Senin, Juli 06, 2026

Masuk surge cukup baca kalimat tauhid di akhir hayatnya , benarkah ?

 

Masuk surge cukup baca kalimat tauhid di akhir hayatnya , benarkah ?

٤- من كان آخرُ كلامِه لا إله إلا اللهُ، دخل الجنَّةَ

الراوي: معاذ بن جبل • الألباني، صحيح الجامع (٦٤٧٩) • صحيح • أخرجه أبو داود (٣١١٦) واللفظ له، وأحمد (٢4

. Barang siapa yang mengucapkan kata-kata terakhirnya "Tidak ada Tuhan selain Allah," maka ia akan masuk Surga.

Diriwayatkan oleh: Mu'adz ibn Jabal • Al-Albani, Sahih al-Jami' (6479) • Sahih • Diriwayatkan oleh Abu Dawud (3116) dan redaksinya adalah miliknya, dan Ahmad (22034)٢٠٣٤)

ابن العربي، عارضة الأحوذي (٢/٣٦٩) • ثابت صحيح من طرق كثيرة • أخرجه أبو داود (٣١١٦) واللفظ له، وأحمد (٢٢٠٣٤) • شرح حديث مشابه

Ibn al-Arabi, 'Aridat al-Ahwadhi (2/369) • Otentik dan sahih menurut banyak sanad • Diriwayatkan oleh Abu Dawud (3116), dan redaksi haditsnya  miliknya, dan Ahmad (22034) • Penjelasan hadits serupa

 

ابن الملقن، تحفة المحتاج (١/٥٨١) • صحيح أو حسن [كما اشترط على نفسه في المقدمة] • أخرجه أبو داود (٣١١٦) واللفظ له، وأحمد (٢٢٠٣٤) • شرح حديث مشابه

Ibn al-Mulaqqin, Tuhfat al-Muhtaj (1/581) • sahih atau baik [sebagaimana yang beliau tetapkan dalam pendahuluan] • Diriwayatkan oleh Abu Dawud (3116), dan redaksi haditsnya adalah miliknya, dan Ahmad (22034) • Penjelasan hadits serupa

الألباني، شرح الطحاوية (٧٨) • حسن أو صحيح • أخرجه أبو داود (٣١١٦) واللفظ له، وأحمد (٢٢٠٣٤) • شرح حديث مشابه

Al-Albani, Syarh al-Tahawiyyah (78) • Hasan atau Sahih • Diriwayatkan oleh Abu Dawud (3116) dan redaksi haditsnya sama dengan hadits Ahmad (22034) • Penjelasan hadits serupa

محمد جار الله الصعدي، النوافح العطرة (٤٠٠) • صحيح

Muhammad Jarallah Al-Sa'di, Al-Nawafih Al-'Atirah (400) • Sahih

لسبكي (الابن)، فيض القدير (٦/ ٢٠٦) • صحيح • -

Al-Subki (putra), Fayd al-Qadir (6/206) • Sahih

السيوطي، الجامع الصغير (٨٩٤٦) • صحيح

Al-Suyuti, Al-Jami’ Al-Saghir (8946) • Sahih

الحاكم ، المستدرك على الصحيحين (١٣١٧) • صحيح الإسناد

Al-Hakim, Al-Mustadrak 'ala al-Sahihayn (1317) • Rantai periwayatan yang sahih

 

Komentarku ( Mahrus ali ) :

   AL hakim hanya menyatakan rantai sanadnya yang sahih bukan matannya atau redaksinya.

 

ابن الملقن، البدر المنير (٥/١٨٨) • صحيح

Ibnu al-Mulaqqin, al-Badr al-Munir (5/188) •

Shahih

 

الألباني، هداية الرواة (١٥٦٤) • إسناده صحيح

Al-Albani, Hidayat al-Ruwat (1564) • Rantai periwayatannya sahih

 Komentarku ( Mahrus ali ) :

Al bani kadang menyatakan sanadnya saja yang sahih, kadang hasan kadang sahih. Jadi belum ada kepastian, masih ragu.

شعيب الأرنؤوط، تخريج شرح الطحاوية (٢٣) • سنده حسن

Shu'ayb al-Arna'ut, Takhrij Sharh al-Tahawiyyah (23) • Rantai sanadnya hasan .

ابن حجر العسقلاني، هداية الرواة (٢/١٨٨) • [حسن كما قال في المقدمة]

Ibnu Hajar al-Asqalani, Hidayat al-Ruwat (2/188) • [Hasan seperti yang dikatakannya pada pendahuluan]

ابن تيمية، مجموع الفتاوى (١٠/٢٢٧) • ثابت

Ibnu Taimiyah, Majmu' al-Fatawa (10/227) • Tsabit ( seperti sahih ).

ابن القطان، فيض القدير (٦/ ٢٠٦) • [فيه] صالح بن أبي عريب لا يعرف حاله ولا يعرف من روى عنه غير عبد الحميد

Ibn al-Qattan, Fayd al-Qadir (6/206) • [Kitab ini memuat] Salih ibn Abi Urayb, yang statusnya tidak diketahui,( perawi yang tidak di kenal ) dan tidak ada seorang pun selain Abd al-Hamid yang diketahui meriwayatkan darinya.

Komentarku ( Mahrus ali ) :

Hadis tsb sangat lemah sekalipun banyak ulama yang mensahihkan, sebab ada perawi shalih bin Abi Urab yang tidak dikenal > perawi sedemikian ini biasanya hadis tsb di katakan palsu. Apalagi dia juga perawi tunggalnya. Hadisnya gharib dan tidak bisa dikatakan sahih tapi mungkar. Bukhari , Muslim , Imam Malik dan penduduk Madinah tidak tahu  tidak tahu hadis tsb.

Siapakah shalih bin Abi Uraib itu ?

صالح بن أبي عريب قليب بن حرمل الحضرمي

الحياة والتاريخ

الميلاد:

غير معروف

الوفاة:

غير معروف

الفترة:

بين ٢٠ هـ (٦٤٠م) و ١٢٠ هـ (٧٣٧م)

 

الأماكن

أماكن الإقامة:

حضرموت, اليمن

Salih ibn Abi Urayb Qulayb ibn Harmal al-Hadrami

Kehidupan dan Sejarah

Kelahiran:

Tidak diketahui

Kematian:

Tidak diketahui

Periode:

Antara 20 H (640 M) dan 120 H (737 M)

Tempat

Tempat Tinggal:

Hadramawt, Yaman

Sekitar seratus tahun hijriyah tida ada yang mengerti hadis tsb kecuali satu orang itu. Penduduk Madinah saja tidak ada yang tahu .

Bila kita percaya pada hadis tersebut maka kita akan bertentangan dengan ayat yang menerangkan bahwa Firaun itu akhir hayatnya membaca kalimat lailahaillallah tapi dia masih dikatakan kafir

وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".

آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ

 وَكُنتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.  90 -91 Yunus

 

Firaun saja sudah menyatakan kalimat tauhid  dan sudah menyatakan muslim, namun tidak diterima oleh Allah, bila kita menyatakan orang yang  akhir hayatnya membaca kalimat tauhid maka masuk surga padahal orang tersebut mungkin sekali sebelumnya tidak salat tidak zakat dan tidak menjalankan kebaikan sama sekali, namun cukup membaca kalimat tauhid dalam akhir hayatnya. lalu dimasukkan ke surga ini sangat bertentangan dengan banyak ayat . Apalagi surga itu untuk orang-orang yang bertakwa , bukan orang yang waktu hidupnya bejat rusak moralnya dan tidak pernah menjalankan kebaikan lalu dimasukkan surga karena diakhiri dengan kalimat tauhid waktu akan meninggal

Ada toko ahli bidah yang menyatakan walaupun banyak kalangan NU itu menjalankan kebidanan tapi akhir hayatnya membaca kalimat tauhid dan jelas surge. Ada yang mengatakan kamu jangan menghina atau meremehkan kepada orang-orang yang bertahlilan mereka itu ketika akan meninggal dunia membaca kalimat tauhid walaupun tidak salat, tapi kalau akhir hayatnya membaca kalimat tauhid itu menurut mereka akan dimasukkan ke surge. Itu adalah kesalahan dan tidak benar berbahaya bukan menyelamatkan

Bersambung …

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan