Minggu, Agustus 09, 2015

Jawabanku untuk M. Ma`ruf Khozin ke 11





الملك العادل نور الدين
 وسمعت من جماعة من أهل دمشق يقولون: إن الدعاء عند قبره مستجاب، ولقد جربت ذلك فصح، رحمه الله تعالى. وفيات الأعيان لابن خلكان دار صادر بيروت ج 5/ ص 187

Raja yang adil, Nuruddin Saya mendengar dari sekelompok ulama
di Damaskus, mereka berkata: "Berdoa di makamnya adalah mustajab."
Dan sungguh saya sudah mencobanya, dan benar. (Wafayat al-
a`yan, 5/187).

Lihat di buku menjawab tuduhan sebagai penyembah kuburan.

  Komentarku ( Mahrus ali ):

Terjemahanku ( Mahrus  ali ) :
Raja yang adil, Nuruddin. Saya mendengar dari sekelompok penduduk
di Damaskus, mereka berkata: "Berdoa di makamnya adalah mustajab."
Dan sungguh saya sudah mencobanya, dan benar. semoga Allah taala memberikan rahmat padanya.
 (Wafayat al-A'yan, 5/187).

Kalimat yag keliru terjemahannya atau belum diterjemahkan;

وسمعت من جماعة من أهل دمشق
Saya mendengar dari sekelompok ulama di Damskus

Terjemahanku ( Mahrus  ali ) :
Saya mendengar dari sekelompok penduduk Damskus
رحمه الله تعالى 
Kalimat itu belum diterjemahkan.
Terjemahannya adalah  semoga Allah taala memberikan rahmat padanya.

Komentarku ( Mahrus ali ):
Itulah pengalaman Ibnu Khalkan dalam kitabnya (Wafayat al-
A'yan, 5/187). Lalu siapakah Ibnu Khalkan itu :
Siapakah Ibnu Khalkan?

Ibnu Khalkan adalah hakim, sejarawan, dan sastrawan muslim terkenal. Ia lahir pada 11 Rabiuts-Tsani 608 Hijriyah di kota Mosul, Irak.

Ibnu Khalkan banyak mengadakan perjalanan ke berbagai negara muslim untuk menuntut ilmu. Selama beberapa waktu, Ibnu Khalkan diangkat sebagai hakim di kota Damaskus, Syria.

Selain menguasai bidang hukum dan agama, Ibnu Khalkan juga dikenal berilmu tinggi di bidang sastra Arab, terutama syair. Karya terpenting Ibnu Khalkan berjudul “Wafayatul A’yaan”, yang berisi penjelasan tentang kehidupan para pembesar dan ilmuwan pada zamannya.


Komentarku ( Mahrus ali ):
Setahu  saya , Ibn Khalkan  ini bukan ahli hadis yang konsis kepada Tuntunan. Tapi beliau terkenal sebagai aparatur negara menjadi hakim di Damaskus, bahkan menjadi kepala Hakim. Dari  situ, dia sampai menyatakan  berdoa di kuburan raja Nuruddin adalah mustajab.
Bila di ikuti, kita tdk punya pegangan hadis  atau ayat . Kita akan menjadi penggemar berziarah ke kuburannya dan kurang sreg berdoa  di rumah atau ditempat lain.
Kita ikut sj ayat:
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Berdo`alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.[1]
Mau nanya hubungi kami:
088803080803( Smartfren). 081935056529 (XL )  https://www.facebook.com/mahrusali.ali.50

[1]  Al a`raf 55
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan