Minggu, September 18, 2016

Jawabanku untuk member grup WA di FMP

Orang awam menulis:
[14:59, 8/30/2016] +62 896-1530-4994: Lagi pula tafarrud kibar tabi'in kyk Zahdam itu ga tertolak kok, sbgmn syaikh mahir yasin brkata :

 تفرد في الطبقات المتقدمة :كطبقة الصَّحَابَة ، وطبقة كبار التَّابِعِيْنَ ، وهذا التفرد مقبول إذا كَانَ راويه ثقة

Komentarku ( Mahrus ali ) :
Habib td menyatakan Zahdam termasuk kibarut tabiin, bukan sekedar  tabiin atau  sighornya.
Sy tdk tahu bahwa Zahdam termasuk kibarut tabiin, setahu sy bukan . Dia sekedar pertengahan tabiin tingkatan ke 3, bukan kibar tabiin atau Shighorut tabiin.
Lihat identitas Zahdam sbb:


  ــ  زهدم بن مضرب الأزدى الجرمى ، أبو مسلم البصرى

الطبقة : 3  : من الوسطى من التابعين
الوفاة :
روى له : خ م ت س
مرتبته عند ابن حجر : ثقة
مرتبته عند الذهبـي : ثقة
Zahdam termasuk tingkat tiga dari pertengahan Tabiin .
فالأولى الصحابة على اختلاف مراتبهم ، وتمييز من ليس له منهم الا مجرد الرؤية ، من غيره .
الثانية : طبقة كبار التابعين كابن المسيب ، فإن كان مخضرماً صرحت بذلك .
الثالثة : الطبقة الوسطى من التابعين كالحسن وابن سيرين
Di web di bawah ini ada nama – nama kibarut tabiin yg di koleksi oleh Ust Imad Sa`d al Jundi dan Zahdam tdk termasuk. Zahdam bukan kibarut tabiin. Lihat webnya :
http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=276079

Ust Maher sendiri jg tdk memasukkan Zahdam kpd kibaruttabiin.
Bila di masukkan mk kelirulah.
Ibn Shalah menyatakan tentang perbedaan tabii kabir  dan tabii shaghir



Jadi riwayat  Kibarut tabiin dr sahabat lebih banyak dr pd  riwayat Shighorut Tabiin. 
Untuk  Zahdam tdk di masukan ke dalam kibarut tabiin karena riwayatnya sedikit, jg sedikit  dr sahabat yg di jumpainya. Dan bisa di hitung dg jari . Setahu  saya  hanya  Abu Musa , Imran bin Hushain   dan Ibn  Abbas. ( mausuah ruwatil hadis 2039 ) Riwayatnya  jg sedikit entah dua atau tiga . Pokoknya bisa di hitung dg jari .

Maunya Habib  riwayat Zahdam ini  hendaknya di terima, karena  dia termasuk kibarut tabiin menurut sang Habib , bukan menurut ulama ahli hadis. Kalau menurut mereka tafarrud nya Zahdam ini tertolak.
Bila diterima, mk boleh mkn Ayam tiap hari, lalu menyelisihi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   dn pr sahabat yg hidup tanpa  Ayam dan telur.
Bila di terima, mk argumentasinya  jg salah, dimn  Zahdam bukan kibarut tabiin di masukkan dlm  kibarut tabiin.
Zahdam bukan kibarut tabiin dan tiada nama Zahdam tercantum disana.
Nama Zahdam itu tercantum dlm pertengahan tabiin tngkat 3
Riwayat Zahdam tentang kasus Ayam itu tertolak karena zahdam tafarrud dan dia bukan penduduk Medinah tapi Irak. Kita kembali kpd pakem:
Dalam majalah Buhus Islamiyah  terdapat keterangan:
ولهذا نقول إنه ينبغي لطالب العلم أن ينظر أن من قرائن الإعلال والرد للأحاديث، في تفردات الكوفيين والعراقيين على وجه العموم،
مجلة البحوث الإسلامية
Karena ini, kami katakan: Layak sekali bagi thalib ilm untuk melihat bahwa sebagian tanda cacat dan tertolaknya beberapa hadis adalah tafarrudnya perawi Kufah dan Irak secara umum (seperti hadis masalah Bilal tadi).
Tdk hanya itu, tp redaksi hadis , Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   makan Ayam ini yg munkar. Yg mashur beliau makan Kambing atau Unta bukan Atyam .  Dan ini didukung oleh ayat:
وَأُحِلَّتْ لَكُمُ الْأَنْعَامُ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ ۖ فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ
Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta.
Al Haj 30.
Habib td menyatakan:

تفرد في الطبقات المتقدمة :كطبقة الصَّحَابَة ، وطبقة كبار التَّابِعِيْنَ ، وهذا التفرد مقبول إذا كَانَ راويه ثقة
Intinya , tafarrud kibarut tabiin atau sahabat di terima bila perawinya terpercaya.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Tdk semudah itu, tp hrs melewati beberapa  tahapan selektif. Bgmn bila  redaksi hadisnya munkar, tdk mashur , gharib, syadz?.Bila demikian , hrs tertolak.
Liht pernyataam Doktor Maher setelahnya sbb:
هَذَا فِيْمَا إذا لَمْ يخالف الثابت المشهور ، أو من هُوَ أولى مِنْهُ حفظاً أَوْ عدداً
Intinya : Hal ini bila tdk menyelisihi dengan hadis  yg sahih  dan mashur . ………………..
http://www.startimes.com/?t=27542069


Pd hal tambahan redaksi  hadis : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   mkn ayam “ ganjil sekali.
Buktinya tiada  sahabat yg memakannya untuk meneladani Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  .
Tiada rawi lain yg meriwayatkannya. Dan sjk start dialog dg topic ayam ini , ternyata para asatdz dan masyayekh  di FMP yg jumlah membernya  kurleb 200 orang ini tdk bisa membawakan  landasan  atau hadis  yg kuat untuk menghalalkan ayam.
Seandainya kita ittiba`  sj sdh cukup. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   hidup tanpa ayam , kita cukup ikut sj , dan samikna  wa atha`na. Ingatlah ayat ini:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
Sesungguhnya telah ada pada (diri)Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.


Hadis Zahdam itu menentang kpd hadis pelarangan hewan bercakar  dr  burung / unggas.
 Selain  itu , Zahdam sendiri bukan kibarut tabiin , dia adalah  tingkat tiga pertengahan tabiin. Bukan tingkat ke empat atau kedua.  Tiada nama  zahdam tercantum dlm kibarut tabiin. Bila di cantumkan akan janggal lg .
Janggalnya  teman semasa Zahdam yg menjadi murid Abu Musa al asy ari adalah  Abu Burdah . Abu burdah yg seangkatan dengan Zahdam tdk di masukkan dlm kibarut tabiin . Mengapa  Zahdam dimasukkan ? pikirlah, jangan lengah nanti menyesatkan. Lihat  identitas Abu burdah.


  ــ  أبو بردة بن أبى موسى الأشعرى ، قيل اسمه عامر بن عبد الله بن قيس أو الحارث  ( من أهل الكوفة ، و ولى القضاء بها )

ـ

المولد  :
الطبقة : 3  : من الوسطى من التابعين
الوفاة : 104 هـ و قيل غير ذلك بـ الكوفة
روى له : خ م د ت س ق
مرتبته عند ابن حجر : ثقة
مرتبته عند الذهبـي : كان من نبلاء العلماء
7952 mausuah ruwatil hadis
Bila Zahdam tdk di golongkan ke kibarut tabiin, mk ini tepat sekali, sbb teman semasanya adalah Abu Burdah yg tdk masuk kibarut tabiin.  Zahdam  hrs keluar dr kibarut tabiin  sbg mn temannya  Abu Burdah . Zahdam jg bukan shighorut tabiin, tp pertengahan tabiin.
Sy pinjam istilahmu dikit lalu sy katakana: Sy tdk muntah bc kesalahan orang. Tp  sy malah ingin minum Jus apukat  yg halal. Maksudnya  gula, milk dan coklatnya hrs berlabel halal MUI. Bila tdk ada  itunya, mk sy tinggalkan dan sy tdk  jadi meminumnya . Air tawar  lebih ku senangi.
Boleh liht lg disini: DR Hamzah al Malibari berkata:
الدكتور حمزة المليباري
أما إذا خالف ما ثبت واشتهر، أو كان متنه لا يعرف إلا من روايته، ولم يجر العمل بمقتضاه سابقاً، فإنه عندئذ يصبح شاذاً غريباً ويرفض الناقد قبوله
1) الموازنة بين المتقدمين والمتأخرين ص26 - 27 ملخصاً..
http://shamela.ws/browse.php/book-16232/page-217

Intinya: Bila hadis  rawi yg  tafarrud menyelisihi hadis sahih yg mashur , matannya  tidak di kenal kecuali dr riwayat perawi tsb, realisasinyawaktu dulu tdk ada , mk termasuk  Syadz  gharib dn tertolak menurut  kiritikus hadis. 
Sampelnya  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   mkn ayam, hanya Zahdam yg meriwayatkan, tidk ada realisasinya, bertentangan dg hadis larangan  hewan bercakar. Sdh  tentu  di katakana syadz dan gharib. Lalu bgmn di terima?.Mestinya tertolak.
Bila dipaksakan kita makan ayam, mk landasannya hanya  tambahan Zahdam yg tertolak itu.
Ia tambahan yg syadz, buktinya tdk ada pendukungnya.
Bila ada, buktikan mn ? Ternyata sampai kpnpun di cari atau di tempat manapun, di sini atau di Mekkah dan Medinah, hadis pendukungnya tdk  ada.

وربما يستنكرون بعض تفردات الثقات الكبار أَيْضاً ولهم في كُلّ حَدِيْث نقد خاص ، وليس عندهم لِذَلِكَ ضابط يضبطه )) (9) .
(9) شرح علل الترمذي 2/
406
Intinya , pr ulama  ahli hadis ingkar kpd hadis – hadis tafarrud dr perawi terpercaya yg kibar ……………………………..,
ومن قرائن الإسناد: رواية الراوي عن بعض أهل بيته كرواية الأبناء عن الآباء، وفيها مصنفات مشهورة، لأن رواية الرواي عن أحد من أهل بيته تعد قرينة مرجِّحة للقبول، كما قال الحافظ ابن حجر: "ولا شك أن آلَ الرجل أخصُّ به من غيرهم".
https://articles.islamweb.net/media/print.php?id=204397
INtinya  riwayat anak  dari ayahnya lebih bisa dipercaya dr pd orang lain , bukan anggota keluarganya.
Korelasinya  , Riwayat Abu Burdah tanpa menyebut kisah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   mkn ayam , hrs lebih  didahulukan , lebih bisa di terima dr pd riwayat  Zahdam yg menyebut Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   mkn ayam. Sbb Zahdam orang luar, bukan anggota keluarga Abu Musa al Asy ari.
Sy  suka  share  artikel ini di Forum muhadditsin persis , sbb membersnya dr kalangan asatidz dn masyayekh kurleb  200 dr berbagai  keahlian  bidang ilmu , bahkan ada asatidz dr Mesir , Yaman , Medinah  dll . Sy berhrp mereka untuk menanggapinya  dg baik dan mengkeritisinya  dg argument yg ilmiyah.

Mau nanya hubungi nomer baru kami:
08883215524(Smartfren). 081935056529 (XL )
 https://www.facebook.com/mahrus ali MKnu
watsApp 08883215524 









Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan