Senin, April 25, 2016

Sidang Etik Densus 88 Dilakukan Tertutup, KontraS: Itu Aneh


KIBLAT.NET, Jakarta – Sidang etik anggota Densus 88 untuk mengungkap kematian Siyono pada hari Selasa (19/04) kemarin berlangsung tertutup. Padahal sebelumnya Propam mengumumkan bahwa sidang akan berlangsung secara terbuka.
Hal itu menurut Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar dinilai aneh. Menurutnya kesalahan yang seharusnya diketahui dan dapat dikontrol malah dilaksanakan tertutup.
“Itu gak efektif. Kalau saya menyebutnya sidang di halaman mereka sendiri, publik tidak ada akses,” ujar Haris kepada Kiblat.net, Ahad (24/04).
Ia curiga terjadi permainan intelijen yang dilakukan oleh Densus 88 dalam proses penegakkan hukum atas kasus Siyono, karena kasus ini tidak mau terdeteksi oleh publik.
“Kontrolnya kan tidak kelihatan, yang memeriksa atasan atau orang dalam itu sendiri,” tuturnya.
Perlakuan Densus 88 terhadap Siyono sudah sangat berlebihan. Seharusnya, lanjut Haris, pelaku dalam kasus Siyono terkena tindak pidana yang cukup serius.
“Maka, tidak boleh ada satu orang pun yang kebal di mata hukum,” pungkasnya.
Reporter: Furqon Amrulloh
Editor: M. Rudy

Or
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan