Jumat, Maret 11, 2016

Inbox dari Edi Saliik






Assallamu alaikum , pangersa smile emotikon
wios upami abdi tumaros ka pang jenengan ???
Menurut pandangan pangersa , apa pantas kita mengharap imbalan ats ibadah kita??
Saya jawab:
Wassalamu alaikum  wr wb.
Kita tidak dilarang untuk berharap surga pada Allah atas ibadah kita sebagaimana ayat  sbb:
18.Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
( 19 )   Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.
Al isra 21 – 22.

Kita malah dianjurkan  untuk takut  siksaan Allah di akhirat ketika kita menjalankan kemaksiatan di dunia  sebagaimana ayat :
قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
  Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku". Al an`am 15.
Di ayat lain di katakan:
وَاجْعَلْنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ
 dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan, Syu`ara`  85
Itulah doa seorang Nabi , kekasih Allah , masih minta  agar menjadi pewaris  surga dan di hindarkan  dari api Neraka.
Kita sama sekali tidak suka dengan doa sufy yang sesat sbb:
Bila aku beribadah kepadaMu karena takut NerakaMu, masukkanlah aku ke sana. ( dan jangan di masukkan ke surga selamanya )
Bila aku dlm ibadah kepadaMu  ingin masuk surgaMu , maka jangan masukkan aku kesana ( masukkan saja ke neraka ).
Bila aku beribadah kpdMu untuk keridhaanMu maka terserahlah padaMu.

Doa spt itu adalah doa bid`ah dholalah, bukan sunnah yang benar.
Jangan berdoa  spt itu , tapi berdoa lah sbb:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ)
Wahai Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di khirat dan  jauhkan kami  dengan siksaan di Neraka . [1]


[1] Al Baqarah 201
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan