Rabu, November 04, 2015

Ali Al-Halabi: Tidak Boleh Membunuh Tentara Yahudi


KIBLAT.NET, Amman – Lagi-lagi ulama Yordania yang mengaku bermanhaj salafi, Syaikh Ali Hasan Al-Halabi, memunculkan kontroversi. Syaikh yang pernah diundang Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu berfatwa tidak boleh membunuh tentara Yahudi bersenjata yang berjalan di wilayah Palestina yang terjajah.
Dalam rekaman video yang diunggah sebulan lalu di Youtube dan kembali diramaikan oleh pengguna media sosial pada Ahad (01/11), Halabi melanjutkan boleh membunuh tentara Israel jika mereka menyerang lebih dulu. Kemudian ia melanjutkan dengan kalimat retorik.
“Jika seorang menjamin keamananmu, memberimu listrik dan air, membebaskanmu memegang uang, kamu bekerja kepadanya dan mendapatkan upah, apakah kamu boleh mengkhianatinya meskipun dia Yahudi,” tanyanya beretorika.
Ketika salah satu muridnya bertanya, apakah benar mereka tidak menyerang jika tidak diserang lebih dulu? Halabi menjawab, “Saya tidak hidup di Palestina. Namun demikian kabar yang kami terima dari saudara-saudara kami di sana, di mana mereka mengatakan selama kalian tidak menyerang Yahudi, mereka tidak menyerang.”
“Semua orang duduk-duduk, baik di daerah 48 atau 67, dan Yahudi berada di depan mereka dan membawa senjata. Kalian melihat, ini membunuh ini dan ini tidak membunuh ini kecuali jika mereka diserang,” imbuhnya.
Kemudian dia menambahkan, meski Yahudi jahat dan kafir namun mereka memiliki prinsip yang ingin dilihatkan kepada manusia. Mereka seakan mengatakan, kami lebih baik dari umat Islam yang membunuh kami dan memulai menyerang kami.
Portal berita arabi21.com mengatakan bahwa ceramah video Ali Al-Halabi ini mencuat setelah situs Online milik ekstremis Yahudi mengunggah fatwa nyeleneh itu. Tak pelak, hal itu menuai banyak pertentangan dari pengguna akun media sosial yang mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Sebagaimana diketahui, warga Palestina beberapa waktu terakhir meluncurkan operasi penikaman dan penabrakan tentara Israel di wilayah-wilayah Palestina yang terjajah. Operasi itu sebagai balasan atas tindakan represif tentara Israel yang menembaki warga Palestina hingga tewas.
Untuk melihat video di sini
Sumber: assabel.net
Penulis: Hunef Ibrahim


Komentarku ( Mahrus ali ) 



ولاقت تصريحات الحلبي استهجان النشطاء على مواقع التواصل الاجتماعي، الذين قالوا إن اليهود في فلسطين محتلون ومعتدون أصلاً باحتلالهم، ويكفي هذا لتسويغ قتالهم.
Dan  komentar al-Halabi  itu menemui kecaman  para aktivis di situs jejaring sosial, yang mengatakan bahwa orang-orang Yahudi di Palestina mulai  awal adalah penjajah  dan agresor. Dan ini cukup untuk membenarkan perjuangan rakyat Palistina.

د.عبدالسلام محمد النداف


هذا الشيخ ......... هذا الشخص لا يعرف معنى الأعتداء على الحقوق والمقدسات والتهويد والأستيطان والتهجير والأعتقال ونشر الرذيلة والمخدرات بين المقدسيين ومنعهم حتى من ترميم بيوتهم. هل هذا لا يعني إعتداء. لا أدراي معنى إعتداء عند هذا الرجل؟ هل الأعتداء معناه فقط الأعتداء على الأشخاص؟. الحمد لله أنا عرفنا الأسلام قبل ان نتعرف عليك.

Doktor. Abd. Salam Mohammad Naddaf
Sheikh ini ......... orang ini tidak paham  arti  serangan terhadap hak , tempat suci, yahudisasi ,permukiman, pengusiran ,  penahanan ,  penyebaran kehinaan , narkotika di Yerusalem dan bahkan mencegah merenovasi rumah mereka.
 Apakah ini bukan berarti agresi atau  pelanggaran.  Aku  tidak ngerti apa arti agresi menurut  orang ini .
 Apakah maksud agresi itu hanya    serangan terhadap orang-orang?
Segala puji bagi Allah aku kenal  Islam sebelum kenal kamu .
Kadhim ghaidh menyatakan:
الشيخ الحلبي علامة ولحوم العلماء مسمومة فاتقوا الله يا عباد الله ولا تتجاوز حدودك يا سالم فقد ورد عن الإمام الألباني رحمه الله:

طالب العلم يكفيه دليل .
وصاحب الهوى لا يكفيه الف دليل .
الجاهل يتعلم .
وصاحب الهوى ليس لنا عليه سبيل
Syaikh  Halabi  tanda  daging ulama  terkena racun .
Bertakwalah kepada Allah wahai hamba – hamba Allah
Jangan lewati  batasmu  wahai Salim,
Sungguh Imam Al albani berkata:
Tholib ilmi cukup dengan satu  dalil.
Penurut hawa nafsu tidak cukup dengan seribu dalil
Orang jahil bisa belajar
Tapi ahlul hawa tidak ada jalan untuk cari ilmu.
Komentarku ( Mahrus ali ):
Menurut syiakh Halabi membunuh tentara Yahudi berdosa, tidak mendapat pahala.
Sekalipun  tentara Yahudi itu penjajah, pembawa keamanan   dengan  tujuan perampokan  mereka  ini aman . Penjajahan mereka  tetap berlanjut  dan tidak berhenti  sampai  disitu , tapi  ajaran yahudi  akan  di masukkan ke dalam ajaran  sekolah.
Kita ingat saja bagaimana  tentara Belanda menjajah  bangsa Indonesia, bgm kekejaman mereka, bgm perampokan mereka kepada kekayaan bangsa Indonesia. Bgm  misi keristenesasi  yang sangat gencar  saat  itu.
Jadi menurut pemahaman syaikh Halabi itu seolah perjuangan pahlawan Indonesia  untuk mengusir penjajahan  itu  di larang. Hendaknya  negara kaum Muslimin itu terus menerus terjajah oleh Yahudi ., Kristen dll. 

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan