Sabtu, Februari 03, 2018

Fase ke 1 hukum ikut nyoblos dlm pilkada atau pemilu

Fase ke 1 hukum ikut nyoblos dlm pilkada atau pemilu
21 April, 2012
CATEGORY: MANHAJ
السؤال : السلام عليكم و رحمة الله و بركاته كيف حالك ياشيخ يا شيخ عندي سؤال وهو فيما يتعلق بالإنتخابات هل ننتخب أو لا وأرجو ان توضحو لي مرفوقين بالدليل أفتوني مأجورين إن شاء الله وارجو أن يكون في اقرب وقت لأنها لا تبقى عليها إلا 7 أيام فقط والسلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Pertanyaan, “Saya memiliki pertanyaan berkaitan dengan pemilu. Apakah kita ikut nyoblos dalam pemilu ataukah tidak? Aku harap anda memberikan penjelasan diiringi dengan dalil”.
الإجابة:
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته. الدخول في الانتخابات مطلوب حتى لا يأتي أهل الشر فيستغلون هذه المناصب لبث شرورهم وهذا ما يفتي به سماحة الشيخ ابن باز والعلامة الشيخ ابن عثيمين رحمهم الله
Jawaban Syaikh Abdul Muhsin al Ubaikan, “Berperan serta dalam pemilu adalah suatu hal yang seharusnya dilakukan supaya orang yang jahat tidak bisa memanfaatkan posisi sebagai anggota dewan untuk menyebarluaskan kejahatan mereka. Inilah yang difatwakan oleh Ibnu Baz dan Ibnu Utsaimin”.

Komentarku ( Mahrus ali ) :

Syakh Muhammad shalih al munajjid  berkata:

وقد تكون المصلحة الشرعية مقتضية للتصويت من باب تخفيف الشر وتقليل الضرر ، كما لو كان المرشحون من غير المسلمين لكن أحدهم أقل عداوة للمسلمين من الآخر ، وكان تصويت المسلمين مؤثرا في الاقتراع فلا بأس بالتصويت له في مثل هذه الحال
Terkadang kemaslahatan syara` di butuhkan dengan cara mencoblos agar kejahatan  berkurang dan mempersedikit bahaya.  Hal itu spt calonnya  kafir  tapi  salah satu mrk lebih sedikit permusuhannya di bandingkan yg lain. Dan pencoblosan kaum muslimin sangat berpengaruh dlm memberikan suara , mk boleh sj untuk mencoblos dlm kondisi sedemikian.
بل يرى بعض العلماء أن الدخول في هذه الانتخابات واجب . 
فقد سئل الشيخ محمد بن عثيمين رحمه الله عن حكم الانتخابات ، فأجاب : "أنا أرى أن الانتخابات واجبة ، يجب أن نعين من نرى أن فيه خيراً ، لأنه إذا تقاعس أهل الخير ، مَنْ يحل محلهم ؟ سيحل محلهم أهل الشر ، أو الناس السلبيون الذين ما عندهم خير ولا شر ، أتباع كل ناعق ، فلابد أن نختار من نراه صالحاً . 

Intinya : Ikut pemilu itu wajib , bila  orang baik tidk ikut , mk akan di tempati orang jelek. Kata Syaikh al Utsaimin.

Komentarku ( Mahrus ali ) :
Sy salut sekali dg pendapat syaikh Bin Baz < Al Utsaimin , dan Syaikh al Munajjid. Sy berpegangan kpd dalil .
لَّا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَن تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ ۗ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ
Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). Ali Imran 28

Ayat itu memperbolehkan kita untuk mencoblos paslon kafir untuk siasat , apalagi calon muslim yg sangat menguntungkan kpd kaum muslimin.
Bila separuh umat Islam  tdk ikut memilih dlm seluruh pilkada, mk seluruh kepala daerah mulai bupati dan gubernur akan di jabat orang kafir, boleh jadi karakternya ganas spt PKI.
Bila separuh umat Islam tdk ikut memilih , ber arti support untuk memberi wewenang besar kpd pemimpin kafir yg bahayakan  diri, harta dan agama Umat Islam. Lihat sj nasib kaum muslimin di Rohingya yg di bantai , harta , dan agama mereka di ganggu bahkan di rampas.
Bila mereka ikut tdk memilih pemimpin yg lebih bermanfaat kpd Islam, mk akan terangkat pemimpin yg bahaya pd Islam, kaum muslimin dan harta mereka. Lihat sj bila kaum muslimin DKI tdk ikut pilih, mk Ahok yg anti Islam itu akan survive lg.
Bila mereka tdk ikut , mk itulah kehendak orang kafir. Dan kehendak kaum muslimin agar kaum kafirin tdk ikut pilih agar penguasa di pegang kaum muslimin semuanya.
Jangan memerintah kaum muslimin untuk tidak ikut milih dlm pilkada, tapi perintahlah kafirin untuk tdk memilih.
Kriminilisasi ulama, dan pemujaan terhadap pembela kebatilan . Pembunuhan ustadz, kiyai, dan pastur di biarkan hidup enak. Diskriminisasi pd aktivis islam, dan pembelaan pd aktivis kebatilan. Dakwah di katakan ujaran kebencian, sedang dakwah kpd kemaksiatan malah di fasilitasi. Kaum muslimin di pecah belah,  dan kaum kafir di biarkan bersatu. Dewan  , masjid di pegang oleh inteljen yg jht pd Islam, gereja dibiarkan  tdk mendapat pengawasan yg ketat sbgmn masjid. Banyak nya kemaksiatan dan aktivitas kebaikan di curigai. Aktivis dakwah kadang di tuduh teroris dan aktivis gereja tdk pernah tertuduh teroris. Bahkan aktivis kemaksiatan mendapat tayangan di TV lebih banyak mendapat pujaan dan nyinyir kpd dakwah kebenaran yg  berdasarkan Quran dan hadis.
Wanita yg makai   cadar di jelekin lalu wanita yg buka bukaan aurat mendapat tempat yg layak, bahkan di anggap orang baik dan namanya di junjung.
Wanita bercadar di anggap istri teroris, sdg wanita yg buka – bukaan aurat mlh di anggap putri yg baik , moderat dll.

LGBT  mau di resmikan dan dibolehkan kawin sejenis di saat perkawinan pemuda muslim   harus berumur dua puluh tahun keatas . Anehnya perzinaan malah di beri izin. Bagaimana  bila pemuda muslim sdh berumur tujuh belas mau kawin lalu di larang oleh rezim kafir . Kemana larinya kalau bukan pd perzinaan. Remaja putripun dibatasi usia kawinnya sampai tujuh belas ke atas . Bgmn bila dia ingin kawin sebelumnya. Zina semarak di mana , perkawinan malah di halangi. Jutaan cina didatangkan dan kaum muslimin di suruh kb. Ini gerakan untuk menjadikan peribumi muslim minorotas, lalu warga keturunan menjadi mayoritas di negri orang.
Minuman keras malah di beri izin. Pd hal Islam mengharamkan. Allah di tentang , setan diturut. Ajaran Allah di injak dan hokum rezim kafir di junjung.
Undang – undang al quran atau yg senafas  dg Islam di pereteli diganti dengan UU yg bertentangan dg al quran. Pendidikan agama  di sekolah di batasi dan dikasih waktu sedikit , di saat untuk pelajaran lain yg kdg bertentangan  islam diberi waktu yg banyak bahkan di jadikan perioritas . Ahirnya jebolan sekolah negri sm anti pada ajaran agamanya . Ini pengkufuran scr halus, bukan memasukkan kaum kafirin pd Islam.
Aktivis dakwah yg selalu mengajak kebenaran selalu di intai , di jebloskan dlm lingkungan teroris. Di saat aktivis kemaksiatan dan kebatilan di puja dan di beri kedudukan yg layak.
   Islam di singkirkan , dan kekufuran mau ditegakkan. Pejabat  yg aktif salat akan  sulit naik pangkat dan pejabat yg suka minum khomer sama dg atasannya malah mudah naik pangkat. Banyak keuangan Negara yg di berikan untuk kegiatan kristiani di saat  untuk masjid dan aktivitas kaum muslimin tdk di beri jatah yg cukup. Pada hal kebanyakan pajak di serap dr saku kaum muslimim.
Selurunya itu karena pimpinan kafir yg menang dlm pemilu dan pimpinan yg suka pada Islam di kalahkan karena sbagian kaum muslimin tdk ikut nyoblos .

Syiah menang di Iran, sunni tebal di Iran , lalu tokoh suni banyak yg mati di tiang gantung. Dan tokoh Syi`ah mendapat kedudukan yg layak . Kaum sunni di sana mendapat perlakuan diskriminasi . Orang Syi`ah di elu  dan di puja – puja.
Syi`ah menang dlm pemilu Irak , lalu kaum sunni di bantai, kehurmatan wanita di nodai dan Wanita Syi`ah mendapatkan tempat di pemerintahan .Kuam sunni di marginalkan dan kaum Syi`ah di beri kedudukan dan di fungsikan. Uang bank Negara banyak yg di gunakan untuk kegiatan syiah dan membangun perasarana pendidikan Syiah.

Di Turki partai Islam menang , lalu Negara nya membaik sedikit demi sedikit , tdk bisa frontal atau menjadi islami seluruhnya. Perjuangan itu akan menuai hasil sedikit demi sedikit. Namun mengajak umat Islam untuk tdk mencoblos kandidat atau calon yg muslim akan menuai resiko yg membahayakan umat sendiri  sedikit demi sedikit menuju kehancuran.
  Sy disini tdk bhs berpartai  dlm Islam , tp masalah pilkada atau pilpres jangan di abaikan . Gunakan keduanya untuk mencoblos paslon yg menguntungkan Islam dan membahayakan kekufuran. Jgn sampai melarang  mrk untuk mencoblos tapi perintahlah kafirin untuk tdk coblos.

Sy tdk bhs demokrasi , tp sy bhs coblosan dlm pilkada sangat menentukan perkembangan Islam atau mundurnya . Sangat menentukan untuk majunya kafirin atau bangkrutnya.
Bila di tempat kita  ada coblosan untuk pilih lurah, mk pilihlah lurah yg lebih islami. Bila umat Islam banyak yg tdk ikut nyoblos, mk akan terangkat lurah yg jelek.
Orang bilang , coblosan itu tdk sesuai dg ajaran Islam, sy tanyakan  , tdk cocok dg ayat yg mana?


Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan