ZABUL (Arrahmah.com)
– Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (IIA) melakukan penyerbuan skala besar
terhadap konvoi logistik penjajah pimpinan AS-NATO di provinsi Zabul, serangan
ini kian menambah kerugian jiwa dan materi yang dialami penjajah dan anteknya
di negara tersebut.
Menurut lansiran Shahamat, situs resmi IIA, serangan ini
terjadi di daerah Kharjoi yang terletak di kota Qalat di provinsi tersebut pada Senin
(23/9/2013) pukul sekitar 17:00 waktu lokal.
Mujahidin yang dilengkapi dengan senjata ringan dan berat
menghadang konvoi musuh itu hingga 20 truk pembawa pasokan dan 5 kendaraan
lainnya hancur. Serangan ini juga menewaskan 15 aparat pengawal konvoi dan
melukai puluhan lainnya.
Laporan menambahkan bahwa 2 Mujahidin mengalami luka
ringan dalam operasi ini.
Mujahidin IIA terus menargetkan titik-titik yang menjadi
jalur lewatnya konvoi kendaraan pembawa pasokan bagi para tentara penjajah
asing. Kerugian demi kerugian terus dialami oleh musuh baik jiwa maupun materi.
(siraaj/arrahmah.com)
Komentarku ( Mahrus ali):
Serangan ini mirip dengan hadis dimana Nabi SAW dan
para sahabatnya menghadang kafilah Quraisy sbb:
Alkisah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam menerima
kabar bahwa sebentar lagi kafilah dagang Quraisy yang dipimpin Abu Sufyan akan
melintas dari perjalanan pulang mereka dari Syam. Maka, Rasulullah Shalallahu
'alaihi wasallam mengumpulkan kaum muslimin dan kemudian bersabda kepada
mereka, "Kafilah bangsa Quraisy sebentar lagi akan lewat. Mereka pasti
membawa harta. Maka pergilah kalian untuk memerangi mereka! Semoga Allah
memberikan kalian kekuatan untuk mengkocar-kacirkan mereka."
Sementara itu, Abu Ayyub al-Anshari meriwayatkan: Pada saat kami berada di
Madinah, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Aku telah
mendapatkan kabar bahwa kafilah Abu Sufyan tak lama lagi akan datang dari Syam.
Maka, sepakatkah kalian bila kita menghadang dan menyerang mereka? Sebab, bisa
jadi Allah akan memberikan kita kekuatan untuk mengambil harta rampasan dari
mereka." Kami menja¬wab, "Ya, kami sepakat." Lalu beliau pun
berangkat dan kami ikut bersama beliau."
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam saat itu tidak mengajak seluruh kaum
muslimin; untuk pergi berperang. Beliau hanya mengajak orang-orang yang hadir
di hadapan beliau waktu itu. Bahkan, beliau saat itu sempat tidak mengizinkan
orang-orang dari dataran tinggi Madinah untuk datang ke perkumpulan itu. Maka
dari itu, beliau pun juga tidak mencela siapa saja yang tidak hadir dan tidak
mengikuti peperangan ini."……………….. dan seterusnya sampai terjadi perang
Badar.
Ayatnya sbb:
وَإِذْ يَعِدُكُمُ اللَّهُ إِحْدَى
الطَّائِفَتَيْنِ أَنَّهَا لَكُمْ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيْرَ ذَاتِ الشَّوْكَةِ
تَكُونُ لَكُمْ وَيُرِيدُ اللَّهُ أَن يُحِقَّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَيَقْطَعَ
دَابِرَ الْكَافِرِينَ
Dan (ingatlah), ketika Allah
menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan (yang kamu hadapi)
adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekekuatan
senjatalah yang untukmu ( kafilah Qurisy
yang sedang pulang ), dan Allah
menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayat-ayat-Nya dan memusnahkan
orang-orang kafir, al anfal 7
Peringatan:Mesin pencari diblog tidak berfungsi,
pergilah ke google lalu tulislah: mantan
kiyai nu lalu teks yang kamu cari
Mau nanya hubungi kami:
088803080803(
Smartfreand ). 081935056529 (XL ) atau
08819386306 ( smartfreand )
Alamat rumah: Tambak
sumur 36 RT 1 RW1
……………..