Kamis, Desember 08, 2016

Jawabanku untuk anggota di grup WA kajian hadis ibadah.



 Anda menyatakan:
Tanggapan :
1.Jika itu mnjadi hujjah anda untuk mnyatakan tak ada kehidupan di alam barzakh lalu siapa yg brtemu dgn Rasul dlm prjalanan isro' mikr'raj ....??
Para nabi dgn jasadnya atau hny ruhnya para nabi saja...

Komentarku ( Mahrus ali ) :
Masalah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   bertemu  dg  para nabi di waktu Isra` mi`raj nanti akan di bhs dlm bab tersendiri.
Anda boleh lihat  dulu di sini:
http://mantankyainu.blogspot.co.id/2012/05/isra-okey-miraj-no.html

Isra` okey, Mi`raj no

Seandainya pertemuan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   benar , ulama  sendiri masih  hilap  apakah dg roh atau dg jasad .
Jd tdk bisa di buat pegangan bahwa mayat dikuburan di hidupkan lg dan mereka hidup dikuburan karena bertentangan dengan ayat: ‘

إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُمْ مَيِّتُونَ(30)
ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تُبْعَثُونَ.
( 15 )   Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.
( 16 )   Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.Al mukminun
Jd mayat  di bangkitkan lg  itu bukan di kuburan dan tiada dalil dr al Quran yg menyatakan mayat  itu di bangkitkan  di kuburan .

Anda menyatakan :
Menurut pendapat yang benar bahwa siksa kubur menimpa ruh dan jasad seperti yang telah ditegaskan Imam Ibnu Rajab, "Di antara dalil-dalil yang menunjukkan bahwa siksa kubur menimpa jasad dan ruh adalah hadits-hadits yang menjelaskan tentang mayat yang diimpit di alam kuburnya hingga tulang rusuknya hancur berantakan. Kalau siksa kubur hanya menimpa ruh saja maka tidak hanya khusus terjadi di alam kubur saja dan tidak perlu dinisbatkan kepadanya." 3
Imam As-Subki berkata, "Kembalinya ruh ke jasad di alam kubur merupakan ketetapan (final) berdasarkan hadits shahih yang berlaku bagi semua mayat terutama bagi orang-orang yang mati syahid.” 4
……………………………………, 
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Sy juga lihat tulisan  yg sama  dlm link ini :
https://www.facebook.com/permalink.php?id=195352807314271&story_fbid=223647914484760
Mungkin  anda  copas dr sana.
 Pendapat  pendapat tsb bila diikuti mk akan bertentangan dengan  51 yasin  yg menyatakan  sbb:
  وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُمْ مِنَ الْأَجْدَاثِ إِلَى رَبِّهِمْ يَنْسِلُونَ قَالُوا يَاوَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا هَذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ  إِنْ كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَدَيْنَا مُحْضَرُونَ
Dan ditiuplah sangkakala,  tiba-tiba mereka ke luar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. Mereka berkata: "Aduh celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?" Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul (Nya). Cukup satu teriakan,tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami. Yasin 51-53

Dalam ayat tsb ahli kubur dalam keadaan tidur, lalu bagaimanakah mereka di siksa. Bila   disiksa, tdk akan bisa tidur.  Dan menjerit karena merasakan  siksaannya  itu.
Jangan ikuti  pendapat  ulama yg bertentangan dg ayat
Ingatlah perkataan Imam Syafii sbb:
أَجْمَعَ الْمُسْلِمُونَ عَلىَ أَنَّ مَنِ اسْتَبَانَ لَهُ سُنَّةٌ عَنْ رَسُولِ اللهِ لَمْ يَحِلَّ لَهُ أَنْ يَدَعَهَا لِقَوْلِ أَحَدٍ
“Kaum muslimin sepakat bahwa siapa saja yang telah jelas baginya sebuah sunnah (ajaran) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka tak halal baginya untuk meninggalkan sunnah itu karena mengikuti pendapat siapa pun.”   I’lamul Muwaqi’in, 2: 282.


Terus  sekarang hadis mutawatir yg mana yg menyatakan  dua malaikat bertanya kpd mayat dikuburan itu . Bgt jg tentang siksa kubur yg selama ini kita kaji ternyata hadisnya nyeleneh, gharib dan via satu orang Irak.
Kita ini obyektif dan tdk mudah percaya omongan  kcl setelh di

cek dulu. 
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan