Masuk surge cukup baca kalimat tauhid di akhir hayatnya , benarkah ?
٤- من كان آخرُ كلامِه لا إله إلا اللهُ،
دخل الجنَّةَ
الراوي:
معاذ بن جبل • الألباني، صحيح الجامع (٦٤٧٩) • صحيح • أخرجه أبو داود (٣١١٦)
واللفظ له، وأحمد (٢4
. Barang siapa yang mengucapkan kata-kata terakhirnya "Tidak ada
Tuhan selain Allah," maka ia akan masuk Surga.
Diriwayatkan oleh: Mu'adz ibn Jabal • Al-Albani, Sahih al-Jami' (6479) •
Sahih • Diriwayatkan oleh Abu Dawud (3116) dan redaksinya adalah miliknya, dan
Ahmad (22034)٢٠٣٤)
ابن
العربي، عارضة الأحوذي (٢/٣٦٩) • ثابت صحيح من طرق كثيرة • أخرجه أبو داود (٣١١٦)
واللفظ له، وأحمد (٢٢٠٣٤) • شرح حديث مشابه
Ibn al-Arabi, 'Aridat al-Ahwadhi (2/369) • Otentik dan sahih menurut
banyak sanad • Diriwayatkan oleh Abu Dawud (3116), dan redaksi haditsnya miliknya, dan Ahmad (22034) • Penjelasan
hadits serupa
ابن
الملقن، تحفة المحتاج (١/٥٨١) • صحيح أو حسن [كما اشترط على نفسه في المقدمة] •
أخرجه أبو داود (٣١١٦) واللفظ له، وأحمد (٢٢٠٣٤) • شرح حديث مشابه
Ibn al-Mulaqqin, Tuhfat al-Muhtaj (1/581) • sahih atau baik [sebagaimana
yang beliau tetapkan dalam pendahuluan] • Diriwayatkan oleh Abu Dawud (3116),
dan redaksi haditsnya adalah miliknya, dan Ahmad (22034) • Penjelasan hadits
serupa
الألباني،
شرح الطحاوية (٧٨) • حسن أو صحيح • أخرجه أبو داود (٣١١٦) واللفظ له، وأحمد
(٢٢٠٣٤) • شرح حديث مشابه
Al-Albani, Syarh al-Tahawiyyah (78) • Hasan atau Sahih • Diriwayatkan
oleh Abu Dawud (3116) dan redaksi haditsnya sama dengan hadits Ahmad (22034) •
Penjelasan hadits serupa
محمد
جار الله الصعدي، النوافح العطرة (٤٠٠) • صحيح
Muhammad Jarallah Al-Sa'di, Al-Nawafih Al-'Atirah (400) • Sahih
لسبكي
(الابن)، فيض القدير (٦/ ٢٠٦) • صحيح • -
Al-Subki (putra), Fayd al-Qadir (6/206) • Sahih
السيوطي،
الجامع الصغير (٨٩٤٦) • صحيح
Al-Suyuti, Al-Jami’ Al-Saghir (8946) • Sahih
الحاكم
، المستدرك على الصحيحين (١٣١٧) • صحيح الإسناد
Al-Hakim, Al-Mustadrak 'ala al-Sahihayn (1317) • Rantai periwayatan yang
sahih
Komentarku ( Mahrus ali ) :
AL hakim hanya menyatakan
rantai sanadnya yang sahih bukan matannya atau redaksinya.
ابن
الملقن، البدر المنير (٥/١٨٨) • صحيح –
Ibnu al-Mulaqqin, al-Badr al-Munir (5/188) •
Shahih
الألباني،
هداية الرواة (١٥٦٤) • إسناده صحيح
Al-Albani, Hidayat al-Ruwat (1564) • Rantai periwayatannya sahih
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Al bani kadang menyatakan sanadnya saja yang sahih, kadang hasan kadang
sahih. Jadi belum ada kepastian, masih ragu.
شعيب
الأرنؤوط، تخريج شرح الطحاوية (٢٣) • سنده حسن
Shu'ayb al-Arna'ut, Takhrij Sharh al-Tahawiyyah (23) • Rantai sanadnya
hasan .
ابن
حجر العسقلاني، هداية الرواة (٢/١٨٨) • [حسن كما قال في المقدمة]
Ibnu Hajar al-Asqalani, Hidayat al-Ruwat (2/188) • [Hasan seperti yang
dikatakannya pada pendahuluan]
ابن
تيمية، مجموع الفتاوى (١٠/٢٢٧) • ثابت
Ibnu Taimiyah, Majmu' al-Fatawa (10/227) • Tsabit ( seperti sahih ).
ابن
القطان، فيض القدير (٦/ ٢٠٦) • [فيه] صالح بن أبي عريب لا يعرف حاله ولا يعرف من
روى عنه غير عبد الحميد
Ibn al-Qattan, Fayd al-Qadir (6/206) • [Kitab ini memuat] Salih ibn Abi
Urayb, yang statusnya tidak diketahui,( perawi yang tidak di kenal ) dan tidak
ada seorang pun selain Abd al-Hamid yang diketahui meriwayatkan darinya.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Hadis tsb sangat lemah sekalipun banyak ulama yang mensahihkan, sebab
ada perawi shalih bin Abi Urab yang tidak dikenal > perawi sedemikian ini
biasanya hadis tsb di katakan palsu. Apalagi dia juga perawi tunggalnya.
Hadisnya gharib dan tidak bisa dikatakan sahih tapi mungkar. Bukhari , Muslim ,
Imam Malik dan penduduk Madinah tidak tahu
tidak tahu hadis tsb.
Siapakah shalih bin Abi Uraib itu ?
صالح
بن أبي عريب قليب بن حرمل الحضرمي
الحياة
والتاريخ
الميلاد:
غير
معروف
الوفاة:
غير
معروف
الفترة:
بين
٢٠ هـ (٦٤٠م) و ١٢٠ هـ (٧٣٧م)
الأماكن
أماكن
الإقامة:
حضرموت,
اليمن
Salih ibn Abi Urayb Qulayb ibn Harmal al-Hadrami
Kehidupan dan Sejarah
Kelahiran:
Tidak diketahui
Kematian:
Tidak diketahui
Periode:
Antara 20 H (640 M) dan 120 H (737 M)
Tempat
Tempat Tinggal:
Hadramawt, Yaman
Sekitar seratus tahun hijriyah tida ada yang mengerti hadis tsb kecuali
satu orang itu. Penduduk Madinah saja tidak ada yang tahu .
Bila kita percaya pada hadis tersebut maka kita akan bertentangan dengan
ayat yang menerangkan bahwa Firaun itu akhir hayatnya membaca kalimat
lailahaillallah tapi dia masih dikatakan kafir
وَجَاوَزْنَا
بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا
وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ
إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh
Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka);
hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya
percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil,
dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". Dan Kami
memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan
bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila
Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa
tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya
termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".
آلْآنَ
وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ
وَكُنتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ
Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah
durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat
kerusakan. 90 -91 Yunus
Firaun saja sudah menyatakan kalimat tauhid dan sudah menyatakan muslim, namun tidak
diterima oleh Allah, bila kita menyatakan orang yang akhir hayatnya membaca kalimat tauhid maka
masuk surga padahal orang tersebut mungkin sekali sebelumnya tidak salat tidak
zakat dan tidak menjalankan kebaikan sama sekali, namun cukup membaca kalimat
tauhid dalam akhir hayatnya. lalu dimasukkan ke surga ini sangat bertentangan
dengan banyak ayat . Apalagi surga itu untuk orang-orang yang bertakwa , bukan
orang yang waktu hidupnya bejat rusak moralnya dan tidak pernah menjalankan
kebaikan lalu dimasukkan surga karena diakhiri dengan kalimat tauhid waktu akan
meninggal
Ada toko ahli bidah yang menyatakan walaupun banyak kalangan NU itu
menjalankan kebidanan tapi akhir hayatnya membaca kalimat tauhid dan jelas
surge. Ada yang mengatakan kamu jangan menghina atau meremehkan kepada
orang-orang yang bertahlilan mereka itu ketika akan meninggal dunia membaca
kalimat tauhid walaupun tidak salat, tapi kalau akhir hayatnya membaca kalimat
tauhid itu menurut mereka akan dimasukkan ke surge. Itu adalah kesalahan dan
tidak benar berbahaya bukan menyelamatkan
Bersambung
…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan