Senin, Mei 09, 2016

Amir Hamzah Menduga Ada yang Melindungi Ahok dalam Kasus RS Sumber Waras

 
 
 
 
POSMETRO INFO - Pengamat Kebijakan Publik Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah menduga ada kekuatan besar yang berupaya melindungi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras, Jakarta Barat.
Padahal, menurut Amir, peristiwa pembelian lahan tersebut merupakan contoh kejahatan yang diatur secara sistematis oleh seorang pejabat publik.
"Apakah pantas seorang gubernur bertemu dengan pemilik tanah untuk berunding demi memuluskan transaksi jual beli lahan? Apalagi, tanah itu masih sengketa di MA," ujar Amir dalam sebuah diskusi publik bertajuk 'Demokrasi Tanpa Kaum Demokrat', di Rumah Kedaulatan Rakyat Soebodio Satrosatomo‎, Jakarta, Sabtu (7/5/2016).

‎Pelapor skandal dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras ke KPK ini menyebut, KPK sejatinya tak bisa berkelit untuk menunda-nunda penuntasan kasus RS Sumber Waras.

Sebab, kata dia, jika dalam kondisi normal atau tanpa ada tekanan dari pihak-pihak tertentu, KPK biasanya tak pernah ragu terhadap hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Amir mengumpamakan kasus RS Sumber Waras seperti wanita hamil tua, namun proses persalinannya tidak normal.

"Akibat ada satu dan lain hal, membuat lima pimpinan KPK tidak kompak. Akhirnya, proses 'persalinan' pun tak bisa berjalan normal," ujarnya. [ts]
 
 
 
Komentarku ( Mahrus ali )
Itulah bahaya memilih kafirin, dan manfaat memilih pemimpin yg bertakwa. Kita sdh diingatkan oleh Allah, jangan pilih pemimpin kafir. Allah berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لاَ يَأْلُونَكُمْ خَبَالاً وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ ا‏ ْلآ‏يَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.[1]



[1]  Ali imran 118


Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan