Minggu, September 27, 2015

Kisah aneh dari JT.



Thohir syah mati lalu hidup lagi atas upaya Muhammad Ilyas  


يَقُوْلُ أَحْمَدُ نُور: طَاهِرْ شَاه التَّبْلِيْغِي يَحْيَى بَعْدَ الْمَمَاتِ:

                قَبْلَ عِدَّةِ سَنَوَاتٍ مَرِضَ طَاهِرُ شَاه وَأُدْخِلَ إَلَى الْمُسْتَشْفَى، وَعِنْدَمَا ازْدَادَتْ حَالَتُهُ سُوْءاً زَارَتْهُ رُوْحُ أُمِّهِ وَأَبِيْهِ وَأَخْبَرَاهُ أَنَّهُ حَانَ وَقْتُهُ ِللاِنْتِقَالِ إِلَى الدَّارِ اْلأُخْرَى،  وَأَنَّهُمَا يَنْتَظِرَانِه، وَحِيْنَئِذٍ أَقْبَلَ إِلَيْهِ مَلَكَانِ وَأَخَذَا طَاِهرَ شَاه ِلمُلاَقَاتِ الرَّبِّ، وَذَهَبَ الْمَلَكَانِ بِرُوْحِ طَاهِرِ شَاه إِلَى السَّمَاوَاتِ وَاْلتَقَى هُنَاكَ بِمَوْلاَنَا يُوْسُفَ (أَمِيْرِ جَمَاعَةِ التَّبْلِيْغِ ابْنِ مُحَمَّد إِلْيَاسَ مُؤَسِّسِ جَمَاعَةِ التَّبْلِيْغِ) وَأَحْمَد عَلِي اللاَّهُوْرِي، فَاسْتَغْرَبَ الشَّيْخَانِ مِنْ طَلَبِ اللهِ لِطَاهِرِ شَاه إِلَى السَّمَاوَاتِ حَيْثُ أَنَّهُ لَمْ يَبْقَ فِي اْلأَرْضُ مَنْ يَقُوْمُ بِعَمَلِ الدَّعْوَةِ غَيْرُهُ، فَشَكَيَا إِلَى الشَّيْخِ إِلْيَاسَ (مُؤَسِّسِ جَمَاعَةِ التَّبْلِيْغِ) هَذَا اْلأَمْرَ، فَذَهَبَ الشَّيْخُ إِلْياَسَ لِمُلاَقَاتِ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَكَى لَهُ هَذَا اْلأَمْرَ، وَطَلَبَ مُحَمَّدُ إِلْيَاسَ مِنْ طَاهِرِ شَاه اْلعَوْدَةَ إِلَى الدُّنْيَا، وَفِي هَذِهِ اْلأَثْنَاءِ كَانَ طاَهِرُ شَاه تُوُفِّيَ فِي الْمُسْتَشْفَى وَكَانَتْ جُثَّتُهُ مَحْمُوْلَةً إِلَى بَيْتِهِ وَفِي هَذِهِ اْلأَثْنَاءِ قَامَ طَاهِرُ شَاه وَمَشَى بِنَفْسِهِ إِلَى بَيْتِهِ، هَذِهِ الْقِصَّةُ ذَكَرَهَا لِي طَاهِرُ شَاه بِنَفْسِهِ وَأَنَا أَنْقُلُ لَكُمْ كَمَا أَخْبَرَنِي بِهَا
 )               قبر كى زند كى أور موت كـ جند مناظر واقعات ومشاهدات/ مكتبة خليل يوسف، ماركيت أوردو بازار، لاهور (باكستان)
Ahmad Nur  berkata : Thahir Syah  anggota JT  hidup lagi setelah mati .

Beberapa tahun lalu Thahir Syah  sakit lalu masuk ke rumah sakit . Ketika kondisinya semakin parah , roh ibu dan ayahnya datang  dan memberitahukan kepadanya  bahwa  dia sudah tiba saat nya untuk meninggal dunia . Keduanya sedang menanti .  Kedua malaikatpun datang  dengan mengambil Thahir Syah  untuk bertemu dengan Tuhan .
Kedua malaikat itu  pergi dengan membawa roh Thahir Syah  ke  beberapa langit  dan bertemu di sana  dengan maulana Yusuf  Amir JT putra Muhammad Ilyas – pendiri JT )  dan Ahmad Ali lahore . Kedua syaikh itu heran mengapa Allah minta agar Thahir Syah  di bawa ke langit ini . Pada  hal di bumi tidak ada orang yang melaksanakan dakwah kecuali dia . Kedua syaikh itu pergi  kepada Nabi  lalu mengadukan masalah itu kepadanya .

Muhammad Ilyas minta agar Thahir Syah kembali ke dunia lagi . Pada  saat itu  Thahir Syah mati di rumah sakit  dan tubuhnya telah di bawa  ke rumahnya.
Thahir Syah berdiri dan berjalan ke rumahnya. Ini kisah di sebutkan oleh Thahir Syah sendiri dan aku mengutipnya disini untukmu sebagaimana dia memberitahu kepadaku.
Ini refrensi kitabnya dalam bahasa Urdu 
          قبر كى زند كى أور موت كـ جند مناظر واقعات ومشاهدات/ مكتبة خليل يوسف، ماركيت أوردو بازار، لاهور (باكستان)

Komentar penulis buku :
Orang yang percaya kepada kisah tersebut ber arti dungu, cacat pikiran dan tidak dewasa atau tidak menggunakan akal pikiran yang sehat. Masak saat itu tidak ada orang yang berdakwah dan memperjuangkan ajaran Allah kecuali Thahir Syah. Ia bertentangan dengan hadis :

لا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ مَنْصُورِينَ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ
   Sebagian dari umatku selalu mendapat pertolongan dlm membela kebenaran, tidak perduli terhadap orang – orang yang berbeda dengan mereka  hingga  datanglah ajal  mereka. [1]

     Hadis ini menunjukkan bahwa  ada saja segolongan umatku yang akan berjuang terus, tak kenal lelah atau di musuhi orang dan mereka mendapat pertolongan dari Allah dan akan menang. Sudah tentu arti golongan itu bukan dua atau satu orang.
Kisah itu mirip dengan anekdot sufy yang penuh dengan kedustaan, hurofat, dan irrasional sekali, membikin umat bodoh.
Seorang yang sudah meninggal dunia  tidak bisa mendoakan kepada orang yang masih hidup . Kisah seperti itu belum saya dengar sejak dulu waktu di bangku sekolah hingga  saat ini  dan saya akan mendengar  khurafat apa lagi dari JT ini, Apakah  layak  di sebut dengan gudangnya khurofat ?

Komisi fatwa dan irsyad kerajaan Saudi menyatakan:

لِأَنَّ دُعَاءَ اْلأَمْوَاتِ وَالْاِسْتِغَاثَةَ بِهِمْ وَالذَّبْحَ لَهُمْ وَالنَّذْرَ لَهُمْ كَأَنْ يَقُوْلَ : يَا سَيِّدِي يَا عَبْدَ اْلقَادِرِ اِشْفِ مَرِيْضِي اُنْصُرْنِي أَوْ عَافِنِي ، كُلُّ هَذاَ مِنَ الشِّرْكِ اْلأَكْبَرِ ، وَالَّذِي يَمُوْتُ وَهُوَ عَلىَ هَذِهِ الْحَالَةِ لاَ يُدْعَى لَهُ لِأَنَّهُ مَاتَ عَلىَ الشِّرْكِ نَسْأَلُ الله السَّلاَمَةَ وَاْلعَافِيَةَ
Kasrena sesungguhnya berdoa kepada mayat – mayat, minta tolong kepada mereka, menyembelih untuk mereka, bernadzar untuk mereka  seperti orang bilang :  Wahai Abd Qadir, sembuhkan orang yang sakit disisiku, selamatkan aku. selurohnya ini syirik besar. Kita minta selamat dan afiah kepada Allah. [2]



[1]  HR  Ibnu Majah 10 , sahih
[2] Komisi fatwa dan irsyad kerajaan Saudi bab wanita meninggal dunia , tidak menjalankan puasa atau salat waktu sakit.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan