Tampilkan postingan dengan label Bersepeda dg telanjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bersepeda dg telanjang. Tampilkan semua postingan

Kamis, November 24, 2011

Uang pajak untuk mendorong kemaksiatan terus

 Malang (ANTARA News) - Para atlet asal Kota Malang, Jawa Timur, yang meraih medali emas dalam perhelatan SEA Games 2011 di Palembang dan Jakarta , akan mendapatkan bonus tambahan dari KONI setempat.

Wakil Ketua IV KONI Kota Malang Bambang DH Suyono, Rabu memastikan, para peraih medali emas tersebut selain mendapatkan bonus sebesar Rp200 juta dari pusat, juga akan mendapat bonus tambahan dari KONI daerah itu.

"Untuk nominal bonus yang akan kami berikan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi gemilang yang telah mereka raih dalam SEA Games ini masih dalam pembahasan," katanya.

Mantan Sekkota Malang itu mengemukakan, sebenarnya ada sekitar 8-9 orang atlet asal Kota Malang yang dikirim untuk memperkuat kontingen Indonesia dalam SEA Games yang dihelat di Palembang dan Jakarta tersebut.

Akan tetapi, lanjutnya, yang berhasil mempersembahkan medali emas hanya dari cabang balap sepeda, sedangkan dari cabang renang gagal mengukir prestasi terbaik.

Dalam waktu dekat ini, lanjutnya, nominal bonus tambahan dari KONI Kota Malang untuk para atlet peraih emas SEA Games tersebut akan dibahas secara intensif. "Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, bonus itu sudah bisa diserahkan," katanya.

Menyinggung atlet yang tidak mempersembahkan medali, Bambang mengatakan, kemungkinan tetap mendapatkan bonus sebagai penghargaan telah memperkuat tim nasional SEA Games 2011.

Dua atlet balap sepeda asal Kota Malang yang berhasil meraih medali emas dalam SEA Games 2011 itu di antaranya adalah Purnomo yang turun di nomor "down hill" dan Elga Kharisma Novanda yang turun di nomor BMX.

Popo Aria Sejati yang sebelumnya digadang-gadang mampu mendulang emas bagi kontingen Indonesia, gagal mempersembahkan emas karena rantai sepedanya putus ketika jarak tempuh masih sekitar 1.200 meter, meski akhirnya Popo mampu mencapai finish dan menempati urutan kesepuluh.
(E009)
Editor: Aditia Maruli

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/286157/peraih-emas-sea-games-dapat-bonus-tambahan

Komentarku ( Mahrus ali ):
    Masa sekarang  dan masa  dulu  adalah masa yang sulit dikatakan dan tidak mudah di lukiskan dengan tulisan, karena  unsur manusia banyak bukan sedikit yang tidak paham terhadap ajaran Islam, paham sekali tentang keduniaan bukan masalah kebahagiaan akhirat dan penderitaannya. Lomba dalam sea games, kebanyakan adalah kemungkaran, kedurhakaan kepada Allah, taat dan setia kepada setan. Aneh sekali, olahraga seperti ini malah di banggakan, di dorong dan di kasih hadiah. Bahasa kerennya mereka di dorong terus untuk durhaka  kepada Allah taat terus sampai mati kepada setan. Ini bukan kebenaran yang harus di lanjutkan tapi kekeliruan yang harus di hentikan. Apalagi bila  hadiah dan bonus itu dari pajak kaum muslimin yang anti kemungkaran dan senang kepada amal yang saleh. Allah berfirman:
أَلَمْ تَرَ أَنَّا أَرْسَلْنَا الشَّيَاطِينَ عَلَى الْكَافِرِينَ تَؤُزُّهُمْ أَزًّا
Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma`siat dengan sungguh-sungguh?,

Selasa, Agustus 09, 2011

Sadisme terhadap wanita budaya negara Jahiliyah


WNI Terbunuh di Malaysia Bernama Suramlah

Rabu, 10 Agustus 2011 03:03 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,KUALA LUMPUR--Identitas Warga Negara Indonesia (WNI) yang beberapa hari lalu menjadi korban pembunuhan di sebuah apartemen Taman Kosas, Ampang, Selangor, Malaysia, sudah bisa dikenali bernama Suramlah (35) asal desa Sukowono, Kecamata Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
"Identitas korban tersebut kami terima berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian Selangor," kata Kepala Bidang Penerangan, Sosial, Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Suryana Sastradiredja di Kuala Lumpur, Selasa.
Suryana menjelaskan, identitas korban tersebut diketahui setelah seorang pria yang mengaku asal Sabah yang dikenal sebagai suaminya membenarkan bahwa korban adalah istrinya, sedangkan bocah kecil yang juga ikut terbunuh adalah anak mereka.
Untuk mengidentifikasi mayat, maka kepolisian Malaysia telah merekayasa gambar korban agar bisa dikenali oleh suaminya. "Pria asal Sabah itu membenarkan kalau korban adalah istri dan anaknya," ungkap Suryana sebagaimana keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian Selangor.
Suryana menerangkan bahwa pada awalnya sulit untuk mencari tahu dimana tempat tinggal keluarga korban, namun setelah dibantu oleh Polres Bondowoso dengan menyisir sebanyak 20 desa akhirnya ditemukan juga tempat tinggal korban. "Kami berterima kasih kepada Polres yang telah menemukan tempat tinggal korban dan keluarganya di desa Sukowono, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur," katanya.
Menurut keterangan keluarga korban bahwa Suramlah, sempat pulang rumah pada saat dideportasi tahun 2008 dan menceritakan bahwa dirinya telah kawin pada tahun 2005 dan memiliki seorang anak. Pada 2009, Suramlah menghilang dan pihak keluarga tidak tahu dimana keberadaannya. Namun pada tahun itu juga dia mengirimkan surat yang disertai foto anak laki-lakinya yang pada saat itu sedang berulang tahun yang ke tiga.
Sementara itu, kepolisian Selangor, Malaysia, juga telah menangkap delapan orang yang diduga sebagai pelaku pembunuh sadis dengan memutilasi korban. "Dari keterangan yang kami terima, ke delapan tersangka itu berasal dari Bangladesh dan kini sudah ditangkap," ungkap Suryana.
Ketika ditanya motif pembunuhan, dia mengaku juga belum dapat penjelasan dari pihak kepolisian. Tapi hal itu bisa diketahui pada sidang di pengadilan. Dari keterangan yang diterima bahwa satu dari delapan orang yang ditangkap tersebut adalah kekasih korban yang tinggal satu lantai dengannya.
Sedangkan alat bukti yang telah ditemukan oleh polisi selain senjata tajam juga ditemukan sebuah palu yang digunakan oleh pelaku untuk memukul korban. KBRI Kuala Lumpur mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian selangor, Malaysia yang dapat dengan cepat mengetahui identitas dan kewarganegaraan korban pembunuh tersebut.
"Kami percaya pihak Malaysia akan menjalankan Undang-Undang secara adil yaitu jika para tersangka terbukti bersalah maka dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum negara ini. Kami tunggu hasil di pengadilan nanti,' kata Suryana.
Redaktur: Krisman Purwoko
Sumber: antara
Komentarku ( Mahrus ali )
Di negara manapun dan kapanpun hukum Jahilyah berlaku bukan hukum Al quran , maka kaum wanita akan teraniaya dan  tertindas , nyawanya di anggap barang remeh – temeh , begitu juga nyawa rakyat yang lain  Tapi bila hukum Allah di jalankan di negara manapun dan kapanpun , maka wanita akan  terhormat ,setatesnya akan terangkat dengan sendirinya .Kaum lelaki akan lebih menghormatinya dan tidak menghinanya.. Bahagia di dunia dan di akhirat , bukan sengsara DIdunia dan akhirat sebagaimana wanita di bawah naungan hukum Jahiliyah – hukum Amirika, Inggris , China dan Yahudi.
Karena itu bila hukum kafir ini tidak dihentikan ,maka kaum wanita akan terus dan tidak akan berhenti menjadi korban paling banyak. Suramlah , begitulah nama wanita yang  di mutilasi ini karena dia pergi ke Malaysia tanpa Muhrim dan ini sudah melanggar agama, taat pada setan dan mengikuti hawa nafsu . Seorang wanita itu diperintahkan untuk bertempat di rumah , jangan sering keluar sebagaimana ayat :
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
Dan hendaklah kamu ( wahai kaum perempuan )tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu [1]
Bila pergi jauh maka harus ada muhrimnya bukan melenggang sendirian sebagaimana di negara Jahiliyah . Bacalah hadis sbb : :
حَدِيثُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ يَقُولُ لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ وَلَا تُسَافِرِ الْمَرْأَةُ إِلَّا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ امْرَأَتِي خَرَجَتْ حَاجَّةً وَإِنِّي اكْتُتِبْتُ فِي غَزْوَةِ كَذَا وَكَذَا قَالَ انْطَلِقْ فَحُجَّ مَعَ امْرَأَتِكَ * 
 Diriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a katanya: Aku pernah mendengar Nabi s.a.w bersabda: Jangan sekali-kali seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang wanita melainkan bersama muhrimnya dan janganlah seorang wanita musafir melainkan bersama muhrimnya. Seorang lelaki berdiri lalu berkata: Wahai Rasulullah! Isteriku telah keluar untuk mengerjakan ibadat Haji sedangkan aku wajib mengikuti beberapa peperangan. Baginda bersabda: Berangkatlah kamu untuk mengerjakan Haji bersama isterimu [2]
Suramlah yang di mutilasi ini sudah punya suami dari Sabah Malaisia , tapi masih serong lalu mencintai lelaki lain dan tidak cukup suka dengan suaminya yang sah , maka  itulah akibatnya  dimutilasi secara kejam. Lelaki pembunuhnya harus di bunuh juga . Allah berfirman :
وَلاَ تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِ سُلْطَانًا فَلاَ يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ إِنَّهُ كَانَ مَنْصُورًا
Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.[3]
Jadi walinya itu punya hak untuk menuntut kisas .
وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنْفَ بِالْأَنْفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ(45)
Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.[4]
Dalam suatu hadis di jelaskan :

اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ  وَمَا هُنَّ قَالَ الشِّرْكُ بِاللهِ  وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَأَكْلُ الرِّبَا وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ
 Hindarilah tujuh perkara  yang merusak .Mereka  berkata : Wahai Rasulullah !  apakah itu ?  Rasul bersabda : “ Syirik kepada Allah , sihir , membunuh orang tanpa hak , makan riba . makan harta yatim , lari di hari peperangan , menuduh wanita – wanita muhshon  mukminah yang baik [5]

Bila pembunuh  lalu di hukum penjara , hakikatnya bukan hukum yang membikin jera bahkan di anggap lebih menyelamatkan dirinya dari tuntutan keluarga korban yang sangat sakit hati, juga akan punya keinginan lagi untuk membunuh orang lain . Sering kali orang yang masuk di penjara ternyata setelah keluar  melakukan hal yang lebih sadis. Pengalaman masa lalu jangan di abaikan , tapi jadikan pelajaran berharga. Dan jangan  di jadikan sebagai pelajaran yang murah apalagi di abaikan .


[1] Alahzab 33
[2] Muttafaq alaih  , Bukhori 1729 .Muslim  2391,Ibnu Majah 2891 Ahmad 222
[3] Alisra` 33
[4] Maidah 45
[5] Muttafaq alaih

Sabtu, Juli 16, 2011

Hukum Jahilyah membikin manusia suka kumpul kebo

Oleh : Vina Ramitha
Minggu 17 Juli 2011.
INILAH.COM, Manila – Pernikahan sebagai sebuah institusi, kehilangan banyak peminatnya di Filipina. Banyak pasangan mulai membina keluarga tanpa pernikahan.
Berdasarkan sensus pemerintah yang dikutip Straits Times, sekitar 37% dari 1,78 juta bayi lahir pada 2008 berasal ibu yang tak menikah. Sensus populasi ini merupakan yang terbaru dan dikeluarkan pada Jumat (15/7) ini.
Angka tersebut juga 12,5% lebih tinggi ketimbang angka tahun sebelumnya dan dibandingkan dengan peningkatan 2,0% pada seluruh kelahiran. Warga Filipina saat ini menganggap pernikahan sebagai pilihan, bukan kewajiban, untuk memulai keluarga.
“Banyak pasangan yang tinggal bersama dan baru menikah setelah mereka memiliki empat atau lima anak. Ini bukan karena menikah mahal, karena memang tak harus mahal. Warga Filipina cenderung mengikuti tren,” ujar Nene Baligad, staf BPS Filipina yang mencatat pernikahan.
Di Filipina, delapan dari 10 orang menganut agama Katolik. Negara ini merupakan salah satu dari tiga terirori di dunia yang melarang perceraian, selain Vatikan dan Malta, dua negara yang juga mayoritas Katolik.
Komentarku ( Mahrus ali )
Begitulah nasib negara demokrasi ala barat, bukan negara sariat yang selalu mengedepankan sariat dan menaruh hukum Jahiliyah di brankas yang terkunci rapat. Rakyat Indonesia suatu saat akan mengalami seperti itu bila mereka bersikap individulistis , tidak memikirkan nasib ajaran agama Islam yang sudah terus menerus di kikis habis oleh tangan – tangan jahil dari manusia – manusia bayaran barat dari kalangan munafikin dan kafirin . Ingatkah  firmanNya , jangan ingat UU negrimu sbb:
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).[1]
Berjuanglah di jalan Allah , hentikan berjuang di jalan Thaghut ,, nanti kamu akan merasakan bahwa hidup ini indah rasanya   dan akan terasa gersang bila di guanakan untuk memuaskan nafsu angkara , lalu jalan hidup akan persis dengan ternak yang berkaki empat. Inngatkah firmanNya :
وَالَّذِينَ كَفَرُوا يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ اْلأَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ
Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan Neraka adalah tempat tinggal mereka.[2]


[1] Arrum 41
[2] Muhammad 12

Rabu, Juni 22, 2011

Ratusan Orang Bersepeda Sambil Telanjang


 
Rabu, 15 Juni 2011 13:20 WIB | 1833 Views

Ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio)
 London (ANTARA News) - Ratusan orang yang seolah menantang hujan mengambil bagian dalam acara Brighton Naked bike Ride (naik sepeda sambil telanjang bagi warga Brighton Inggris) Selasa waktu setempat. Dan mereka dikabarkan akan kembali lagi melakukan hal yang sama setiap bulannya.

Cuaca buruk tak menghalangi niat para pesepeda itu. Mereka mengendarai sepedanya di jalanan kota untuk berdemo mengenai kerawanan pengguna sepeda di jalanan dan untuk memprotes melawan ketergantungan minyak.

Meski begitu, sejumlah partisipan dalam acara keenam tahunan itu lebih sedikit ketimbang tahun sebelumnya. Pihak penyelenggara mengatakan mereka mungkin mengikuti acara lain pada September ketika mereka berharap cuacanya akan lebih baik.

Sebelum acara itu digelar, para peserta diingatkan oleh sosok pesepeda Jo-walters (28) dari Westbourne Street Hove yang meninggal setelah kehilangan kendali sepedanya di jalur sepeda A270 antara wilayah Brighton dan kampus Universitas Falmer.

Dosen baru itu menderita cedera kepala berat setelang ditabrak sebuah mobil van pada 13 Juli.

Para peserta acara itu kemarin didorong untuk beraksi telanjang seberani mungkin. Dan banyak dari mereka yang mencat tubuhnya dengan desain yang penuh warna sebagai upaya ambil bagian dalam aksi itu.

Rencana rute yang dilalui telah diperpendek seiring dengan kondisi cuaca tetapi beberapa orang masih terlihat berpergian jauh hingga ke wilayah Leeds dan Liverpool.

Ia mengatakan, "Orang biasanya begitu mendukung dan mereka bertepuk tangan untuk kami dan berteriak "bagus" Orang di kota tampaknya sangat menyukai acara itu. seperti dikutip dari The Argues.

Mark Smith (37) yang berasal dari jalan Carlyle Brighton, membawa serta putranya Fenner (7) dan Sully (4) untuk melihat acara itu.

Ia mengatakan, "Saya telah banyak naik sepeda.Anak saya bisa belajar naik sepeda di jalanan. Saya ingin menunjukan pada mereka bagaimana rentannya pesepeda itu,"

Sementara itu Joe Newbigin (25) dari Brighton, yang mengambil bagian dalam acara itu mengatakan, "Hal ini merupakan cara yang sangat bercerita untuk menunjukan rentannya pesepeda."
(*)
Komentarku ( Mahrus ali )

    Kemungkaran yang sangat malah di dukung , itulah kondisi negara yang menggunakan demokrasi sebagai pola politiknya , dan hukum negara ciptaan manusia yang di bikin landasan , ayat – ayat Allah di anggap ayat setan dan ajaran setan di anggap ajaran legal . Tidak menutup kemungkinan di Indonesia ini akan terjadi seperti itu , yaitu bertelanjang bulat  yang terorganisir lalu menampakkan diri mereka di jalan . Sekarang sudah mulai di pantai – pantai tempat wisata. Itulah nasib negara bila orang yang ber amar ma`ruf di anggap melanggar HAM, lalu di katakan usil dengan perilaku orang . Apakah tidak lebih baik , biarkan saja asal tidak mengganggumu . Ingatlah ayat :
وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا(16)
Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta`ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.[1]
Di ayat lain , Allah berfirman :
فَلَوْلَا كَانَ مِنَ الْقُرُونِ مِنْ قَبْلِكُمْ أُولُو بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ الْفَسَادِ فِي الْأَرْضِ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّنْ أَنْجَيْنَا مِنْهُمْ وَاتَّبَعَ الَّذِينَ ظَلَمُوا مَا أُتْرِفُوا فِيهِ وَكَانُوا مُجْرِمِينَ
Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.[2]


[1] AlIsra` 16
[2] Hud116