Jumat, Oktober 23, 2026

Ajaran Allah vs ajaran manusia

 

 Ajaran Allah vs ajaran manusia

ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِّنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

  Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.  18 Jatsiyah 

 ثُمَّ جَعَلْنَاكَ -أَيُّهَا الرَّسُولُ- عَلَى

 مِنْهَاجِ وَاضِح مِنْ أَمْرِ الدِّينِ، فَاتُّبِع الشَّرِيعَةً الَّتِي جَعَلْنَاك عَلَيْهَا، وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الْجَاهِلِين بِشَرْعِ اللَّهِ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ الْحَقَّ. وَفِي الْايَةِ دَلَالَةٌ عَظِيمَةٌ عَلَى كَمَالِ هَذَا الدَّيْنِ وَشَرَفِه، وَوُجُوبِ الِانْقِيَادِ لِحُكْمِه، وَعَدَمِ الْمَيْلِ إلَى أَهْوَاء الْكَفَرَة وَالْمُلْحِدِين

.

Kemudian Kami telah menempatkanmu, [wahai Rasul], di jalan agama yang jelas. Maka ikutilah hukum yang telah Kami tetapkan untukmu, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui hukum Allah dan tidak mengetahui kebenaran. Ayat ini merupakan indikasi yang kuat tentang kesempurnaan dan kemuliaan agama ini, kewajiban untuk tunduk pada hukum-hukumnya, dan larangan untuk condong kepada hawa nafsu orang-orang kafir dan ateis.

Ayat 18 Gracia tersebut menunjukkan bahwa ajaran islam itu dari Allah bukan dari manusia bukan dari jin dan bukan dari setan . Karena itu Allah memerintah kepada nabi untuk mengikuti syariat tersebut , tidak boleh membikin sendiri tapi ikutilah ajaran  dari Allah tersebut dan ada larangan mengikuti ajaran  hawa nafsu orang-orang bodoh. Maksudnya ikutilah ajaran dari Allah ini jangan mengikuti kebidahan yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, orang-orang yang tidak berilmu atau berilmu tapi ilmunya salah, bukan ilmu yang benar tapi menyesatkan.  Ayat ini juga menganjurkan kita untuk berpegangan kepada ajaran Allah dan menghindari kebidahan ,  jangan sampai diikuti tapi tinggalkan saja kebidanan itu. Seba kebidahan bukan dari orang yang berilmu tapi dari orang-orang bodoh.

إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ

Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?"

Al an`am 50

Maka dari itu cerita-cerita yang bertentangan dengan Alquran . Jangan dipercaya sebab nabi tidak mengatakan seperti itu . Apa yang dikatakan oleh nabi itu hanya mengikuti Wahyu. maksudnya cocok dengan ayat . Banyak hadis-hadis yang menentang Alquran itu harus ditinggalkan karena itu bikinan orang, bukan dari nabi dan bukan ajarannya.

Saya  mendengar perkataan pimpinan pondok pesantren Gontor kyai haji Abdullah Sahal yang menyatakan santri Gontor yang dari rumah nu maka kembali ke rumah akan tetap menjadi NU dan  yang asalnya dari rumah Muhammadiyah maka akan kembali ke desanya menjadi Muhammadiyah. Juga 4 menantu saya itu orang-orang NU semua. Perkataan sedemikian ini berarti ajaran Gontor ini tidak murni cocok dengan ajaran Allah tapi dicampur dengan ajaran-ajaran manusia atau  populernya dikatakan ajaran kebidahan dan Sunnah.

 

 

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan