Kamis, Maret 19, 2026

Kajin salat jumat ke 10

 

{منتديات كل السلفيين}

{ Forum segenap Salafi}

https://www.kulalsalafiyeen.com › ..

 ثم يخلص من هذا إلى نتيجة إجمالية بقوله: إنه بناء على ما تقدم أصبح النقاد في المرحلة الأولى يعني المتقدمين هم العمدة والمصدر الرئيس لمباحث علو برديجي (١).

Kemudian ia menyimpulkan dari hal ini dengan hasil umum dengan mengatakan: Berdasarkan apa yang telah dipaparkan, para kritikus pada tahap pertama, yaitu para pendahulu, menjadi sumber utama dan sumber primer bagi penelitian Al Bardiji (1).

 

 

 كان يقرأُ في الجمعةِ بسبحِ اسمِ ربِّك الأعلى وهل أتاكَ حديثُ الغاشيةِ

الراوي: أبو عنبة الخولاني • الشوكاني، نيل الأوطار (٣/٣٤٠) • في إسناده سعيد بن سنان ضعفه أحمد وابن معين وغيرهما • أخرجه ابن ماجه (١١٢٠)، واللفظ له، والترمذي تعليقا بعد حديث (٥١٩)، وابن أبي شيبة كما عند السيوطي في ((الدر المنثور)) (٨/ ٤٨٠)

- Beliau biasa membaca pada hari Jumat: “Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi” (بسبحِ اسمِ ربِّك الأعلى )  dan “Apakah telah sampai kepadamu riwayat tentang peristiwa yang dahsyat itu?” (وهل أتاكَ حديثُ الغاشيةِ) Hadis lemah .

Perawi: Abu Anaba al-Khawlani • Al-Shawkani, Nayl al-Awtar (3/340) • Dalam sanadnya terdapat Saeed bin Sinan, yang oleh Ahmad, Ibn Ma’in, dan lainnya dianggap lemah • Diriwayatkan oleh Ibn Majah (1120), dan redaksinya adalah miliknya, dan oleh al-Tirmidhi sebagai riwayat yang terhenti ( hadis ta`liq )setelah hadits (519), dan oleh Ibn Abi Shaybah

sebagaimana disebutkan oleh al-Suyuti dalam “al-Durr al-Manthur” (8/480) Haddis tsb tetap lemah.

قال يحيى بن معين : قال أهل حمص : هو من كبار التابعين ، وأنكروا أن تكون له صحبة .

قلت : هذا يحمل على إنكارهم الصحبة التامة لا الصحبة العامة .

Yahya bin Ma'in berkata:  Penduduk Homs berkata: Dia adalah salah satu pengikut senior (tabiin), tetapi mereka menyangkal bahwa dia adalah seorang Sahabat.

Saya katakan: Ini menunjukkan bahwa mereka menyangkal persahabatannya secara penuh, bukan hanya persahabatan secara umum

Komentarku ( Mahrus ali ) : Hadis  tsb terputus sanadnya sebab Abu Naba al khaulani bukan sahabat. Apa lagi ada perawi yang lemah. Jadi tidak bisa di buat pegangan. Ia tidak sahih. Kembalilah kepada ayat 78 al isra`.

Imam Malik dan penduduk Madinah tidak tahu dan jarang sekali kitab kitab hadis yang memuat hadis tsb

 

 

 

 

كان رسولُ اللهِ ﷺ يقرأُ في الجمعةِ بسبحِ اسمَ ربِّكَ الأعلى وهل أتاكَ حديثُ الغاشيةِ

الراوي: سمرة بن جندب • ابن حزم، المحلى (٤/١٠٧) • احتج به ، وقال في المقدمة: (لم نحتج إلا بخبر صحيح من رواية الثقات مسند) • أخرجه أبو داود (١١٢٥)، والنسائي (١٤٢٢)، وأحمد (٢٠١٥٠) به. • شرح حديث مشابه

Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam membaca dalam shalat Jumat, “Sucikanlah Nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi,” dan “Apakah telah sampai kepadamu riwayat tentang peristiwa yang dahsyat itu?”

 

Diriwayatkan oleh: Samurah ibn Jundub • Ibn Hazm, Al-Muhalla (4/107) • Beliau mengutipnya sebagai bukti dan berkata dalam pengantar: “Kami hanya menggunakan hadits-hadits sahih yang diriwayatkan oleh perawi terpercaya dengan sanad yang lengkap.” • Hadits ini juga diriwayatkan oleh Abu Dawud (1125), An-Nasa’i (1422), dan Ahmad (20150). • Penjelasan hadits serupa

 

جمع الفوائد من جامع الأصول ومجمع الزوائد (1/ 313)

 - سَمُرَةُ بْنُ جُنْدَبٍ: أَنَّ النبي - صلى الله عليه وسلم - كَانَ يَقْرَأُ فِي الْجُمُعَةِ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ، وَهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ. لأبي داود، والنسائي (1).

_________

(1)  رواه أبو داود (1125)، والنسائي 3/ 111 - 112، وصححه الألباني في «صحيح أبي داود» (1030).

(1)  Diriwayatkan oleh Abu Dawud (1125), dan Al-Nasa’i 3/111-112, dan disahihkan oleh Al-Albani dalam “Sahih Abi Dawud” (1030).

فتح الغفار الجامع لأحكام سنة نبينا المختار (2/ 649)

 وعن سمرة: «أن النبي - صلى الله عليه وسلم - كان يقرأ في العيدين بسبح اسم ربك الأعلى، وهل أتاك حديث الغاشية» رواه أحمد (3)

Tafsir Lengkap Al-Ghaffar tentang Hukum-hukum Sunnah Nabi Pilihan Kita (2/649)

 

Dari Samurah: “Nabi (shalawat dan salam kepadanya) biasa membaca dalam dua shalat Id ‘بسبح اسم ربك الأعلى Sucikanlah Nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi’ dan ‘وهل أتاك حديث الغاشية Apakah telah sampai kepadamu riwayat tentang peristiwa yang dahsyat itu?’” Diriwayatkan oleh Ahmad (3)

Komentarku ( Mahrus ali ) :

 Hadis di atas  yang katanya al bani sahih  ternyata lemah di karena kalimatnya kacau. Hadis pertama sama dari samurah bin judub menjelaskan saat itu melakuKAN SALAT  jumat. Tapi hadis kedua menerangkan Rasul tidak melakukan salat jumat tapi salat dua idul fitri. Ini namanya cacat matan atau noda klimat hadis yng termasuk signal kelemahan.  

 

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan