Senin, November 28, 2016

Ringkasan kesimpulan dialog salat wajib di tanah.


Salat  wajib di tanah hukumnya wajib, bukan sunah, afdhal atau mubah.
Sebab ada hadis :
وَجُعِلَتْ لِيَ الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا فَأَيُّمَا رَجُلٍ  أَدْرَكَتْهُ الصَّلَاةُ فَلْيُصَلِّ
Bumi di jadikan  tempat sujud dan alat suci ( untuk tayammum )Setiap lelaki  yang   menjumpai waktu salat   , salat lah ( di tempat itu ) ………( HR Bukhori /Tayammum/ 335. Muslim / Masajid dan tempat salat  /521 )
حَيْثُمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ فَصَلِّ وَالْأَرْضُ لَكَ مَسْجِدٌ
Dimana saja kamu menjumpai waktu salat telah tiba , salatlah dan bumi adalah tempat sujudmu Bukhari HADIST NO – 3172, Muslim HADIST NO – 809/ Muttafaq alaih.
Tidak ada data hadis baik perkataan atau perbuatan  yg mengarahkan  perintah itu  sunat belaka. Dan  seluruh member grup  tdk mampu menunjukkannya  walaupun satu hadis.
Jd perintah tsb  adalah wajib  bukan sunnah.
Jadi  hrs salat wajib  di tanah, bukan sunat sj.
Hrs  di tanah, tdk boleh dikendaraan  baik  kereta api, kapal laut atau bus . Seluruh salat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   di kendaraan adalah salat sunat bukan wajib.
Salat  wajib di kendaraan tertolak  dan hrm , tidk ada  tuntunannya.
Jg hrm salat  wajib  di tingkat satu atau dua. Sbb melanggar perintah salat  wajib  di tanah. Dan seluruh anggota tdk mampu menunjukkan dalil bahwa  ada  tuntunan salat wajib di tingkat mulai  dulu sampai  sekarang.
Jg hrm salat wajib di keramik, marmer  atau lainnya. Sbb di masa  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   sdh ada marmer bahkan  di masa Nabi Musa  jga  marmer  sdh ada spt keterangan yg lalu. Tp  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   tdk pernah  melakukan salat di marmer.
Di masa  Nabi Sulaiman lantai istananya dr kaca.
Dlm keadaan  tanah berlumpur  wajib salat di tanah, hrm pakai tikar. Hadis nya  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   jg pernah  salat  menjadi imam dilumpur tanpa tikar. HADIST NO – 629  Bukhari.  Apalagi  di tanah yg tdk berlumpur , tambah hrs tanpa  tikar.
Bila  pakai  karpet  dlm  salat, terlalu.
Hrs pakai  sandal dan hadisnya  sdh jls.
إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقْلِبْ نَعْلَهُ فَلْيَنْظُرْ فِيهَا فَإِنْ رَأَى بِهَا خَبَثًا فَلْيُمِسَّهُ بِالْأَرْضِ ثُمَّ لِيُصَلِّ فِيهِمَا
maka jika di antara kalian mendatangi masjid hendaknya ia membalik sandalnya lalu melihat apakah ada kotorannya, jika ia melihatnya maka hendaklah ia gosokkan kotoran itu ke tanah, setelah itu hendaknya ia shalat dengan mengenakan keduanya."
HR Ahmad, hadis  sahih HADIST NO – 10726
Laksanakanlah salat dg sandal untuk patuh  pd perintah. Jangan  melepaskan  sandal , nanti km termasuk melanggar perintah. Ingat ayat:
مَنْ يُّطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ اَطَاعَ اللهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَآ اَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيْظًا.

        "Barangsiapa yang mentaati Rasul, sesungguhnya ia telah mentaati Allah.  Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan), maka Kami tidak mengutusmu untuk jadi pemelihara bagi mereka".  An-Nisa', 4:80.
Salat tanpa sandal  adalah melanggar perintah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  . Dan melanggar adalah  haram, lalu bgmn  salat  dg sandal  bila masjidnya di karpet.
Jgn mirip dg yahudi dlm salat  tanpa sandal. Tirulh pr sahabat dg memakai  sandal ketika salat  , km akan di ridai oleh  Allah . Allah berfirman:
وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ(100)
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar. 100 Tobat
Mulai  dulu sampai  sekarang anggota  grup tdk mampu datangkan  dalil salat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   tanpa  sandal kcl ketika di Mekkah yg makna hadisnya masih hilap antara  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   makai sandal atau khuf.

 Grup WA baru sy anggotanya sdh mencapai 248 orang dr asatidz dan ikhwan Judul nya “ Mengkaji hadis – hadis ibadah “ / “ Koreksi ajaran Islam klasik “
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah, penuh persaudaraan .
Mau ikut , hub 08883215524 .
0852-7312-5077
0 857-8715-4455
0812-3270-051
0812-4194-6733



Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan