Jumat, Desember 11, 2015

Hasil sidang pemberontak Suria yg berkumpul di Riyadh bukan di Washinton

https://www.facebook.com/aljazeerachannel/videos/10153937354509893/
Komentarku ( Mahrus ali ):
Kesan saya dalam vedio ini adalah para pemberontak Suria dari faksi islam, kafir dan munafikin yang bersidang di Riyadh bersepakat untuk mendirikan negara kafir demokrasi dan menolak masuknya daulah Islamiyah lalu di anggapnya sebagai teroris, bukan mujahid di jln Allah.
Itulah kesepakatan kufur pihak pemberontak Suria yang berkumpul di Riyadh bukan di Wasinthon
Mereka anti negara bersariat dan ingin mendirikan negara kufur lagi  untuk mendapatkan keridaan setan dan kebencian Allah. 

Jadi ribuan darah syahid ternyata tidak di hargai, di anggap remeh sekali, apalagi di buat tumbal untuk mendirikan negara kufur lagi hanya saja Basyar Asad tersingkir. Mereka tinggalkan ayat ini:
أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ
Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?


Klik  disini : 
https://www.facebook.com/aljazeerachannel/videos/10153937354509893/

video
 



Artikel Terkait

1 komentar:

  1. Assalam. Benar saudaraku, apakah Allah akan ridho terhadap hal ini? Semoga mereka dikaruniai petunjuk kepada jalan yang diridhoi Allah, dijauhkan dari jalan jalan yang sesat.

    BalasHapus

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan