Minggu, Mei 15, 2016

Ulul azmi

Tentang Ulul azmi Yaitu Nabi Muhammad , Ibrahim , Isa , Musa dan Nuh , perlu dalil yang jelas . Pada hal ulul azmi di sebutkan dalam al Quran dalam ayat sbb: 
َفاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلاَ تَسْتَعْجِلْ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلاَّ سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ بَلاَغٌ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلاَّ الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ
Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari Rasul - Rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik. 
Ayat tersebut memerintah Muhammad agar bersabar sebagaimana para Rasul ulul azmi yang teguh dalam menyebarkan ajaran Allah . Dan tiada keterangan bahwa ulul azmi adalah lima orang tsb. Imam Baghowi dalam kitab tafsirnya berkata :
فَقَالَ ابْنُ زَيْدٍ: كُلُّ الرُّسُلِ كَانُوا أُوْلِي عَزْمٍ، لَمْ يَبْعَثِ اللهُ نَبِيّاً إِلاَّ كاَنَ ذاَ عَزْمٍ وَحَزْمٍ، وَرَأْيٍ وَكَمَالِ عَقْلٍ، وَإِنَّمَا أُدْخِلَتْ ((مِنْ)) لِلتَّجْنِيْسِ لاَ لِلتَّبْعِيْضِ، كَمَا يُقَالَ : اِشْتَرَيْتُ أَكْسِيَةً مِنَ الْخَزِّ وَأَرْدِيَةً مِنَ الْبَزِّ
Ibnu Zaid berkata : Seluruh rasul adalah Ulul azmi . Setiap n
 يُوْنُسَ بْنَabi yang di utus oleh Allah termasuk ulul azmi , bijak , pendapat baik , genius . Ada huruf min dalam ayat tsb menunjukkan jenis ya`ni jenis rasul bukan menunjukkan bagian sebagaimana orang berkata : 
اِشْتَرَيْتُ أَكْسِيَةً مِنَ الْخَزِّ وَأَرْدِيَةً مِنَ الْبَزِّ
Saya membeli pakaian dari sutra dan selindang dari sutra.
وَقَالَ بَعْضُهُمْ: اَلأَنْبِيَاءُ كُلُّهُمْ أُوْلُو عَزْمٍ إِلاَّ مَتىَّ، لِعَجَلَةٍ كَانَتْ مِنْهُ، أَلاَ تَرَى أَنَّهُ قِيْلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (( وَلاَ تَكُنْ كَصَاحِبِ الْحُوْتِ ))
Sebagian ulama berkata : Seluruh nabi adalah ulul azmi kecuali Yunus bin Matta karena beliau tergesa – tergesa ( agar orang yang menentang ajarannya di beri siksaan ) . Apakah kamu tidak melihat , di katakan kepada Nabi Muhammad SAW .
فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلاَ تَكُنْ كَصَاحِبِ الْحُوتِ إِذْ نَادَى وَهُوَ مَكْظُومٌ(48)
Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang (Yunus) yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdo'a sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).
Saya katakan: Terusannya ayat tsb sbb:
لَوْلاَ أَنْ تَدَارَكَهُ نِعْمَةٌ مِنْ رَبِّهِ لَنُبِذَ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ مَذْمُومٌ(49)فَاجْتَبَاهُ رَبُّهُ فَجَعَلَهُ مِنَ الصَّالِحِينَ(50)
Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat ni'mat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela. Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh.
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan