جامع الأصول (5/ 688)
(م د ت) عبيد الله (1) بن أبي رافع: قال: «استخلف
مروانُ أبا هريرة على المدينة، وخرج إلى مكة، فصلَّى لنا أبو هريرة الجمعة فقرأ -
بعد الحمد [لله]- (سورة الجمعة) في الأولى، و {إذا جاءَك المنافقون} - في الثانية،
قال: فأدركت أبا هريرة حين انصرف، فقلت له: إنك قرأت بسورتين كان علي بن أبي طالب
يقرأُ بهما في الكوفة، قال أبو هريرة: فإني سمعتُ رسولَ الله - صلى الله عليه
وسلم- يقرأُ بهما» أخرجه مسلم والترمذي وأَبو داود، إلا أن أبا داود لم يذكر حديث
استخلاف مروان أبا هريرة
Jami' al-Usul (5/688)
(M D T) 'Ubayd Allah (1) ibn Abi Rafi' berkata: "Marwan mengangkat
Abu Hurayrah sebagai wakilnya di Madinah dan pergi ke Mekah. Abu Hurayrah
memimpin kami dalam shalat Jumat dan membaca – setelah Al-Hamd [Allah] – Surah
Al-Jumu'ah di rakaat pertama dan Surah Al-Munafiqun di rakaat kedua. Aku
menyusul Abu Hurayrah ketika dia selesai dan berkata kepadanya: 'Kamu membaca
dua surah yang dibaca oleh 'Ali ibn Abi Talib di Kufa.' Abu Hurayrah berkata:
'Aku mendengar Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam membacanya.'"
Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim, At-Tirmidhi, dan Abu Dawud, kecuali Abu
Dawud tidak menyebutkan hadits tentang Marwan yang mengangkat Abu Hurayrah
sebagai wakilnya.
الراوي: أبو هريرة • مسلم، صحيح مسلم (٨٧٧) • [صحيح] • من أفراد مسلم على
البخاري • شرح الحديث
Perawi: Abu Hurairah • Muslim, Sahih Muslim (877) • [sAHIH] • Salah satu
riwayat yang hanya dimiliki MusliM TANPA Bukhari • Penjelasan Hadits
جامع الأصول (5/ 688)
عن جعفر بن محمد، عن أبيه، عن عبيد الله بن أبي رافع، فذكره
Jami' al-Usul (5/688)
Dari Ja'far ibn Muhammad, dari ayahnya, dari 'UbaId Allah ibn Abi Rafi',
dan dia menyebutkannya
Al-Khaṭīb al-Baghdādī (d. 1071
CE) - Tārīkh Baghdādالخطيب البغدادي - تاريخ بغداد
جَعْفَر بن مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَر بن الْحَسَن بن جعفر بن الْحَسَنِ بْنِ
الْحَسَنِ ابْنِ عَلِيّ بْنِ أَبِي طالب، أَبُو عَبْدِ اللَّهِ
. تَفَرَّدَ
بِهِ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْعَلَوِيُّ الْحَسَنِيُّ بِهَذَا الإِسْنَادِ.
خْبَرَنِي أَبُو الْحَسَن مُحَمَّد بْن عَبْد الواحد
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدٍ السُّكَّرِيُّ قَالَ: وجدت في
كتاب أخي: مات أبو عَبْدِ اللَّهِ العلوي الحسني فِي سنة ثمان وثلاثمائة يوم
الأربعاء أول يوم من ذي القعدة، ودفنوه يوم الخميس.
Ja`far ibn Muhammad ibn Ja`far ibn al-Hasan ibn Ja`far ibn al-Hasan ibn
al-Hasan ibn `Ali ibn Abi Thalib, Abu `Abd Allah.
Hadits ini diriwayatkan secara unik oleh Abu `Abd Allah al-`Alawi al-Hasani
dengan rantai sanad ini.
Abu al-Hasan Muhammad ibn `Abd al-Wahid memberitahukan kepadaku, ia
berkata: `Ali ibn `Umar ibn Muhammad al-Sukkari menceritakan kepada kami: Aku
menemukan dalam kitab saudaraku: Abu `Abd Allah al-`Alawi al-Hasani wafat pada
tahun 308 H, pada hari Rabu, hari pertama Dhu al-Qi`dah, dan ia dimakamkan pada
hari Kamis.
Jadi pada tahun tiga ratus hijriyah hadis itu masih satu orang yang tahu.
Penduduk Irak , Madinah , mekkah tidak tahu hadis itu , hanya satu orang itu . Jadi
ia munkar.
Ada lagi perawi Ibrahim bin Muhammad dia juga perawi tunggal , wafatnya
pada tahun 238. Jadi pada saat itu yang tahu dari penduduk Madinah tentang
hadis itu hanya dia . Ia juga dari abu Hurairah ini hanya satu orang yang tahu.
Dikatakan dalam hadits ini Rasulullah membaca dalam dua rakaat Jumat dengan
surat Jumat dan munafiqun . Dan bila benar hadis ini maka bisa dikatakan salat
Jumat itu rakaatnya hanya dua dengan dasar Nabi hanya membaca dua surat yaitu
Al munafiqun dan Al jumat. Tapi kita
kadang ditentang orang, Rasulullah dalam salat zuhur dan ashar juga baca dua
surat di hadis-hadis yang ada di shahih Bukhari maupun muslim juga . Apakah di sini rakaatnya salat zuhur dan ashar
itu 2 rakaat bukan 4 rakaat . Dalam
hadis Jabir bin samurai Rasulullah salat
zuhur dan ashar juga baca dua surat. Apakah salat lohor dan Asarmenjadi dua
rakaat ?
Ada hadis lagi di mana abu Hurairah menjalankan salat Jumat lalu membaca
surat Jumat dan munafiqun dan ini katanya abu Hurairah Rasulullah membaca nya .
sebetulnya tidak sahih mengapa begitu, hadis ini hanya diriwayatkan oleh satu
orang yaitu Ja'far bin Muhammad, walaupun orang Madinah tapi dia satu orang.
Bila kita menjalankan salat jumat dua rakaat, maka kita berpegangan kepada
hadis mungkar ini, lalu tinggalkan 78 al isra` yang memerintahkan salat lohor di
hari apapun
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ
الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ
خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at,
maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang
demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. 9 jumat.
Terjemahan itu dari depag dan keliru . Mestinya untuk menunaikan salat di hari jumat . Bukan salat jumat. Terjemahan ini menyesatkan , tidak benar. Salah sekali , harus di luruskan kasihan orang banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan