulama mereka yang lumayan banyaknya, sehingga mereka memahami jutaan madzhab Ahlul Bait atas lainnya . Saya anggap ini sebagai kemajuan dalam langkah- langkah perjuangan kita .”
Majalah AULA – majalah milik Nahdlatul Ulama – pada edisi November 1993 pernah menurunkan berita tentang Syi ’ ah Bangil dan memuat terjemahan surat itu .
Surat ini juga sempat menjadi berita heboh di Pasuruan . Sebab selama ini , Habib Hussein al- Habsyi dikenal masyarakat Pasuruan yang mayoritas Sunni sebagai ulama dari kalangan habaib yang mumpuni . Sebelum itu , pengajiannya di Masjid Agung Bangil dipenuhi jama ’ ah yang menganut Ahlus Sunnah wal Jama ’ ah .
Terungkapnya surat rahasia tersebut membuat masyarakat Bangil berbelok arah . Banyak para asatidz dan santri kemudian keluar dari pesantren YAPI . Sejak itu konflik dalam skala kecil sering terjadi di kota Bangil dan sekitarnya . Hingga pada tahun 2007 masyarakat Bangil dan sekitarnya melakukan demo besar setelah shalat Jum’ at untuk menolak paham Syi ’ ah .
Menurut pengakuan seorang warga Bangil, penganut Syi ’ ah bahkan sudah tidak segan lagi melakukan aktifitas dan pengajian dengan isi doktrin Syi ’ ah .
Disebut dalam salah satu pemakalah , bahwa pesantren YAPI merupakan yayasan milik Syi ’ ah yang tertua dibanding yayasan lainnya . Dibahas pula dalam seminar itu , bahwa tokoh - tokoh Syi ’ ah di Indonesia banyak yang alumni YAPI .
“ YAPI di Jawa Timur menjadi sentra dakwah Syi ’ ah di propinsi ini .” tulis Habib Thohir dalam makalahnya .
Dalam penelitian Disertasinya di IAIN Sunan Ampel Surabaya , Dr . Mohammad Baharun , MAg mengkategorikan Syi ’ ah di YAPI sebagai Syi ’ ah ideologis yang gerakannya rapi dan militan. Untuk penelitian disertasi ini , Baharun yang pernah menjadi wartawan Tempo ini menggunakan ‘ informan ’ untuk menyelidiki aktivitas Syi ’ ah di Bangil.
Ustadz Baharun , yang kelahiran Bangil itu , dalam disertasinya menjelaskan , Syi ’ ah ideologis adalah Syi ’ ah yang tumbuh melalui pengkaderan cukup intensif . Kaderisasi ini melalui pendidikan (sekolah dan pesantren ) yang disipakan dengan guru - guru . Ia menemukan bahwa YAPI mengkhususkan diri sebagai lembaga yang sengaja menyiapkan kader - kader (santri yang diharapkan jadi guru /ustadz atau da ’ i Syi ’ ah Itsna ‘ Asyariyah ) yang berkualitas , sehingga dapat menyebarkan doktrin Syi ’ ah Imamiyah kepada masyarakat luas . [ sksd/syiahali
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan