Tampilkan postingan dengan label USAMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label USAMA. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 13, 2011

Isi buku harian Osama bin Laden


Kamis, 12/05/2011 20:07 WIB
BBCIndonesia.com - detikNews

Osama bin Laden dibunuh oleh pasukan khusus AS di Pakistan.

Osama bin Laden sempat menghitung berapa jumlah orang Amerika yang harus dibunuh untuk memaksa pasukan AS hengkang dari timur-tengah, pejabat AS mengatakan.

Menurut pejabat AS, keterangan ini didapat dari buku harian bin Laden dan dokumen lain yang disita di rumahnya.

Bin Laden juga sempat menyerukan pengikutnya untuk melancarkan serangan di kota-kota kecil di AS dan jalur kereta api.

Dokumen tersebut disita minggu lalu ketika pasukan khusus AS menyerbu rumah bin Laden di Pakistan.

Pejabat AS yang tidak mau disebutkan namanya itu, mengatakan kepada Associated Press, bahwa mereka menemukan buku harian Bin Laden yang ditulis dengan tangan dan dokumen komputer yang menunjukan keterlibatannya di setiap ancaman al-Qaeda.

Diantaranya rencana penyerangan di Eropa tahun lalu yang sempat bikin panik pelancong dan memaksa sejumlah kedutaan dalam keadaan siaga.

Pemimpin al-Qaeda ini juga membayangkan adanya serangan di tanggal-tanggal penting seperti hari kemerdekaan 4 Juli dan 10 tahun peristiwa serangan 11 September 2001.

Dalam buku hariannya, bin Laden juga mengatakan kota lain di Amerika Serikat seperti Los Angeles seharusnya bisa menjadi target juga.

Menurut para pejabat AS, bin Laden memperkirakan berapa orang Amerika yang harus mati untuk memaksa pemerintah AS mengkaji ulang kebijakan timur-tengahnya.

Bin Laden memperkirakan jumlah kematian dalam ribuan itu sudah cukup.

(bbc/bbc)
Komentarku ( Mahrus ali )
Berita  seperti itu jelas tendensius dan tidak berlandaskan data yang akurat , terkesan ngibulin , kedustaan public . Sudah biasa ,karakter musuh – musuh Islam menyampaikan berita – berita diskriminatif . Ujung – ujungnya  itu untuk mengajak melepaskan diri  dari ikatan ajaran Islam .
Allah  berfirman :
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.[1]
Kita cukup berpegangan kepada ayat :
إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta. ( Annakhel 105 ).




[1] Ali imran 120

Selasa, Mei 03, 2011

ULAMA AL AZHAR MENGECAM PENGUBURAN USAMA DI LAUT

Kairo - Rektor Universitas Al Azhar Mesir Imam Besar Ahmed El-Tayeb mengecam cara militer Amerika Serikat (AS) dalam memperlakukan jasad Osama bin Laden yang dicemplungkan ke laut. Penguburan itu dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan Islam.

"Imam besar Dr Ahmed El-Tayeb, Syekh Al Azhar mengecam laporan, jika benar, pelemparan jasad Osama bin Laden ke laut," ujar rilis Al Azhar seperti dilansir Gulf Times, Selasa (3/5/2011).

Prosedur itu berlawanan dengan semua nilai-nilai agama dan kemanusiaan. "Imam besar menegaskan bahwa hal itu (penguburan di laut) terlarang dalam Islam untuk menguraikan jasad, terlepas dari apa yang mereka yakini. Satu penghormatan bagi orang yang meninggal adalah dengan menguburkannya," jelas Al Azhar.

Pengacara terkenal Mesir, Montasser al-Zayat, juga senada dengan Al Azhar. al-Zayat mengatakan seharusnya Osama dikuburkan di negara asalnya, Arab Saudi.

"Tidak cukupkah mereka membunuhnya (Osama) dan menunjukkan kegembiraannya kepada dunia?" gugat al-Zayat seperti disiarkan TV Al Jazeera.

Sebelumnya, penguburan Osama di laut Arab Utara ini juga menjadi polemik di kalangan ulama AS dan dunia Arab.

"Penguburan di laut diterima luas dalam interpretasi hukum Islam, dan tidak menyulut kemarahan komunitas Muslim," ujar Guru Besar Kajian Islam dari Duke University North Carolina, Ebrahim Moosa, seperti dilansir The Seattle Times, Selasa (3/5/2011).

Sementara Ketua Departemen Kajian Islam American University Akbar Ahmed mengatakan, penguburan Osama di laut mencegah ketidakpuasan yang disasarkan pada makam Osama. Makam Osama bisa jadi ajang pengultusan hingga sasaran kekecewaan.

"Makam itu sangat kuat. Makam dari figur muslim kontroversial dalam sejarah Islam bisa memancing kemarahan, kekecewaan. Makam itu bisa memiliki kharisma relijius. Jika membolehkan Osama dimakamkan di Pakistan, para pengikut Osama akan muncul, menanam bunga, dan para perempuan akan mengatakan makam itu mempunyai kekuatan menyembuhkan, terutama di kalangan tak berpendidikan. Mitosnya pun akan berkembang," jelas Ahmed.

Guru Besar Hukum Islam dari University of Jordan, Mohammed Qudah, mengatakan bahwa jasad pemimpin Al Qaeda kelahiran Arab Saudi itu tidak dilarang dimakamkan di laut, jika tidak ada negara yang menerimanya untuk dikubur di daratan.

"Darat dan laut itu milik Allah, yang berkuasa melindungi dan membangkitkan orang mati pada Hari Pembalasan, terlepas dari apakah ada atau tidaknya dunia Islam menerima jasad Osama," jelas  Qudah.

Sementara ulama di Irak, di mana terdapat jaringan Al Qaeda yang disalahkan atas kematian ribuan orang sejak 2003, mengecam tindakan AS. Ulama Irak itu mengatakan, hanya satu yang diuntungkan dari pemakaman Osama di laut, yaitu ikan.

Sejumlah di Indonesia juga mengecam kebijakan AS itu. AS berdalih, langkah itu diambil karena tidak ada negara yang bersedia menerima jasad Osama, selain khawatir makam itu akan "dipuja".
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Tidak semua negara menolak pemakaman Usama bin Ladin , barang kali penguburan di laut itu menunjukkan kebencian Amirika kepadanya . Bila begitu , maka mereka  sudah berani melanggar segala aturan kemanusiaan atau HAM yang mereka gembar gemborkan sendiri . Dan nanti mereka akan melanggar lagi . Lihat saja mereka sampai kini bikin keresahan di Afghanistan  sebagaimana  dulu mereka juga merusak tatanan hidup di Irak .Mereka juga pendukung utama negara Yahudi Israil .
إِنَّهُمْ إِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْ أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِي مِلَّتِهِمْ وَلَنْ تُفْلِحُوا إِذًا أَبَدًا
Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya".[1]
كَيْفَ وَإِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ لَا يَرْقُبُوا فِيكُمْ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً يُرْضُونَكُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ وَتَأْبَى قُلُوبُهُمْ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ(8)
Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian).Tobat 8

                             RUMAH USAMA BIN LADIN 


[1] Kahfi 20