Jumat, Oktober 09, 2015

Doa dengan kehormatan Nabi Sallallahu alaihi wasallam



Ummu Anada bertanya: 
Assalamu'alaikum.
Afwan Ustadz Mahrus Ali,
bolehkah kita berdoa dengan bertawasul kepada Nabi Muhammad yang telah wafat,
seperti doa Bunda Neno ini?
Jazaakallaahu khairan.

ya Allah dengan kemuliaan nabi Mu Muhammad shallallahu alaihi wasallam berilah kami hidayah serta kasih sayang Engkau, Aamiin ya Allah

Komentarku ( Mahrus ali ):
Doa tsb tiada tuntunannya. Ia mengambil tuntunan dari kalangan ahli bid`ah .Bukan  dari ahlus sunnah. Ia bukan tuntunan dari Rasulullah shallahu alaihi wasallam.
Doa spt itu dikalangan sahabat tidak dikenal. Istri – istri  Rasulullah shallahu alaihi wasallam dan  sahabatnya juga tidak menggunakan doa spt itu. Ikuti  saja doa langsung tanpa menyatakan  “ Dengan kehormatan Rasulullah shallahu alaihi wasallam dll “. Kita ikut ayat  sbb:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". 40 Ghofir.
Allah memerintah agar berdoa langsung tanpa perantara pada mayat.
Komisi fatwa Saudi telah menyatakan :
وَلاَ شَكَّ أَنَّ التَّوّسُّلَ بِجَاه اْلأَنْبِيَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَسِيْلَةٌ مِنْ وَسَائِلِ الشِّرْكِ الَّتَيِ تُفْضِي إِلَيْهِ عَلىَ مَرِّ اْلأَيَّامِ، كَمَا دَلَّتْ عَلَيْهِ التَّجَارِبُ وَشَهِدَ لَهُ الْوَاقِعُ، وَلَقَدْ جَاءَتْ أَدِلَّةٌ كَثِيْرَةٌ فِي اْلكِتَابِ وَالسُّنَّةِ تَدُلُّ دِلاَلَةً قَاطِعَةً عَلَى أَنَّ سَدَّ الذَّرَائِعِ إَلىَ الشِّرْكِ وَالْمُحَرَّمَاتِ مِنْ مَقَاصِدِ الشَّرِيْعَة
Tidak di ragukan lagi bahwa bertawassul dengan pangkat Nabi SAW dan orang – orang saleh sebagai sarana kesyirikan  yang akan mengarah kepada kesyrikan juga pada hari – hari berikutnya sebagaimana  kenyataan yang di alami . Sungguh banyak dalil di kitab suci dan hadis  yang menyatakan bahwa menutup sarana kesyirikan dan keharaman termasuk tujuan syariat. [1]
Komisi fatwa dan irsyad kerajaan Saudi menyatakan:
أَمَّا إِذَا كَانَتْ تَدْعُو اْلأَمْوَاتَ وَتَسْتَغِيْثُ بِالْأَمْوَاتِ تَدْعُو غَيْرَ الله فَهٰذِهِ لاَ يُدْعَى لَهَا . لِأَنَّ هَذاَ شِرْكٌ أَكْبَرْ ،
Bila ibumu berdoa kepada orang – orang mati dan minta pertolongan kepada mereka , berdoa kepada lain Allah , maka tidak boleh di doakan . sebab ini syirik besar. [2]


Al UTsaimin menyatakan:
أما الدعاء بحرمة الرسول عليه الصلاة والسلام مثل أن تقول: اللهم إني أسألك بحرمة نبيك عندك فإنه بدعة، ولا يجوز التوسل بذلك؛ لأن حرمة النبي عليه الصلاة والسلام خاصة به لا تتعداه إلى غيره،
http://www.islamancient.com/play-21642.html
Adapun berdoa dengan kehormatan Rasulullah shallahu alaihi wasallam spt  kamu berkata: Ya Allah ! Sesungguhnya aku mohon padamu  dengan kehormatan nabiMu disisiMu .
Doa tsb adalah bid`ah. Tidak boleh tawassul dengan cara itu. Sebab kehormatan Nabi sallahu alaihi wasallam   adalah milik beliau sendiri tidak diberikan kepada orang lain.



[1] Komisi fatwa dan irsyad kerajaan Saudi, bab hukum tawassul dengan para nabi.

[2] Komisi fatwa dan irsyad kerajaan Saudi , bab wanita meninggal dunia  , tidak berpuasa dan tidak salat.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan