Rabu, Agustus 26, 2015

Orang yg tdak salat jamaah dan tidak jumatan




Banyak kyai2 nyeleneh yang meninggalkan shalat berjamaah bahkan tdk shalat Jum'at. Ketika saya tanya kepada santrinya, katanya kyainya kalau Jum'atan langsung ke Mekkah. Saya yang punya nalar awam ini jadi bingung,,, Bagaimana kyai2 model begitu menurut Ustadz Mahrus?

Saya jawab sbb:
Bila jelas meninggalkan jamaah itu keliru, menyalahi ayat sbb:
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَءَاتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orang-orang yang ruku. [1]
 Tiada sahabat yang ketinggalan jama ah kecuali orangmunafik  sebagaimana hadis :
Ibnu Mas `ud ra berkata :
لَقَدْ رَأَيْتُنَا وَمَا يَتَخَلَّفُ عَنِ الصَّلَاةِ إِلَّا مُنَافِقٌ قَدْ عُلِمَ نِفَاقُهُ أَوْ مَرِيضٌ إِنْ كَانَ الْمَرِيضُ لَيَمْشِي بَيْنَ رَجُلَيْنِ حَتَّى يَأْتِيَ الصَّلَاةَ
Sungguh kami melihat kenyataan di kalangan kami ( para sahabat )selalu mengikuti salat Jamaah ,tiada yang ketinggalan kecuali orang munafik yang terkenal kemunafikannya  atau orang sakit . Sungguh ada orang sakit lalu  pergi ke salat jamaah dengan   bersandar di antara dua orang  lelaki . Beliau berkata : “  Sesungguh Rasulullah  S.A.W.    telah mengajarkan  ajaran – ajaran petunjuk . Diantaranya adalah  berjamaah  di masjid yang mengumandangkan azan . [2]
Apalagi meninggalkan jumatan. Dia menyalahi perntah Allah sbb:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jum`at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.( Al Jumat  9 )
     Ibnu katsir berkata : “ Tinggalkan  jual beli dan berangkatlah untuk salat bila adzan telah di kumandangkan . Para ulama `  telah sepakat  haram jual beli saat itu . Bila  orang berjual beli apakah di sahkan ? . Para ualama  berbeda  pendapat  menjadi dua . Namun menurut pengertian ayat tersebut  secara harfiyah , tidak mengesahkan jual beli ,”    Larangan jual beli ini  dan pergi untuk  salat dan berdzikir kepada Allah lebih baik untukmu di dunia dan akhirat . [3]
      Biasanya di Saudi arabia , para  ulama ` yang bertugas beramar  ma`ruf pergi dengan  naik Jib patroli bersama   dua  polisi  dengan memegang mikropon lalu menyerukan  agar pemilik toko , super market , mini market dll untuk menutup seketika . Bila  masih tetap di buka  maka izin perdagangannya di cabut  dan  toko langsung di tutup. Karena itu , ketika  adzan Jumat di kumandangkan  , seluruh toko di tutup dan pasar sepi karena  seluruh penghuninya   pergi ke masjid . Anehnya di  masjid Sier , pasarnnya di pindah ke  sebelah masjid.
ِإذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَبِيعُ أَوْ يَبْتَاعُ فِي الْمَسْجِدِ فَقُولُوا لَا أَرْبَحَ اللَّهُ تِجَارَتَكَ وَإِذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَنْشُدُ فِيهِ ضَالَّةً فَقُولُوا لَا رَدَّ اللَّهُ عَلَيْكَ

   Bila ada  orang yg melakukan  jual beli di masjid  katakanlah :  Semoga Allah tidak memberikan laba kepadamu “.  Bila  ada  orang yg mencari barang hilang di situ , katakanlah  : Semoga Allah  tidak mengembalikan  barang hilangmu  “ . [4]
Kiyai yg meninggalkan jamaah dan jumatan

Syiakh al Utsaimin pernah di tanya tentang seorang yg tdk pernah berjamaah dan tidak pernah menjlankan shalat jumat . Penanya adalah perempuan yg memiliki suami spt itu.
Lalu di jawab sbb:

هذا الزوج لا يخرج من الإسلام لأنه لم يترك الصلاة كلياً، لكنه والعياذ بالله من أفسق الناس، وفعله هذا أعظم من فعل الفواحش، فإن تمكنت من مفارقته فهو أولى إلا أن يهديه الله تعالى ويتوب، أما إن كان لا يصلي أبداً فإنه لا يجوز لها أن تبقى معه؛ لأنها حرام عليه حينئذ؛ لأن الذي لا يصلي يعتبر كافراً، والمؤمنة لا تحل لكافر، عليكِ أن تنصحيه وأن تهدديه بطلب الطلاق لعل الله يهديه.أ.ه
Suami ini blum keluar dari Islam. Sebab dia tidak meninggalkan shalat scr keseluruhan. Tapi  dia wal iyadhu billah   termasuk orang  paling fasik. Perbuatannya  ini  lebih besar dari pada  orang yg menjalankan kekejian. Bila  perempuan itu bisa berpisah dengannya akan lebih baik. Kecuali suami itu diberi petunjuk oleh Allah ta`ala dan bertobat.
Bila  suami itu tdk menjalnkan shalat sama sekali. Maka  perempuan itu tdk boleh tetap menjadi suami istri . Dia  menjadi haram  bagi suaminya . Sebab orang yg tdk menjalankan shalat adalah kafir. Wanita mukmin  tdk halal  untuk orang kafir.( Wanita  mukmin tdk boleh berkeluarga  dengan lelaki kafir ) Hendaklah kamu memberikan nasihat  dan memberikan bimbingan padanya  dengan minta  talak barang kali Allah memberinya petunjuk. .
http://ar.islamway.net/fatwa/25461/%D8%B2%D9%88%D8%AC%D9%87%D8%A7-%D9%84%D8%A7-%D9%8A%D8%B5%D9%84%D9%8A-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AC%D9%85%D8%B9%D8%A9-%D9%88%D9%84%D8%A7-%D9%85%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D8%AC%D9%85%D8%A7%D8%B9%D8%A9

Mau nanya hubungi kami:
088803080803( Smartfren). 081935056529 (XL )  https://www.facebook.com/mahrusali.ali.50






[1] Al Baqarah 43
[2] HR Muslim  654.  
[3] Ibid
[4] HR Tirmidzi / Buyu` / 1321. Muslim / Masajid / 568. Abu Dawud / Salat / 473. Ibnu majah / 767. Ahmad / Baqi musnad  muktsirin /8383. Syekh Nashiruddin  Al albani menyatakan hadis tersebut sahih.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan