Meluruskan Ritual-ritual Ahli Bid'ah yang dianggap Sunnah. Menggugat sholawat dan dzikir syirik. Menyampaikan pengkajian hadis secara jujur dan ilmiyah Pergilah ke blog ke II : www.mantankyainu2.blogspot.com
Tampilkan postingan dengan label Nabi Isa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nabi Isa. Tampilkan semua postingan
Minggu, Desember 08, 2019
Selasa, Desember 03, 2019
Sabtu, Juli 06, 2019
Kamis, Juli 04, 2019
Selasa, Mei 09, 2017
Kisah hoax turunnya nabi Isa fase ke 18
Kisah hoax turunnya nabi Isa fase ke 18
Turunnya Nabi ‘Isa Alaihissallam memberikan hikmah yang besar, di antaranya:
1. Membantah Yahudi yang beranggapan bahwa mereka telah membunuh ‘Isa Alaihissallam. Padahal Nabi ‘Isa-lah yang akan membunuh pimpinan mereka yaitu Dajjal.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ttg anggapan Yahudi bahwa mrk bunuh Nabi Isa itu cukup di jawab dg ayat al quran yg menyatakan bahwa mrk tdk bunuh Isa , liht ayat
وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۚ
“,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka.” [An-Nisaa’: 157-158]
Jadi cukup dg di jawab itu tdk perlu Nabi Isa di turunkan ke bumi atau Nabi lainnya di bangukan dr kuburannya untuk menyatakan hal tsb.
Karena Nabi Isa tdk diturunkan, mk tdk bunuh dajjal , dan dajjal sendiri adalah misteri dan kisahnya hoax sbgmn kisah dan keterangan yg lalu.
Sbgmn nabi – nabi yg lain tdk di keluarkan dari kuburannya mk nabi Isa pun tdk di turunkan setelah di angkat dlm keada an wafat bukan dlm keadaan hidup.
Yahudi dulu yg percaya nabi Isa di bunuh atau kristiani dulu yg percaya nabi Isa di salib cukup di jwb dg pernyataan Allah dlm kitab suciNya di ayat Nisa` 157. Bukan dg nabi Isa di turunkan kelak . Sbb mrk tdk melihat itu , mrk jg sdh meninggal dunia dan tdk tahu dg mata sendiri Nabi Isa di turunkan.
Nabi Isa diturunkan lg tdk bijak setelah adanya jawaban dr al quran .
Anda menyatakan:
2. Sesungguhnya Nabi ‘Isa Alaihissallam mendapatkan di dalam Injil tentang keutamaan ummat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam (Al-Fat-h: 29). Dan beliau berdo’a agar dimasukkan di antara mereka (ummat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam), lalu Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabulkan do’a beliau ketika beliau turun pada akhir zaman, dan beliau menjadi mujaddid (pembaharu) agama Islam.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Sayang anda tdk menunjukkan refrensi atau sandarannya ttg nabi Isa ingin menjadi umat Muhammad. Jadi kami anggap perkataan tsb tdk valid. Bgmn kita percaya keterangan tanpa landasan ?
Anda menyatakan:
3. Bahwa turunnya Nabi ‘Isa Alaihissallam dari langit untuk dimakamkan di bumi, karena tidak ada makhluk dari tanah yang mati di selainnya.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Argumentasi itu akal – akalan sj. Bila Allah telah menyatakan mewafatkan lalu mengangkat Nabi Isa - ya sudah sami`na wa tha`na ……………………….. Tdk usah di nyatakan Nabi Isa yg di angkat hrs di turunkan dan di kubur di bumi.
Anda menyatakan :
4. Turunnya Nabi ‘Isa Alaihissallam membongkar kebohongan Nashrani, menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus upeti.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ttg kedustaan Nasrani cukup di jwb dg ayat kitab suci dr Allah tdk usah Nabi Isa diturunkan . Ayatnya sbb:
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلاَّ إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
Untuk membunuh babi , mk bisa kita katakan berkali – kali bahwa para nabi dulu tdk ada yg di perintahkan untuk membunuh babi. Bgt juga nabi Isa sendiri ketika hidup dikalangan kaumnya.
Ini ket sy yg lalu ;
Tentang para nabi tdk diperintahkan untuk bantai babi dan menghapus jizyah yg di tetapkan dlm al quran, keterangannya sdh lalu . Makanya di sini tdk perlu di jlskan lagi ttg kelemahan dan kekeliruan masalah tsb.
Untuk lebih detilnya klik disini:
http://mantankyainu2.blogspot.co.id/…/fase-ke-3-kisah-hoax-…
Anda menyatakan lg :
5. Beliau memiliki keistimewaan yang khusus, karena jarak antara Dia dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat dekat dan tidak ada Nabi lain yang memisahkan antara Nabi ‘Isa Alaihissallam dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Salah total , sbb antara nabi Isa dan Nabi Muhammad ada beberapa Rasul sbgmn keterangan kemarin sbb:
Lihat ayat surat Yasin 13 – 20 .
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Tiga utusan tsb di utus oleh Allah setelah Nabi Isa dan sebelum Nabi Muhammad SAW.
أيسر التفاسير للجزائري (4/ 369)
ذ جاءها المرسلون: أي رسل عيسى عليه السلام.
فعززنا بثالث: أي قوينا أمر الرسولين ودعوتهما برسول ثالث وهو حبيب النجار.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Menurut Tafsir aisarut tafasir di katakan bahwa utusan itu adalah utusan Nabi Isa.
Sy katakan : Bila pendapat itu di ikuti akan bertentangan dg ayat ini :
إذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ
( 14 ) (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu
Ayat itu menunjukkan Allah yg ngutus mereka, bukan Nabi Isa as. Dan Allah jg yg menguatkan dg utusan yg ketiga. Dan mrk jg menyatakan bahwa kami ini sbg utusan Allah pdmu .
Anda menyatakan :
6. Nabi ‘Isa Alaihissallam berhukum dengan syari’at Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjadi pengikut Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau turun tidak membawa syari’at yang baru, karena agama Islam penutup segala agama dan Nabi ‘Isa Alaihissallam menjadi hakim ummat ini, karena tidak ada Nabi setelah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Nabi Isa turun tdk sbg nabi, jg tdk sbg Rasul. Sbb tdk ada Rasul setelah Nabi Muhammad SAW . Lalu sbg apa ?
Bila hanya sbg hakim , mk para mujaddid dan para da`I yg lain sdh cukup berfungsi sbg penegak hukum Allah .
Anda menyatakan :
7. Zamannya Nabi ‘Isa Alaihissallam adalah zaman yang penuh ketenangan, keamanan dan keselamatan. Allah mengirimkan hujan yang deras, menjadikan bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Harta berlimpah serta dihilangkan sifat-sifat iri, benci, dan dengki.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Tiada dalil yg sahih slm masalah itu . apalagi itu masalah gaib dan akan menyalahi ayat :
إِنَّ اللهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي اْلأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوْتُ إِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Luqman: 34)
Anda menyatakan :
8. Lamanya Nabi ‘Isa Alaihissallam tinggal di bumi adalah selama 40 tahun. [11]
Dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Hibban, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
فَيَمْكُثُ فِي اْلأَرْضِ أَرْبَعِيْنَ سَنَةً إِمَامًا عَدْلاً وَحَكَماً مُقْسِطًا.
“Beliau tinggal di bumi selama 40 tahun sebagai imam yang adil dan hakim yang bijaksana.” [12]
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Hadisnya munkar sbgmn kajian yg lalu :
Hadis tsb dimnpun anda jumpai atau kapanpun hanya dr satu orang yaitu Qatadah – penduduk Basrah
Sekitar 90 tahun hijriyah setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam wafat hanya Qatadah yg tahu hadis di atas . Ribuan tabiin tdk phm hadis itu sampai mati. Hadis itu masih di anggap nyeleneh pd saat itu . bukan saat kini.
Buktinya hanya satu orang yg tahu. Hadis sedemikian ini di katakan hadis munkar. Bila tdk bgt mesti ada yg meriwayatkan selain Qatadah. Realitanya tdk ada.
Jg bertentangan dg hadis ini yg katanya sahih .
فَيَبْعَثُ اللَّهُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ كَأَنَّهُ عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ فَيَطْلُبُهُ فَيُهْلِكُهُ ثُمَّ يَمْكُثُ النَّاسُ سَبْعَ سِنِينَ لَيْسَ بَيْنَ اثْنَيْنِ عَدَاوَةٌ
Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas'ud, ia mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu manusia tinggal selama tujuh tahun, tidak permusuhan diantara dua orang pun.
KITAB MUSLIM HADIST NO – 5233
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Intinya hadis itu hanya dr Syu`bah sj , bukan orang lain.
Hadis sahih riwayat Abu Dawud HADIST NO – 3766 menyatakan Isa as bertempat di bumi empat puluh tahun . Tp disini riwayat Muslim di katakana tujuh tahun . Ber arti terjadi kontradiksi makna hadis. Mana yg di benarkan dan mn yg di salahkan. Dlm hal ini, ahli hadis menyatakan Idhtirab – indikasi lemah bukan sahih sbgmn kaidah yg berlaku dikalangan mrk sendiri sbb:
وَذُو اخْتِلاَفِ سَنَدٍ أَوْ مَتْنٍ مُضْطَرِبٌ عِنْدَ أُهَيْلِ اْلفَنِ
Kekacauan sanad atau redaksi termasuk mudhtharib menurut ahli mustholah hadis
Minggu, April 23, 2017
Kisah hoax turunnya Nabi Isa asa , fase ke 16
Kisah hoax turunnya Nabi Isa asa , fase ke 16
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas menulis :
2. Firman Allah Azza wa Jalla:
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ
مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِنْ شُبِّهَ
لَهُمْ ۚ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ ۚ مَا لَهُمْ
بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا بَلْ
رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
“Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh
al-Masih, ‘Isa putera Maryam, Rasul Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya
dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang
diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih
paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang
dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali
mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh
itu adalah ‘Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya.
Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” [An-Nisaa’: 157-158]
Allah mengangkat Nabi ‘Isa Alaihissallam dalam keadaan hidup
dengan ruh dan jasadnya, ayat di atas sebagai dalil untuk membantah orang-orang
Yahudi yang menyangka ‘Isa dibunuh dan disalib. Kalau yang diangkat ruhnya saja,
maka apa bedanya Nabi ‘Isa dengan Nabi-nabi yang lainnya, bahkan juga kaum
Mukminin, semua ruhnya diangkat Allah sesudah wafat! Jadi, tidak beda antara
Nabi ‘Isa dengan yang lainnya? Lantas apa manfaat penyebutan diangkat ke langit,
kalau bukan yang diangkat ruh dan jasadnya?! [5]
Sumber: https://almanhaj.or.id/3215-turunnya-nabi-isa-alaihissallam…
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Sy fokus untuk mengkritisi tulisan Al-Ustadz Yazid bin Abdul
Qadir Jawas “ Allah mengangkat Nabi ‘Isa Alaihissallam dalam keadaan hidup
dengan ruh dan jasadnya”
Sy menyatakan : “ Yg benar adalah Nabi Isa di angkat dlm
keadaan mati bukan hidup dan tdk turun ke bumi setelah di angkat. Tdk ada
keterangan dr al quran yg menyatakan nabi Isa di turunkan setelah diangkat.
Dg ayat : Nisa` 157 – 158. 9 yahudi tdk bunuh Isa dan Nabi
Isa di angkat ) , Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas menyatakan Nabi Isa
masih hidup.
Yahudi tdk bunuh Nabi Isa , apakah pasti Nabi Isa tdk di
matikan oleh Allah? . Yahudi tdk bunuh Isa, tdk hrs Nabi Isa hidup. Sbb
keterangan ayat lain , Nabi Isa di wafatkan oleh Allah sbgmn ayat sbb:
إِذْ قَالَ اللهُ يَاعِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ
وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا
“ Ketika Allah berkata, ‘Wahai Isa, Aku mematikan kamu, dan
menaikkan kamu kepada-Ku, dan Aku membersihkan kamu daripada orang-orang yang
tidak percaya …..’” (3:55)
Kalimat : inni mutawwwfika waroofiuka ilayya
Sesungguhnya Aku mematikan kamu, dan menaikkan kamu kepada-Ku,
Menurut Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas nabi Isa di
angkat dlm keadaan hidup.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Bila hidup di langit , mk akan bertentangan dg ayat ini:
قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا
تُخْرَجُونَ
Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi
itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. Al a`raf 25 .
Ayat itu menyatakan bahwa manusia termasuk Nabi Isa hanya
bisa hidup di bumi, tdk akan hidup di langit .
Hidup manusia itu hanya di bumi dan tdk bisa hidup dilangit .
Sbb kebutuhan hidup manusia di langit tdk ada . Di bumilah letak kebutuhan
hidup manusia
Bila kita percaya bahwa Nabi Isa hidup di langit , mk kita
ini gak phm ayat itu al a`raf 25 dan bila kita phm tp masih nyatakan Nabi Isa
hidup dilangit, mk kita sama dg ingkar ayat itu. Dan ini kekufuran yg nyata
bukan samar lg , karena ingkarul ayat .
Nabi Isa hidup di langit , kpn matinya.
Apakah Nabi Isa hidup di langit tdk butuh mkn , minum, berak
dan kencing sbg kebutuhan asasi manusia hidup? Di langit tdk ada makanan dan
minuman untuk kehidupan manusia .
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas menyatakan lg :
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah -setelah menafsirkan ayat
ini- kemudian membawakan beberapa hadits tentang turunnya Nabi ‘Isa
Alaihissallam. Beliau rahimahullah berkata: “Inilah hadits-hadits mutawatir
yang berasal dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan
dari para Sahabat, seperti Abu Hurairah, Ibnu Mas’ud, ‘Utsman bin Abil ‘Ash, Abu
Umamah, an-Nawwas bin Sam’an, ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, Mujammi’ bin Jariyah,
Abu Syuraikah dan Hudzaifah bin Usaid Radhiyallahu anhum. Di dalam hadits-hadits
ini mengandung petunjuk tentang sifat-sifat turunnya, juga tempatnya, yaitu ia
akan turun di Syam (Syiria) tepatnya di Damaskus pada menara timur dan terjadi
ketika akan didirikan shalat Shubuh. [6]
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Klaim mutawatir tdk valid, tanpa bukti, tdk obyektiv. Buktikan
satu hadis sj ttg turunnya nabi Isa yg mutawatir. Tdk ada yg mutawatir . Lalu
Ibn Katsir mencontohkan hadis Abu Hurairah yg pernah kita kaji dulu . Yaitu
hadis yg menjelaskan Nabi Isa akan membantai babi . Komenntar sy dulu bgini.
Intinya hadis tsb di sahihkan oleh al albani .
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Hadis tsb sdh di kaji dg detil ttg kelemahannya dan
kemunkarannya . Sy kutipkan sedikit sbb:
Intinya hadis ttg Nabi Isa as turun ke bumi hanya dr Abu
Hurairah ra . Ribuan sahabat sampai mati tdk kenal hadis ini . Boleh lihat
dilink ini :
http://library.islamweb.net/hadith/hadithServices.php…
Hadis sedemikian ini namanya hadis munkar .
Kata Ibnu Hajar.
http://shamela.ws/browse.php/book-8681/page-31
فقد قسم الحافظ ابن حجر في (نخبة الفكر) الحديث الغريب
إلى نوعين اثنين:
أحدهما: الفرد المطلق، وهو ما كانت الغرابة فيه في أصل
السند.
والآخر: الفرد النسبي، وهو كانت الغرابة فيه في غير أصل
السند.
Intinya bila yg tafarrud / tunggal itu perawi dr kalangan
sahabat, mk dikatakan fard mutlak .
Bila yg tafarrud bukan dr sahabat mk dikatakan fard nisbi. (
yakni tdk mutlak ). Kata Ibn Hajar.
http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=57183
jadi hadis tsb ttp dikatakan hadis gharib. Bukan mashur. Dan
kebanyakan hadis gharib adalah lemah.
Untuk lebih mendetilnya , silahkan klik link ini:
http://mantankyainu2.blogspot.co.id/…/fase-ke-3-kisah-hoax-…
Bila ada yg mutawatir buktikan dr sg sanad dan matan.
Bila hadis turunnya nabi Isa itu dibenarkan mk akan nyalahi
banyak ayat sbgmn keterangan yg lalu.
Nabi Isa hidup di langit sampai sekarang itu menyalahi
sunnatullah , dimn blm ada sejarah manusia yg hidup bgt panjang usianya sampai
sekarang bahkan sampai hari kiamat.
سُنَّةَ اللَّهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلُ وَلَنْ
تَجِدَ لِسُنَّةِ اللَّهِ تَبْدِيلًا(23)
Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu
sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.
Untuk nabi Nuh berumur panjang ada keterangannya dlm al
quran . Bgt jg ashabul kahfi .
و أيضاً يؤكد القرآن الكريم خبر وفاته في عصره من خلال
تصوير مشهد من مشاهد يوم القيامه , أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
" وَإِذْ قَالَ اللّهُ يَا
عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنتَ قُلتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ
إِلَـهَيْنِ مِن دُونِ اللّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا
لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِن كُنتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي
نَفْسِي وَلاَ أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ "
(المائدة، 116)
من المعروف أن إنحراف بني إسرائيل عن جادة الحق حدثت بعد
فتره وجيزه من وفاته عليه الصلاة السلام و بعد ذلك تطور بهم الأمر إلى أن ألهوه هو
و والدته مريم عليها السلام و ظهرت ما باتت تعرف بعقيدة التثليث ...... و الدليل
على ذلك هو أننى الآن و أنا أكتب هذه الكلمات على لوحة المفاتيح لم يبلغني بعد نبأ
نزول السيد المسيح عليه السلام و لكني متيقين تماماً أن أتباع الديانه المسيحيه
الآن و منذ حوالي ألفي عام أشركوا بالله و يألهون سيدنا عيسى و والدته ......
Intinya sbg dalil bahwa nabi Isa as sdh meninggal sjk di
angkat adalah ayat sbb:
وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنتَ
قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَٰهَيْنِ مِن دُونِ اللَّهِ ۖ قَالَ
سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ ۚ إِن كُنتُ
قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ ۚ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي
نَفْسِكَ ۚ إِنَّكَ أَنتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera
Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku
dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah
patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah
mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku
tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Al maidah 116
INgat Banu Israil menyimpang setelah nabi Isa as wafat, penyimpangan
dan menganggap Nabi Isa sbg Tuhan itu terjadi dulu sampai sekarang walau Nabi
Isa blm turun. Ber arti ayat itu menunjukkan bahwa Isa sdh meninggal dunia . Dan
tentu tdk akan turun. Sbb anggapan Isa sbg tuhan telah terjadi sblm Nabi Isa
turun.
Bila di katakana bahwa penyimpangan itu stlh Isa turun , mk
menyalahi realita.
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg turunnya
Nabi Isa , penuh persaudaraan di dua grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
KIsah hoax turunnya Nabi Isa , fase ke 15
Kisah hoax turunnya Isa as , fase ke 15
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas menulis sbb:
Dalil dari Al-Qur-an al-Karim:
1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ
وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ
اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ
إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai ‘Isa, sesungguhnya
Aku akan menyampaikanmu kepada akhir ajalmu dan mengangkatmu kepada-Ku serta
membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang
mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian
hanya kepada Aku-lah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal
yang selalu kamu ber-selisih padanya.’” [Ali ‘Imran: 55]
Menurut Qatadah dan ulama lainnya: “Ini merupakan bentuk
kalimat dalam bentuk muqaddam dan muakhkhar (yaitu bentuk kalimat yang
mendahulukan apa yang seharusnya ada di akhir, dan mengakhirkan apa yang
seharusnya didahulukan). Kedudukan sebenarnya adalah ( إِنِّيْ رَافِعُكَ إِلَيَّ وَ مُتَوَفِّيْكَ) “Yakni Aku
mengangkatmu kepada-Ku dan mewafatkanmu.”
Dan mayoritas ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan
kematian tersebut adalah tidur, sebagaimana firman-Nya ( وَهُوَ الَّذِيْ يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ ) “Dan Dia-lah yang
menidurkan kalian di malam hari.” [Al-An’aam: 60]
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, (اللهُ يَتَوَفَّى اْلأَنْفُسَ حِيْنَ مَوْتِهَا وَالَّتِيْ لَمْ تَمُتْ
فِيْ مَنَامِهَا ) “Allah yang memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (meme-gang)
jiwa (orang) yang belum mati pada waktu tidurnya.” [Az-Zumar: 42]
Sumber: https://almanhaj.or.id/3215-turunnya-nabi-isa-alaihissallam…
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Kalimat : inni mutawwwfika waroofiuka ilayya
Sesungguhnya Aku mematikan kamu, dan menaikkan kamu kepada-Ku,
Tdk boleh di artikan : Sesungguhnya Aku menidurkan kamu, dan
menaikkan kamu kepada-Ku,
Mengapa bgt.
Sbb arti mutawaffik adalah mematikanmu bukan menidurkanmu.
Kalimat mutawaffika di artikan menidurkanmu adalah arti
takwil. Bukan arti aslinya.
Kalau menurut ayat itu meninggalnya Nabi Isa as adalah
ketika akan di angkat .
Tidak bisa di samakan dg ayat al an`am 60 sbb:
وَهُوَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُم بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا
جَرَحْتُم بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَىٰ أَجَلٌ مُّسَمًّى ۖ
ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia
mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu
pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian
kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu
kamu kerjakan.
Kalimat yatawaffakum billaili , harus di artikan Allah
menidurkanmu di waktu malam , tdk boleh di artikan Allah mematikanmu .
Mengapa demikian .
Sbb ada kalimat : kemudian Dia membangunkan kamu pada siang
hari.
Bila di artikan Allah mematikanmu di malam hari , …………………………
kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari ………………….., mk tdk cocok .
Takwil sedemikian ada alasan yg tepat. Yaitu ada kalimat : kemudian
Dia membangunkan kamu pada siang hari.
BIla di artikan Allah mematikanmu di malam hari …………… dan
Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan
kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan,
Arti tsb jls salah tdk samar lg .
Berlainan dengan ayat ali imran 55 tadi :
Ketika Allah berkata, ‘Wahai Isa, Aku mematikan kamu, dan
menaikkan kamu kepada-Ku, dan Aku membersihkan kamu daripada orang-orang yang
tidak percaya
BIla di artikan : Ketika Allah berkata, ‘Wahai Isa, Aku
menidurkanmu, dan menaikkan kamu kepada-Ku, dan Aku membersihkan kamu daripada
orang-orang yang tidak percaya
Bila di artikan bgt apa alasannya , jls tdk ada.
MUngkin orang bilang agar di sesuaikan dg hadis akan
turunnya Nabi Isa.
Saya katakana: Hadis turunnya nabi Isa itu hadis yg munkar
dan termasuk tebak masalah gaib yg bukan kapasitas Rasulullah shallallahu
alaihi wasallam untuk menerangkan masalah gaib. Masalah gaib itu hrs dijlskan
sendiri oleh Allah dlm al quran bukan dg hadis munkar gitu spt ayat :
تِلْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهَا إِلَيْكَ مَا
كُنْتَ تَعْلَمُهَا أَنْتَ وَلَا قَوْمُكَ مِنْ قَبْلِ هَذَا فَاصْبِرْ إِنَّ
الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ
Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang
ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya
dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan
yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
Abu ali berkata :
كلمة (الوفاة ) إذا أطلقت مجردة فلا تعني إلا انفصال
الروح عن الجسد
أما إذا أريد بها النوم فإن كلمة الوفاة لا تأتي مجردة
وإنما لا بد من قرينة تبين أنها تعني النوم كقوله تعالى : وهو الذي يتوافكم بالليل...
القرينة هنا ; (بالليل).
إذن بما أن (إني متوفيك ) جاءت مطلقة وليس في الآية أية
قرينة تدل على أنها تعني النوم فإن الوفاة هنا تعني فصل الروح عن الجسد.
أما من قال إن الآية فيها تقديم وتأخير ، فإن التأخير
والتقديم يحتاج إلى قرينة تبين العلة والسبب من التأخير أو التقديم.
https://vb.tafsir.net/tafsir2191/#.WPqQeEWGPIU
Intinya kalimat wafat / mutawaffik tdk boleh di artikan
menidurkan karena tdk ada qarinah / sinyal / alas an yg menunjukkan bahwa
kalimat mutawaffik di artikan menidurkan . Jd hrs di artikan aslinya yaitu
mewafatkan. Dan hrm di takwil
UNtuk orang yg menyatakan kalimat meng akhirkan dan
mendahulukan dlm ayat ali imran 55 . mk butuh qarinah / sinyal yg menjelaskan
sebab dan illatnya untuk di akhirkan dan di dahulukan . Dan di situ tdk ada
alas an untuk di akhirkan atau di dahulukan.
وأخرج ابن جرير وابن المنذر وابن أبي حاتم عن ابن عباس في
قوله { إني متوفيك } يقول : مميتك وأخرج عبد الرزاق وابن جرير وابن أبي حاتم عن
الحسن قال : متوفيك من الأرض."
(فتح القدير الجامع بين فني الرواية
والدراية من علم التفسير، محمد بن علي الشوكاني، 1/521)
* وهذا ما نقله السيوطي رحمه الله
أيضا:
"أخرج ابن جرير وابن المنذر
وابن أبي حاتم من طريق علي عن ابن عباس في قوله إني متوفيك يقول : إني مميتك."
(الدر المنثور، عبد الرحمن بن
الكمال جلال الدين السيوطي، دار الفكر - بيروت ، 1993، 2/224)
Intinya menurut Ibnu Abbas mutawaffik adalah mewafatkanmu , lihat
fathul qadir karya Syaukani dan Durrul mantsur karya Suyuthi .
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Menurut Ibn Abbas , nabi Isa telah wafat lalu di angkat ke
langit.
Lalu pendapat yg menyatakan nabi Isa masih hidup itu ikut
siapa dri kalangan sahabat ? .
اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي
لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ
وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ
لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa
(orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang
telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu
yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda
kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. Zumar 42.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
yatawaffa dlm ayat tsb di artikan Allah memegang jiwa . Tdk
boleh di artikan mewafatkan . Sbb masih ada orang yg tdk di takdir mati , lalu
rohnya di kembalikan lg pdnya.
Bila di artikan Allah mewafatkan orang , mk bertentangan dg
roh yg di kembalikan pd orang yg tdk ditakdirkan mati.
Tp untuk ayat ini :
إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ
وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ
اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ
إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: ‘Hai ‘Isa, sesungguhnya
Aku akan menyampaikanmu kepada akhir ajalmu dan mengangkatmu kepada-Ku serta
membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang
mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian
hanya kepada Aku-lah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal
yang selalu kamu ber-selisih padanya.’” [Ali ‘Imran: 55]
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Kalimat mutawaffik hrs di artikan aslinya tdk boleh di
takwil karena tdk ada qarinah / tanda tanda yg membolehkan untuk di takwil.
Yatawaffa di artikan mewafatkan dlm ayat sbb:
وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا ۙ
الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ
الْحَرِيقِ
Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang
yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah
olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri). Al
anfal 50 .
Jd yatawaffa di situ di artikan mencabut jiwa/ mewafatkan . Bila
di artikan menudurkan mk lucu sekali sbgmn mutawwaffika di 55 Ali imran .
Bila di arikan menidurkan mk sbb:
Kalau kamu melihat ketika para malaikat menidurkan orang-orang
yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah
olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri). Al
anfal 50
Artinya jadi lucu juga.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّنَ
الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ
عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ
لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ
نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ
وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِن بَعْدِ
عِلْمٍ شَيْئًا ۚ وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ
اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari
kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian
dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang
sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu
dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah
ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan
berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang
diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun,
supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan
kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya,
hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan
yang indah.
Al-Hajj - Ayat 5
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Yutawaffa di artikan di wafatkan . jd lanjutannya : dan di
antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan
umurnya sampai pikun,
Bila diartikan menidurkan mk lucu jg . lalu jadi bgini
artinya :
dan di antara kamu ada yg di tidurkan dan (adapula) di
antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun,
Akhirnya kalimatnya tdk singkron dan pengertiannya lucu
sekali . Ada
ayat lg :
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ
ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ
ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا ۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ ۖ
وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari
setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu
sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada
masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu
ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai
kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). Ghafir 62.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Yutawaffa di artikan di wafatkan . Jd demikian artinya :
di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat
demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu
memahami(nya).
Bila di artikan di tidurkan , mk jadi bgni artinya :
di antara kamu ada yang ditidurkan sblm itu . (Kami perbuat
demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu
memahami(nya).
Jd tdk pantas , dan tdk bisa di phm. Makanya Yutawaffa hrs
di artikan di wafatkan dan hrm di artikan di tidurkan .
وَاللَّاتِي يَأْتِينَ الْفَاحِشَةَ مِن نِّسَائِكُمْ
فَاسْتَشْهِدُوا عَلَيْهِنَّ أَرْبَعَةً مِّنكُمْ ۖ فَإِن شَهِدُوا
فَأَمْسِكُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ حَتَّىٰ يَتَوَفَّاهُنَّ الْمَوْتُ أَوْ يَجْعَلَ
اللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلًا
Dan (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji, hendaklah
ada empat orang saksi diantara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila
mereka telah memberi persaksian, maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam
rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allah memberi jalan lain
kepadanya. Nisa 15
Kalimat yatawaffahunnal maut di artikan sampai mereka
menemui ajalnya
Bila di artikan mrk tdur , mk artinya sbb:
maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah sampai
tidur , atau sampai Allah memberi jalan lain kepadanya
arti itu tdk layak , dan lucu jg.
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي شَكٍّ مِّن
دِينِي فَلَا أَعْبُدُ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ وَلَٰكِنْ
أَعْبُدُ اللَّهَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ
الْمُؤْمِنِينَ
Katakanlah: "Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan
tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain
Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah
diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman",
Yunus 104
Yatawaffakum di artikan mematikanmu . Bila di artikan
menidurkanmu , mk lucu jadinya .
Katakanlah: "Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan
tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain
Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan menidurkanmu dan aku telah
diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman",
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفَّاكُمْ ۚ وَمِنكُم
مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْ لَا يَعْلَمَ بَعْدَ عِلْمٍ
شَيْئًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ قَدِيرٌ
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di
antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya
dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. Nahel 70
Yatawaffakum di artikan mewafatkanmu . Bila di artikan
menidurkamu ya tdk cocok . artinya jadi bgini :
Allah menciptakan kamu, kemudian menidurkan kamu; dan di
antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya
dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
Dan masih banyak ayat – ayat yg serupa.
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg turunnya
Nabi Isa , penuh persaudaraan di dua grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Kamis, April 20, 2017
KIsah hoax Nabi Isa turun fase ke 14
Kisah hoax turunnya Nabi Isa as fase ke 14
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas menulis :
TURUNNYA NABI ISA ALAIHISSALLAM DI AKHIR ZAMAN [1]
Ahlus Sunnah mengimani tentang turunnya Nabi ‘Isa
Alaihissallam di akhir zaman. Sifat-sifat Nabi ‘Isa Alaihissallam yang
tercantum di berbagai riwayat adalah beliau seorang laki-laki, berperawakan
tidak tinggi juga tidak pendek, kulitnya kemerah-merahan, rambut-nya keriting, berdada
bidang, rambutnya meneteskan air seolah-olah beliau baru keluar dari kamar
mandi, beliau membiarkan rambutnya terurai memenuhi kedua pundaknya.
Sumber: https://almanhaj.or.id/3215-turunnya-nabi-isa-alaihissallam-di-akhir-zaman.html
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ahlus sunnah yg meng imani turunnya nabi Isa di akhir zaman
adalah ahlus sunnah yg ingkar pd ayat . Sebab al quran menyatakan bahwa Nabi Isa telah meninggal dunia, bukan
masih hidup di langit.
Hidup manusia itu
hanya di bumi dan tdk bisa hidup
dilangit . Sbb kebutuhan hidup manusia
di langit tdk ada . Di bumilah letak kebutuhan hidup manusia . Allah sdh
menyatakan :
قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا
تُخْرَجُونَ
Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi
itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. Al a`raf 25 .
Ayat itu menyatakan bahwa manusia termasuk Nabi Isa hanya bisa hidup di bumi, tdk akan hidup di
langit .
Bila kita percaya bahwa Nabi Isa hidup di langit , mk kita
ini gak phm ayat itu al a`raf 25 dan bila kita phm tp masih nyatakan Nabi Isa
hidup dilangit, mk kita sama dg ingkar ayat itu. Dan ini kekufuran yg nyata bukan samar lg , karena
ingkarul ayat .
Ahlus sunnahyg percaya kpd Nabi Isa akan turun dr langit
adalah ahlus sunnah yg percaya kpd hadis munkar, mendustakan ayat . Sbb
turunnya Nabi Isa sbgmn kajian kami yg lalu selalu bersumber dr hadis munkar yg hrs didustakan dan haram
di percaya. Bukan hadis sahih tp munkar yg lemah
Ahlus sunnah yg
percaya kpd nabi Isa turun adalah ahlus sunnah yg ingkar pd ayat yg
menyatakan kiamat dtg dg mendadak tanpa
menunggu turunnya nabi Isa yg di ada – adakan. Mrk ingkar pd ayat ini :
وَلَا يَزَالُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي مِرْيَةٍ مِّنْهُ
حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً أَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ
عَقِيمٍ
55 ) Dan senantiasalah orang-orang kafir itu
berada dalam keragu-raguan terhadap Al Quran, hingga datang kepada mereka
kiamat dengan tiba-tiba atau datang
kepada mereka azab hari kiamat. 55 Al haj .
التفسير الوسيط لطنطاوي (9/ 331)
حَتَّى تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ أى: القيامة بَغْتَةً أى:
فجأة أَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذابُ يَوْمٍ عَقِيمٍ أى: لا مثل له في هوله وشدة عذابه
ولا يوم بعده، إذ كل يوم يلد ما بعده عن الأيام إلا هذا اليوم وهو يوم القيامة
فإنه لا يوم بعده.
Intinya kiamat dlm keadaan mendadak tanpa menunggu Nabi Isa
turun dll.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Barang siapa percaya
bahwa kiamat takkan terjadi sblm Nabi Isa turun, mk sm dg kafir pd ayat
itu. Rugilah dia di dunia dan akhirat. Tak kan laba di keduanya.
Ahlussunnah yg benar adalah ahlus sunnah yg percaya kpd
sunnah yg sahih yg tdk bertentangan dg al quran anti kpd sunnah yg nentang pd al quran.
Ahlus sunnah yg sesat adalah ahlus sunnah yg percaya sunnah
sekalipun bertentangan dg al quran .
Ahlus sunnah yg benar adalah ahlus sunnah yg mendahulukan al
quran dr pd hadis bukan ahlus sunnah yg
mendahulukan hadis dr al quran . Akhirnya
al quran di buang dan hadis yg bertentangn dgnya di pakai.
Mrk tinggalkan kaidah baku
mrk sendiri .
Syaik As suba`I telah merumuskan tanda kelemahan hadis sampai
tujuh belas point.
Yang nomer sembilan sbb:
9ـ ألا يخالف القرآن
“Hadis itu harus tdk bertentangan dengan al quran”
Ahlis sunnah yg sesat adalah ahlus sunnah yg mendahulukan
perkataan ulama dr pd al quran .
Ahlus sunnah type ini spt kristiani yg mempertuhankan pendeta sbgmn ayat :
اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا
مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا
لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا
يُشْرِكُونَ(31)
Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib
mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera
Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada
Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka
persekutukan. Tobat 31
Imam Syafii berkata:
لَا تُقَلِّدْ دِينَك الرِّجَالَ فَإِنَّهُمْ لَنْ
يَسْلَمُوا مِنْ أَنْ يَغْلَطُوا .
Dalam masalah agama,jangan ikut orang , sebab mereka mungkin juga salah .
Ahlus sunnah yg benar adalah ahlus sunnah mendahulukan dalil
dr pd perkataan ulama atau texk kitab arab lainnya.
Bersambung ………….
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg turunnya
Nabi Isa , penuh persaudaraan di dua
grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Selasa, April 18, 2017
Hoax turunnya Nabi Isa as , fase ke 13
Hoax turunnya Nabi Isa as , fase ke 13
Jawabanku untuk Dr Muslih A Karim
Dr Muslih A Karim menyatakan:
Ketujuh, setelah Isa datang, selama tujuh tahun kondisi
dunia sangat aman.
''Intinya, Nabi Isa sekarang ini belum meninggal. Dia akan
turun lagi di akhir zaman untuk menegakkan Islam,'' ungkap Muslih.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Nabi Isa berada di dunia selama tujuh tahun itu tdk ada ayat
yg menjelaskannya. Bahkan ada hadis yg menentangnya sbb:
حَدَّثَنَا هُدْبَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا هَمَّامُ
بْنُ يَحْيَى عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ آدَمَ عَنْ أَبِي
هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَال
(ABUDAUD - 3766) : Telah menceritakan kepada kami Hudbah bin
Khalid berkata, telah menceritakan kepada kami Hammam bin Yahya dari Qatadah
dari 'Abdurrahman bin Adam dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda:
َ لَيْسَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ يَعْنِي عِيسَى
وَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلٌ مَرْبُوعٌ إِلَى
الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ بَيْنَ مُمَصَّرَتَيْنِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ
وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ
Tidak ada Nabi antara aku dan dia -maksudnya Isa-. Sungguh, kelak
ia akan turun, jika kalian melihatnya maka kenalilah. Ia adalah seorang laki-laki
yang sedang (tidak tinggi ataupun pendek), berkulit merah keputih-putihan, mengenakan
kain berwarna kekuningan. Seakan rambut kepala meneteskan air meski tidak basah.
فَيُقَاتِلُ النَّاسَ عَلَى الْإِسْلَامِ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ
وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ
الْمِلَلَ كُلَّهَا إِلَّا الْإِسْلَامَ وَيُهْلِكُ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ
فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ أَرْبَعِينَ سَنَةً ثُمَّ يُتَوَفَّى فَيُصَلِّي عَلَيْهِ
الْمُسْلِمُونَ
" Ia akan memerangi manusia hingga mereka masuk ke
dalam Islam, ia memecahkan salib, membunuh babi dan membebaskan jizyah (pajak).
Pada masanya Allah akan membinasakan semua agama selain Islam, Isa akan
membunuh Dajjal, dan akan tinggal di dunia selama empat puluh tahun. Setelah
itu ia meninggal dan kaum muslimin menshalatinya."
HR AbuDawud HADIST NO – 3766
صحيح الجامع الصغير للألباني (2/ 950)
د ) عن أبي هريرة .
قال الشيخ الألباني : ( صحيح ) انظر حديث رقم : 5389 في
صحيح الجامع
Intinya hadis tsb di
sahihkan oleh al albani .
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Hadis tsb sdh di kaji dg detil ttg kelemahannya dan
kemunkarannya . Sy kutipkan sedikit sbb:
Intinya hadis ttg Nabi Isa as turun ke bumi hanya dr Abu
Hurairah ra . Ribuan sahabat sampai mati tdk kenal hadis ini . Boleh lihat
dilink ini :
http://library.islamweb.net/hadith/hadithServices.php…
Hadis sedemikian ini namanya hadis munkar .
Kata Ibnu Hajar.
http://shamela.ws/browse.php/book-8681/page-31
فقد قسم الحافظ ابن حجر في (نخبة الفكر) الحديث الغريب
إلى نوعين اثنين:
أحدهما: الفرد المطلق، وهو ما كانت الغرابة فيه في أصل
السند.
والآخر: الفرد النسبي، وهو كانت الغرابة فيه في غير أصل
السند.
Intinya bila yg tafarrud / tunggal itu perawi dr kalangan
sahabat, mk dikatakan fard mutlak .
Bila yg tafarrud bukan dr sahabat mk dikatakan fard nisbi. (
yakni tdk mutlak ). Kata Ibn Hajar.
http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=57183
jadi hadis tsb ttp dikatakan hadis gharib. Bukan mashur. Dan
kebanyakan hadis gharib adalah lemah.
Untuk lebih mendetilnya , silahkan klik link ini:
http://mantankyainu2.blogspot.co.id/2017/03/fase-ke-3-kisah-hoax-turunnya-nabi-isa.html
Mungkin DR Muslih berpegangan kpd hadis ini:
فَيَبْعَثُ اللَّهُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ كَأَنَّهُ
عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ فَيَطْلُبُهُ فَيُهْلِكُهُ ثُمَّ يَمْكُثُ النَّاسُ
سَبْعَ سِنِينَ لَيْسَ بَيْنَ اثْنَيْنِ عَدَاوَةٌ
Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas'ud, ia
mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu manusia tinggal selama tujuh tahun,
tidak permusuhan diantara dua orang pun.
KITAB MUSLIM HADIST NO – 5233
Cacat hadis itu dr sg sanad .
جامع الأصول (10/ 419)
[تعليق أيمن صالح شعبان - ط دار
الكتب العلمية]
صحيح: أخرجه أحمد (2/166) (6555) قال: حدثنا محمد بن جعفر.
ومسلم (8/201) قال: حدثنا عبيد الله بن معاذ العنبري، قال: حدثنا أبي. وفي (8/202)
قال: حدثني محمد بن بشار، قال: حدثنا محمد بن جعفر. والنسائي في الكبرى «تحفة
الأشراف» (8952) عن محمد بن بشار، عن محمد بن جعفر.
كلاهما - محمد بن جعفر، ومعاذ بن معاذ - قالا: حدثنا
شعبة، عن النعمان بن سالم، قال: سمعت يعقوب بن عاصم بن عروة بن مسعود الثقفي يقول،
فذكره.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Intinya hadis itu hanya dr Syu`bah sj , bukan orang lain. Identitasnya
sbb:
ــ شعبة بن الحجاج بن الورد
العتكى مولاهم الأزدى ، أبو بسطام الواسطى ثم البصرى ، مولى عبدة بن الأغر مولى
يزيد بن المهلب
المولد :
الطبقة : 7 : من
كبار أتباع التابعين
الوفاة : 160 هـ بـ البصرة
روى له : خ م د ت س ق
مرتبته عند ابن حجر : ثقة حافظ متقن ، كان الثورى يقول : هو
أمير المؤمنين فى الحديث
مرتبته عند الذهبـي : أمير المؤمنين فى الحديث ، ثبت حجة
و يخطىء فى الأسماء قليلا
mausuah ruwatil hadis 2790
Di masa Syu`bah yg wafat pd tahun 160 H , hadis tsb hanya
diketahui oleh Syu`bah sj , Pengikut
tabiin yg bgt banyak tdk kenal dg nya . Sampai mati mrk tdk tahu hadis itu . Buktikan bila
ada perawi selain Syu`bah yg tahu
hadis itu di masa itu. Ternyata
scr refrensi tertulis, tdk ada yg
kenal hadis itu kcl Syu`bah . Dan ini tanda hadis itu munkar , lemah dan
nyeleneh saat itu .
Cacat dr sg redaksi hadis :
Hadis sahih riwayat
Abu Dawud HADIST NO – 3766 menyatakan
Isa as bertempat di bumi empat puluh tahun . Tp disini riwayat Muslim
di katakana tujuh tahun . Ber arti terjadi kontradiksi makna hadis. Mana yg di benarkan dan mn yg di salahkan. Dlm hal
ini, ahli hadis menyatakan Idhtirab – indikasi lemah bukan sahih sbgmn kaidah
yg berlaku dikalangan mrk sendiri sbb:
وَذُو اخْتِلاَفِ سَنَدٍ أَوْ مَتْنٍ مُضْطَرِبٌ عِنْدَ أُهَيْلِ اْلفَنِ
Kekacauan sanad
atau redaksi termasuk mudhtharib menurut ahli mustholah hadis.
Hadis itu menjelaskan
masalah gaib. Dan ini bukan kapasitas
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam
untuk menebak masalah gaib sbgmn ayat :
إِنَّ اللهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ
الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي اْلأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ
غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوْتُ إِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ
خَبِيْرٌ
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan
tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang
ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa
yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di
bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(Luqman: 34)
Apa yg dikerjakan
besok sj orang tdk ngerti dg pasti, apalagi
menebak hal yg akan terjadi menjelang kiamat. Bila hadis itu dibenarkan , lalu
apa maksudnya ayat “ seseorang tdk
mengerti dg pasti apa yg akan di
lakukan besok “
Bila dikatakan bahwa hadis itu wahyu, mk
kita katakan : Wahyu jgn menentang
ayat al quran yg jls benarnya. Wahyu yg nentang ayat jls salahnya. Hadis munkar yg hanya satu orang yg
meriwayatkannya itu tdk bisa dikatakan wahyu
. Apalagi nentang ayat.
Dr Muslih A Karim menyatakan
''Intinya, Nabi Isa sekarang ini belum meninggal. Dia akan
turun lagi di akhir zaman untuk menegakkan Islam,'' ungkap Muslih.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Keyakinan Isa as masih hidup bukan sdh mati tdk punya dalil dr
ayat . Apalagi Isa as hidup di langit yg
tak layak untuk kehidupan manusia sbgmn ayat :
قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا
تُخْرَجُونَ
Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi
itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. Al a`raf 25 .
Ayat itu menyatakan bahwa manusia termasuk Nabi Isa hanya bisa hidup di bumi, tdk akan hidup di
langit .
Bila kita percaya bahwa Nabi Isa hidup di langit , mk kita
ini gak phm ayat itu al a`raf 25 dan bila kita phm tp masih nyatakan Nabi Isa
hidup dilangit, mk kita sama dg ingkar ayat itu. Dan ini kekufuran yg nyata bukan samar lg , karena
ingkarul ayat .
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg turunnya
Nabi Isa , penuh persaudaraan di dua
grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Senin, April 17, 2017
KIsah hoax turunnya Nabi iSa ke 11
Kisah
hoax turunnya Nabi Isa fase ke 11
Dr Muslih A Karim menyatakan:
Dr Muslih A Karim menyatakan:
Kelima, Isa akan melakukan haji dan umrah.
http://www.atjehcyber.net/…/inilah-tempat-turunnya-nabi-isa…
http://www.atjehcyber.net/…/inilah-tempat-turunnya-nabi-isa…
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Hadisnya sbb:
و حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ قَالَ سَعِيدٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ حَنْظَلَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُحَدِّثُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَيُهِلَّنَّ ابْنُ مَرْيَمَ بِفَجِّ الرَّوْحَاءِ حَاجًّا أَوْ مُعْتَمِرًا أَوْ لَيَثْنِيَنَّهُمَا
Dan Telah meceritakan kepada kami Sa'id bin Manshur dan Amru An Naqid dan Zuhair bin Harb semuanya dari Ibnu Uyainah - Sa'id berkata- Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah telah menceritakan kepadaku Az Zuhri dari Hanzhalah Al Aslami ia berkata, saya mendengar Abu Hurairah radliallahu 'anhu menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, Ibnu Maryam benar-benar bertalbiyah memulai ihram di Fajjurraiha` dengan niat haji atau umrah, atau ia menggabunggkan keduanya."
HADIST NO – 2196 HR Muslim
Hadisnya sbb:
و حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ قَالَ سَعِيدٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ حَنْظَلَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُحَدِّثُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَيُهِلَّنَّ ابْنُ مَرْيَمَ بِفَجِّ الرَّوْحَاءِ حَاجًّا أَوْ مُعْتَمِرًا أَوْ لَيَثْنِيَنَّهُمَا
Dan Telah meceritakan kepada kami Sa'id bin Manshur dan Amru An Naqid dan Zuhair bin Harb semuanya dari Ibnu Uyainah - Sa'id berkata- Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah telah menceritakan kepadaku Az Zuhri dari Hanzhalah Al Aslami ia berkata, saya mendengar Abu Hurairah radliallahu 'anhu menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, Ibnu Maryam benar-benar bertalbiyah memulai ihram di Fajjurraiha` dengan niat haji atau umrah, atau ia menggabunggkan keduanya."
HADIST NO – 2196 HR Muslim
Kajian sanad :
المسند الجامع (17/ 112)
- عَنْ حَنْظَلَةَ الأَسْلَمِيِّ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَيُهِلَّنَ ابْنُ مَرْيَمَ بِفَجِّ الرَّوْحَاءِ، حَاجًّا أَوْ مُعْتَمِرًا أَوْ لَيُثَنِّيهِمَا.
أخرجه عبد الرَّزَّاق (20842) عن معمر. و"الحميدي" 1005 قال: حدَّثنا سفيان. و"ابن أبي شَيْبَة" 15/144 (37485) قال: حدَّثنا ابن عيينة. و"أحمد" 2/240 (7271) قال: حدَّثنا سفيان. وفي 2/272 (7667) قال: حدَّثنا عبد الرزاق، أخبرنا معمر. وفي 2/513 (10671) قال: حدَّثنا روح، حدَّثنا محمد بن أبي حفصة. وفي 2/540 (10987) قال: حدَّثنا محمد بن مصعب، حدَّثنا الأوزاعي. و"مسلم" 3005 قال: حدَّثنا سعيد بن منصور، وعمرو الناقد، وزهير بن حرب، جميعًا عن ابن عيينة،
قال سعيد: حدثنا سفيان بن عيينة. وفي (3006) قال: وحدثناه قتيبة بن سعيد، حدَّثنا ليث. وفي (3007) قال: وحدثنيه حرملة بن يحيى، أخبرنا ابن وهب، أخبرني يونس. و"ابن حِبَّان" 6820 قال: أخبرنا الحسين بن محمد بن أبي معشر، قال: حدَّثنا محمد بن بشار، قال: حدَّثنا عبد الوهاب، قال: حدَّثنا عبيد الله بن عمر.
سبعتهم (معمر، وسفيان بن عيينة، ومحمد بن أبي حفصة، والأوزاعي، وليث بن سعد، ويونس بن يزيد، وعبيد الله بن عمر) عن ابن شهاب الزهري، عن حنظلة بن علي الأسلمي، فذكره.
Hadis tsb hanya dr Az zuhri .
- عَنْ حَنْظَلَةَ الأَسْلَمِيِّ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَيُهِلَّنَ ابْنُ مَرْيَمَ بِفَجِّ الرَّوْحَاءِ، حَاجًّا أَوْ مُعْتَمِرًا أَوْ لَيُثَنِّيهِمَا.
أخرجه عبد الرَّزَّاق (20842) عن معمر. و"الحميدي" 1005 قال: حدَّثنا سفيان. و"ابن أبي شَيْبَة" 15/144 (37485) قال: حدَّثنا ابن عيينة. و"أحمد" 2/240 (7271) قال: حدَّثنا سفيان. وفي 2/272 (7667) قال: حدَّثنا عبد الرزاق، أخبرنا معمر. وفي 2/513 (10671) قال: حدَّثنا روح، حدَّثنا محمد بن أبي حفصة. وفي 2/540 (10987) قال: حدَّثنا محمد بن مصعب، حدَّثنا الأوزاعي. و"مسلم" 3005 قال: حدَّثنا سعيد بن منصور، وعمرو الناقد، وزهير بن حرب، جميعًا عن ابن عيينة،
قال سعيد: حدثنا سفيان بن عيينة. وفي (3006) قال: وحدثناه قتيبة بن سعيد، حدَّثنا ليث. وفي (3007) قال: وحدثنيه حرملة بن يحيى، أخبرنا ابن وهب، أخبرني يونس. و"ابن حِبَّان" 6820 قال: أخبرنا الحسين بن محمد بن أبي معشر، قال: حدَّثنا محمد بن بشار، قال: حدَّثنا عبد الوهاب، قال: حدَّثنا عبيد الله بن عمر.
سبعتهم (معمر، وسفيان بن عيينة، ومحمد بن أبي حفصة، والأوزاعي، وليث بن سعد، ويونس بن يزيد، وعبيد الله بن عمر) عن ابن شهاب الزهري، عن حنظلة بن علي الأسلمي، فذكره.
Hadis tsb hanya dr Az zuhri .
ــ محمد بن مسلم بن عبيد الله بن
عبد الله بن شهاب بن عبد الله بن الحارث بن زهرة القرشى الزهرى ، أبو بكر المدنى
المولد :
الطبقة : 4 : طبقة تلى الوسطى من التابعين
الوفاة : 125 هـ و قيل قبلها بـ شغب
روى له : خ م د ت س ق
مرتبته عند ابن حجر : الفقيه الحافظ متفق على جلالته و إتقانه
مرتبته عند الذهبـي : أحد الأعلام
6296
المولد :
الطبقة : 4 : طبقة تلى الوسطى من التابعين
الوفاة : 125 هـ و قيل قبلها بـ شغب
روى له : خ م د ت س ق
مرتبته عند ابن حجر : الفقيه الحافظ متفق على جلالته و إتقانه
مرتبته عند الذهبـي : أحد الأعلام
6296
mausuah ruwatil hadis 6296.
Ibnu Syihab orang madinah tapi tinggal di Syam. Jadi hanya beliau yg meriwayatkan hadis itu bukan orang lain. Ribuan tabiin tdk phm hadis itu kcl beliau. Dan ini tanda kelemahan. Dan tdk bisa di katakan sahih karenanya. Bila di sahihkan akan menyalahi kaidah hadis yg menyatakan sanad yg tafarrud sbg sanad yg munkar.
محمد بن مسلم بن عبيد الله بن عبد الله بن شهاب بن عبد الله بن الحارث بن زهرة بن كلاب بن مرة بن كعب بن لؤى بن غالب بن فهر بن مالك بن النضر بن كنانة القرشي الزهري أبو بكر المدني، سكن الشام.[1] ولد سنة ثمان وخمسين بعد الهجرة، في آخر خلافة معاوية، وهى السنة التي ماتت فيها عائشة زوجة الرسول محمد.
https://ar.wikipedia.org/…/%D8%A7%D8%A8%D9%86_%D8%B4%D9%87%…
Intinya Ibn Syihab tinggal di Syam bukan di Madinah.
Cacat redaksi hadis :
Hadis itu termasuk menebak masalah gaib. Pd hal hanya Allah yg tahu masalah gaib. Kita akan tunduk kpd firmanNya sbb:
إِنَّ اللهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي اْلأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوْتُ إِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan
tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang
ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa
yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di
bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Mengenal.” (Luqman: 34)
Apa yg dikerjakan besok sj orang tdk ngerti dg pasti, apalagi menebak hal yg akan terjadi menjelang kiamat. Bila hadis itu dibenarkan , lalu apa maksudnya ayat “ seseorang tdk mengerti dg pasti apa yg akan di lakukan besok “
Bila hadis Nabi Isa berihram di benarkan, kita akan kufur dg ayat Lukman 34 itu.
Orang bilang , mungkin jga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata spt itu berlandaskan wahyu , kita jawab : Wahyu tdk akan bertentangan dg wahyu yaitu ayat al quran. Masak hadis munkar spt itu dikatakan wahyu.
Barang siapa yg punya keyakinan bahwa manusia tahu masalah gaib, mk bisa kufur dg ayat tsb dan bisa lepas islamnya. Di ayat lain jgdi katakan:
وَلاَ تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَدًا(23)إِلاَّ أَنْ يَشَاءَ اللهُ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَى أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَذَا رَشَدًا
Apa yg dikerjakan besok sj orang tdk ngerti dg pasti, apalagi menebak hal yg akan terjadi menjelang kiamat. Bila hadis itu dibenarkan , lalu apa maksudnya ayat “ seseorang tdk mengerti dg pasti apa yg akan di lakukan besok “
Bila hadis Nabi Isa berihram di benarkan, kita akan kufur dg ayat Lukman 34 itu.
Orang bilang , mungkin jga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata spt itu berlandaskan wahyu , kita jawab : Wahyu tdk akan bertentangan dg wahyu yaitu ayat al quran. Masak hadis munkar spt itu dikatakan wahyu.
Barang siapa yg punya keyakinan bahwa manusia tahu masalah gaib, mk bisa kufur dg ayat tsb dan bisa lepas islamnya. Di ayat lain jgdi katakan:
وَلاَ تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَدًا(23)إِلاَّ أَنْ يَشَاءَ اللهُ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَى أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَذَا رَشَدًا
Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan
terhadap sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok
pagi,kecuali (dengan menyebut): "Insya-Allah". Dan ingatlah kepada
Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan
memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini".
DR Husni Al Muta`afa seorang pengarang kitab lebih dr 80 kitab membikin artikel bertema :
دحض خرافة عودة المسيح في نقاط محددة
Membantah mitos tentang kembalinya Kristus pada titik-titik tertentu.
http://dr-hosnyelmotaafy.blogspot.co.id/…/01/blog-post_37.h…
Ada artikel lg
berjudul :
DR Husni Al Muta`afa seorang pengarang kitab lebih dr 80 kitab membikin artikel bertema :
دحض خرافة عودة المسيح في نقاط محددة
Membantah mitos tentang kembalinya Kristus pada titik-titik tertentu.
http://dr-hosnyelmotaafy.blogspot.co.id/…/01/blog-post_37.h…
نزول النبي عيسى عليه السلام في آخر الزمان قد تكون خرافه كبيره تسربت إلينا عبر مسلمة أهل الكتاب
Turunnya Nabi Isa saw dalam akhir zaman mungkin mitos besar yg bocor kepada kita melalui orang-orang Muslim dari ahli Kitab
http://avb.s-oman.net/showthread.php?t=1268920
Nabi ISa sudah mati, bila masih hidup akan bertentangan degan ayat :
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ ۖ أَفَإِن مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ
Kami tidak menjadikan hidup
abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); maka jikalau kamu mati,
apakah mereka akan kekal?
Nabi
Hidhir atau Nabi Isa itu sdh mati karena
adanya ayat itu. Maka dr itu turunnya
nabi Isa tdk ada.
Apakah masih ada anggapan orang ada rasul sblm Nabi
Muhammad di utus masih hidup ?
Langganan:
Postingan (Atom)