Rabu, Februari 10, 2016

ANDA PERNAH TINDIHEN SAAT TIDUR !!! (SHARE) Inilah Cara Mengatasi Tindihen Saat Tidur


Salah satu pengalaman paling mengerikan saat tidur yakni ketika mengalami fenomena kesulitan bergerak atau yang akrab disebut rep-repan atau ketindihan makhluk gaib. Dalam keadaan itu Anda akan masuk dalam kondisi sulit bergerak, tidak bisa berteriak, bicara, hingga meminta bantuan. Anda hanya bisa merasakan tekanan dari seseorang yang duduk di dada.
Secara ilmiah, gangguan tidur itu terjadi akibat gangguan yang terjadi pada bagian otak yang membawa "peta diri". Gangguan tersebut biasanya datang saat masa rapid eye movement (REM) atau yang biasa dikenal dengan masa bermimpi.
Dalam kondisi itu, tidak ada makhluk gaib yang terlibat. Munculnya sosok gaib yang terlintas hanyalah bentuk halusinasi yang disebabkan oleh gangguan otak sesaat ketika masa REM berlangsung. Lalu bagaimana mana mengatasinya? Seperti yang dilansir healthmeup.com, berikut hal yang harus Anda lakukan saat mengalami fenomena tindihan.
1. Jangan menolak
Dalam kasus gangguan tidur seperti ini, kita selalu mengalami sebuah pertempuran untuk berusaha bangun atau bergerak. Padahal, upaya itu justru memberi pengalaman buruk. Hal yang harus Anda lakukan, cobalah untuk rileks. Ketika merasakan tekanan, ikuti arus ke mana Anda akan dibawa dan jangan melawannya.
2. Menggoyangkan jari kaki
Menggeliatkan jari tangan dan jari kaki dapat membantu memecahkan kelumpuhan tidur yang Anda alami. Di banyak kasus, upaya tersebut terbukti membantu mengatasi fenomena gangguan tidur itu.
3. Atur pernapasan
Hal ini jadi poin penting saat mengalami tindihan ketika tidur. Mengontrol pernapasan
bisa mempengaruhi rasa takut yang Anda alami. Usahakan untuk mendapat pernapasan secara normal dan buang napas sebebas mungkin agar paru-paru Anda bekerja dengan baik.
4. Meminta bantuan
Jika Anda tidur bersama rekan atau anggota keluarga, pastikan bahwa rekan tersebut menyadari kondisi gangguan tidur yang sedang Anda alami. Anda bisa berteriak seminim mungkin meskipun tidak semua orang bisa melakukannya. Atau berikan tanda-tanda untuk mencuri perhatian rekan satu kamar agar bisa membangunkan Anda dari kelumpuhan tidur.
5. Batuk
Batuk juga jadi cara paling mudah untuk melepaskan diri dari gangguan tidur yang secara medis dikenal dengan sebutan sleep paralysis. Dalam kondisi itu, Anda dapat mencoba untuk batuk agar terbangun dari tidur.
6. Mengernyitkan wajah
Lakukanlah gerak-gerakan wajah saat Adna berada dalam situasi buruk itu. Buatlah gerakan wajah seperti Anda mencium bau busuk. Lakukanlah hal itu sebanyak tiga kali untuk bangun.
Sobat berbagi hikmah, yang paling penting bagi sobat lakukanlah pencegahan agar saat tidur kita tidak tindihen yaitu dengan melakukan adab-adab sebelum tidur yang sudah diajarkan oleh Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam berupa doa-doa sebelum tidur. Dan juga adab-adab ketika terbangun dari tidur karena mimpi buruk. Karena Allah yang menjaga kita selama kita tidur. Keadaan tidur memang membuat kita lalai sehingga beberapa ulama (sebagian pendapat) menjelaskan bahwa tidur adalah mati “kecil”.
Sebagaimana dalam ayat.
Firman Allah Ta’ala,
اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) ruh (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah ruh (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan ruh yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.” (Az-Zumar : 42)

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, berkata,
أن أرواح الأحياء والأموات تلتقي في المنام، فيتعارف ما شاء الله منها، فإذا أراد جميعها الرجوع إلى أجسادها أمسك الله أرواح الأموات عنده وحبسها، وأرسل أرواح الأحياء حتى ترجع إلى أجسادها إلى أجل مسمى وذلك إلى انقضاء مدة حياتها.
“Sesungguhnya ruh orang yang hidup dan ruh orang mati bertemu dalam mimpi. Mereka saling mengenal sesuai yang Allah kehendaki. Ketika masing-masing hendak kembali ke jasadnya, Allah menahan ruh orang yang sudah mati di sisi-Nya, dan Allah melepaskan ruh orang yang masih hidup ke jasadnya, sampai batas waktu tertentu yaitu selama hidupnya.”
dari berbagai sumber.
https://ayoberbagihikmah.blogspot.com/2015/12/anda-pernah-tindihen-saat-tidur-share.html
 
Komentarku ( Mahrus ali ):
Kalau saya  mengalami tindihan itu, maka saya bacakan ayat kursi, lalu cepat bangun juga dan hilanglah tindihan tsb. Setelah itu , saya pindah tempat. Bila tidak saya bacakan ayat kursi, biasanya lama sekali untuk bisa bangun dan menyelamatkan diri  dari tekanan tindihan itu.Agar tdak terjadi tindihan , biasanya  sy baca bismillah sblm tidur.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan