Senin, Desember 07, 2015

Pilot Tempur Paling Terampil Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Suriah



Pilot Tempur Paling Terampil Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Suriah

TEHERAN, IRAN (voa-islam.com) - Situs-situs berita Iran mengumumkan pada hari Ahad (6/12/2015), tewasnya pilot pertama dan paling terampil Republik Syi'ah Iran selama pertempuran yang sedang berlangsung dengan mujahidin di Suriah.
Situs Iran "al-Mashreq" yang dekat dengan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran (IRGC) mengatakan bahwa "Massoud Askari" yang merupakan salah satu pilot paling terampil di komando helikopter, tewas dalam Suriah pertempuran, tanpa menentukan daerah mana ia tewas.

"Masood Askari" pilot Iran pertama yang Teheran akui kematiannya di Suriah, merupakan spesilis dalam pesawat helikopter "MI -17".

Di hari yang sama media Iran juga melaporkan kematian terbaru dari para petugas IRGC dalam bentrokan dengan mujahidin di Suriah.

Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa perwira IRGC, Letnan "Mojtaba Zkwi" tewas dalam "tugas militer" sebagai konsultan bagi militer Suriah dalam perang melawan faksi mujahidin di pedesaan selatan Aleppo.

Dalam konteks yang sama, Garda Revolusi juga berkabung untuk "Abdul Hamid Salari", tanpa menentukan peringkat militer, mengklaim bahwa ia tewas saat membela kuil Suci Syi'ah "Sayeda Zeinab" di Damaskus, meskipun ia mati di Aleppo. (st/eldorar)





Komentarku ( Mahrus ali ):
Pilot Iran yang  mati di Suriah dalam rangka membela Thghut Basyar Asad yang  mempertahankan kedudukannya  sebagai kepala negara sosialis. Posisi Basyar Asad disini adalah thaghut di negrinya. Dia bukan  amirul mukminin  yang  harus di taati  tapi  thaghut yang  harus di tentang, harus di perangi dan tidak boleh mendukungnya.
Posisi pilot tsb bukan  orang yang  bela agama  islam , tapi bela tegaknya  sosialisme Basyar  atau syi`ahnya.
Bela Thaghut ber arti menghancurkan Islam dan tumbuhkan kekufuran dan kesyirikan sosialisme atau  syi`ah. Jadi pilot itu mati dalam keadaan  sangit bukan sahid. Ingatlah ayat ini:
الَّذِينَ ءَامَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللهِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.[1]



[1] Annisa`  76

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan