Jumat, Oktober 02, 2015

SMS dari Bekasi dan Banjar masin



SMS dari Bapak Suwardi Jakarta.
assalamu'alaikum ustadz
saya mau tanya, apa benar qs. 6 ayat 145 hukumnya telah dihapuskan olah hadis2 ?, suwardi di Jakarta

Saya jawab:

Wassalamu alaikum .wr wb Tdk benar di mansukh

Komentarku ( Mahrus ali ):
Ayatnya  sbb:
Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -- karena sesungguhnya semua itu kotor -- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Al an`am 145


SMS  dari Bapak Zaini Banjar masin

asssallam m wr wb, mau tanya, bolehkah sholat wajib 5 waktu dirumah saja? karna sibuk bekerja gak sempat kemasjid

 

Saya jawab:

Wassalamu alaikum . Wr wb .bila anda salat di tanah tanpa sajadah dn tikar silahkan dn berjamaah sj dg istri

 

Dia kirim sms :

saya belum punya istri dan rumah saya ada lantai papannya dan pakai tikar, apakah boleh saya sholat sendirian drumah,

Saya jawab:

Jangan salat di papan salatlah di tanah .ini tuntunannya

Dia kirim sms :

pak ustadz misalnya kita mau bersedekah buat ayah yg sdah meninggal, maka bagaimana niatnya = apakah " saya berniat sedekah untuk ayah yg sdah mninggal supaya dilapangkan kubur ", atau = saya bersedekah niatnya ikhlas lillahitaala karena ALLAH , lalu berdoa agar dilapangkan kubur ayah, _ krna syarat diterima ibadah harus ikhlas lillahitaala dan ssuai tuntunan, dan sdekah buat mayit itu ada haditnya shahih, apkah sdekah kita niatnya karena ALLAH saja ikhlas, atau boleh berniat begini = "saya berniat sedekah buat ayah agar dilapangkan kubur" mhon penjelassannya, makasih

Saya jawab:

Kajian sy yg terahir sedekah gk sampai pd mayat. Rasul tdk pernah kirim sedekah unyuk khadijah yg meninggal sblmnya

Dia kirim sms :

tapi ada hadits dari ibnu abbas radiallahuanhu, bahwa ibunya sa'd bin ubadah mmeninggal dunia, ketika sa'd tdak ada drumah, sa'd berkata "wahai rasulullah, ibuku mninggal dan ketika itu aku tdak hadir, apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah atas nama beliau?, nabi sshallahualaihhi wasallam mnjawab ' "ya," ( HR, BUKHARI 2756 , nah bagaimana ini, pak ustadz mengatakann tidak sampai ? mohonn penjelasannya

Saya jawab:

 

Kamu tulis di google mantan kiyai nu sedekah tidak sampai ,.......... nanti km jumpai ket jelas

Dia kirim sms :

alhamdulillah sudah saya baca, ternyata hadits matannya bnyak, + pada mulanya saya bingung dengan niat sedekah dikirimkan pada mayit itu, karena niatnya salah, berarti sekarang kalau kita sedekah maka niatnya harus IKHLAS LILLAHITAALA , karena ALLAH saja, dan yg boleh itu berdoa, mendo'akan si mayit, terimasih pak ustadz,

Dia kirim sms :

assallam m wr wb, mau tanya pak kyai= pekerjaan saya tukang bangunan, tadi saya me nyemen bata diatas, lalu datang manejer proyek membawa kembang dan jimat, lalu karena saya berada diatas rumah, saya disuruh memasang bunga dan jimat itu, padahal dalam hati saya tahu itu syirik, apakah saya jadi musyrik karena memasangkan bunga dan jimat itu ?

 

Wassalamu alaikum  Wr wb mestinya serahksn orang lain untuk masang .

Komentarku ( Mahrus ali ):

Kita tidak boleh membantu untuk kemaksiatan, kita  sangat di anjurkan membantu untuk kebaikan saja. Kita berpegangan dengan ayat ini:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَاب
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. [1]
Keterangan tambahan tentang sedekah untuk diri sendiri yang  kekurangan pahala tidak perlu di transfer kepada orang lain . Kita nanti tambah kekurangan pahala. Di akhirat  kita  malah sangat butuh pahala itu. Bila tetap  di transfer, maka  tiada  contohnya dari Rasulullah shallahu alaihi wasallam  dan ummahatul mukminin.
Hal itu seperti orang yang  butuh uang lalu diberikan kepada orang kaya seperti  orang yang  krisis pahala lalu  transfer pahala pada wali dll.
Al Qwurthubi berkata :
وَلمَ ْيُجِزْ مَالِكٌ الصِّيَامَ وَالْحَجَّ وَالصَّدَقَةَ عَنِ اْلمَيِّتِ
Imam Malik tidak memperkenankan berpuasa, berhaji atau mengrimkan pahala sedekah untuk mayat. [40][41]

             Rasulullah SAW acap kali bersedekah, dan jumlah sedekahnya sulit di hitung. Beliau sangat dermawan dan jarang orang yang selevel beliau dalam hal sosial. Begitu  juga para sahabatnya. Mereka menganggap bahwa sedekah itu amalan yang utama.Tapi  sampai detik ini, saya belum menjumpai, Rasulullah SAW   bersedekah untuk mayat atau pahala nya  dikirimkan kepada  Khadijah yang sudah meninggal dunia lebih dulu. Memang beliau bersedekah kepada teman – teman  Khadijah tapi pahalanya tetap beliau ambil sendiri sekalipun pahala beliau amat banyak.  Tiada satupun sahabat yang mengirim pahala sedekahnya  untuk ibunya  selain kisah Sa`ad bin Ubadah itu yang sanad hadisnya masih memiliki kelemahan, begitu juga redaksinya kacau belau. Bila ada hadis lain yang sanadnya sahih dan menyatakan  pahala sedekah bisa di transefer untuk mayat, saya akan berpegangan  kepadanya  dan sekaligus saya ikut 


Mau nanya hubungi kami:
088803080803( Smartfren). 081935056529 (XL )  https://www.facebook.com/mahrusali.ali.50
.


 

 



[1] Al Maidah 2.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan