Senin, Agustus 10, 2026

jAWABANKU UNTUK BIN BAZ

 

Konentarku kepada syaikh bin baz

Situs web bin baz

إثبات عذاب القبر ونعيمه

السؤال

لهن قضية حول عذاب القبر ونعيمه سماحة الشيخ: سؤالهن على قدر ما استطعن أن يكتبن، يقلن:

عندما يدفن الميت هل ترجع روحه إليه في القبر؟ وإذا كان الأمر كذلك، فإلى متى يبقى الميت في العذاب؟

أم تصعد روحه إلى السماء العليا؟ وهل تبقى أم يستمر العذاب حتى يوم الحساب؟ أفيدونا؛ لأن الذين ماتوا منذ زمان بعيد منذ قرون مضت هل يبقون في العذاب، أم ينتظر حتى يوم الحساب

نريد أن توضحوا لنا هذا الأمر، جزاكم الله خيرًا.

 

Bukti Siksaan dan Kebahagiaan di Kubur

Pertanyaan:

 

Mereka( Kaum wanita ) memiliki pertanyaan mengenai siksaan dan kebahagiaan di kubur, Yang Mulia. Pertanyaan mereka, sejauh yang dapat mereka tulis, adalah sebagai berikut:

Ketika seseorang dikuburkan, apakah jiwanya kembali kepadanya di kubur? Jika demikian, berapa lama orang yang meninggal tersebut tetap berada dalam siksaan?

Atau apakah jiwanya naik ke surga tertinggi? Dan apakah jiwanya tetap di sana, atau apakah siksaan berlanjut hingga Hari Kiamat? Mohon berikan nasihat kepada kami, karena mereka yang meninggal sejak lama, berabad-abad yang lalu—apakah mereka tetap berada dalam siksaan, atau apakah mereka menunggu hingga Hari Kiamat?

Kami ingin Anda menjelaskan masalah ini kepada kami. Semoga Allah membalas Anda.

 

الجواب:

القبر إما روضة من رياض الجنة، أو حفرة من حفر النار، كما جاءت به الأحاديث عن رسول الله -عليه الصلاة والسلام- فالمؤمن ينعم في قبره، المؤمن في نعيم في قبره، وروحه في نعيم في الجنة، تنقل إلى الجنة، أرواح المؤمنين تكون في الجنة في شكل طائر يرد الجنة، ويأكل من ثمارها، تكون هذه الأرواح بشكل طائر ترد الجنة، وتأكل من ثمارها.

ويردها الله إلى الجسد إذا شاءعند السؤال، وفي الأوقات الأخرى التي يشاؤها الله -جل وعلا-.

وهو في نعيم أبدًا، وهو في نعيم وجسده ما دام باقيًا، فهو في نعيم، يناله نصيب من النعيم، كما يشاء الله سبحانه، والكافر في عذاب روحه في عذاب، وينال جسده نصيبه من العذاب

Jawaban:

Kuburan itu bisa berupa taman dari taman-taman Surga atau lubang dari lubang-lubang Neraka, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits-hadits dari Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam. Orang beriman diberkati di dalam kuburnya; orang beriman berada dalam kebahagiaan di dalam kuburnya, dan jiwanya berada dalam kebahagiaan di Surga. Jiwanya diangkat ke Surga. Jiwa orang-orang beriman berada di Surga dalam bentuk burung-burung yang mengunjungi Surga dan memakan buah-buahannya. Jiwa-jiwa ini berada dalam bentuk burung-burung yang mengunjungi Surga dan memakan buah-buahannya.

Dan Allah mengembalikannya ke dalam tubuh ketika Dia kehendaki, pada saat ditanya, dan pada waktu-waktu lain yang Dia, Yang Maha Tinggi, kehendaki.

Ia berada dalam kebahagiaan abadi, dan tubuhnya berada dalam kebahagiaan selama masih ada. Ia menerima bagian kebahagiaan, sebagaimana yang dikehendaki Allah Yang Maha Agung. Adapun orang kafir, jiwanya berada dalam siksaan, dan tubuhnya menerima bagian siksaannya.

Komentarku ( Mahrus ali ) :

Barangkali bin bas itu berpegangan kepada hadis sebagai berikut:

١- القبْرُ رَوضةٌ مِن رِياضِ الجنَّةِ، أو حُفرةٌ مِن حُفَرِ النارِ.

الراوي: سعيد بن جبير • شعيب الأرنؤوط، تخريج منهاج القاصدين (٣٩٩) • [في سنده ضعيفان

1- Kuburan itu bisa berupa taman dari taman-taman Surga atau lubang dari lubang-lubang Neraka.

Diriwayatkan oleh: Sa'id ibn Jubayr • Shu'ayb al-Arna'ut, Takhrij Minhaj al-Qasidin (399) • [Rantai periwayatannya mengandung dua perawi lemah]

Komentarku ( Mahrus ali ) :

Ia hadis lemah.

٣- القبرُ رَوضَةٌ من رياضِ الجنةِ، أو حُفرَةٌ من حُفَرِ النارِ

الراوي: أبو سعيد الخدري وأبو هريرة • السخاوي، المقاصد الحسنة (٣٥٩) • إسناده ضعيف • أخرجه الترمذي (٢٤٦٠) واللفظ له.

3. Kuburan itu bisa berupa taman dari taman-taman Surga, atau lubang dari lubang-lubang Neraka.

Diriwayatkan oleh: Abu Sa'id al-Khudri dan Abu Hurayrah • Al-Sakhawi, Al-Maqasid al-Hasanah (359) • Sanad periwayatannya lemah • Juga diriwayatkan oleh al-Tirmidhi (2460), dan redaksinya adalah redaksi beliau.

[عن سعيد بن جبير:] القبرُ روضَةٌ من رياضِ الجنَّةِ أو حفرةٌ من حُفَرِ النّارِ.

الشوكاني، الفوائد المجموعة (٢٦٩) • لم يصب من ذكره في الموضوعات فقد أخرجه الترمذي والطبراني وفي إسناده ضعف

[Dari Sa'id ibn Jubayr:] Kuburan itu adalah taman dari taman-taman Surga atau lubang dari lubang-lubang Neraka.

Al-Shawkani, Al-Fawa'id al-Majmu'ah (269) • Siapa pun yang memasukkannya ke dalam buku hadits palsu telah keliru, karena hadits ini diriwayatkan oleh al-Tirmidhi dan al-Tabarani, dan sanadnya lemah.

Jadi kuburan itu bukan kenikmatan atau tempat siksa an tapi kuburan itu tidak ada siksaan dan tidak ada kenikmatan, karena manusia di dalam kuburan adalah tidur seperti orang tidur tapi rohnya sudah dicabut sudah mati sebagaimana ayat

Ayat 15ثُمَّ إِنَّكُم بَعْدَ ذَٰلِكَ لَمَيِّتُونَ

Al mukminun

Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.

Bila manusia di kuburan mendapatkan kenikmatan , apakah kenikmatan itu berupa minuman lalu mereka minum atau berupa bidadari lalu mereka bertemu dengannya atau bersenang-senang dengannya atau kenikmatan lain ada kasurnya ada air yang dingin dan lain-lain.Bila berupa siksaan maka siksaan itu berupa apa, apakah api yang menyala atau cambuk dan lain-lain Ternyata yang benar di kuburan itu nggak ada kenikmatan dan tidak ada siksaan sebagaimana ayat sebagai berikut

52قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَن بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ

Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?". Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya). Yasin 51

Bersambung……………..