Kamis, April 21, 2016

Parlemen Xinjiang Haramkan Adzan, Sholat, Hijab, dan Simbol Islam



muslimah-uighur

Eramuslim.com – Parlemen Provinsi Xinjiang, China bagian barat telah mengeluarkan peraturan untuk melarang penggunaan burqa bagi perempuan di depan umum. Provinsi Xinjiang merupakan propinsi bagian barat RRC yang kaya sumber daya alam dan dihuni oleh warga kebangsaan Turki dan Muslim Uighur. Gelombang kedatangan etnis China Han, kelompok etnik dominan di negara itu yang ditengarai merupakan bagian dari Ras Yahudi dari Suku ke-13 yang hilang, selama beberapa dekade terakhir telah memicu ketegangan antaretnis. Namun pemerintah RRC malah menyalahkan kaum Muslimin di wilayah ini dan menindasnya dengan kejam.

Media setempat pemerintah melaporkan pada Agustus tahun lalu, kota lain di Xinjiang, Karamay, juga telah melarang orang memakai gaya pakaian Islam dan berjenggot besar untuk naik bus umum selama acara olahraga yang dilaksanakan di ibukota provinsi.

Pemkot Karamay menargetkan warga yang mengenakan kerudung, jenggot besar, serta tiga jenis gaun Islam, termasuk dengan simbol bintang dan bulan sabit. Puluhan stasiun bus di kota itu juga dijaga oleh petugas keamanan untuk melakukan pemeriksaan dan melaporkan pelanggar ke polisi.

Jika kasus Charlie Hebdo saja dunia Barat heboh, maka Barat selama ini hanya berdiam diri menonton bagaimana pemerintah China menindas HAM Muslim Uighur dengan melarang mereka untuk adzan, sholat, mengenakan simbol-simbol keislaman, dan sebagainya. Sebab itu, kaum Musliminin seharusnya tidak ikut-ikutan mengikuti gendang yang ditabuh Barat. Katakan dengan tegas: Je Suis Muslim! (rz)

Komentarku ( Mahrus ali ) :
Layak sekali bila kafirin benci dengan simbul Islam dan ajarannya. Yang aneh orang yg ngaku muslim tp karakternya spt kafirin yaitu benci kpd sunnah senang bid`ah , benci tauhid ngefan kesyirikan. Orang spt itu , bukan muslim sejati tp munafik. Ingatlah ayat ini :
الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma`ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.
Dakwah Islam hrs ttp eksis agar sekte – sekte kekufuran tdk berani berbuat spt apa yg terjadi  di Xinjiang itu.


Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan