Tampilkan postingan dengan label Babi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Babi. Tampilkan semua postingan

Minggu, Agustus 07, 2016

3 Tahun Penelitian Babi Digunakan Untuk Produk Apa Saja, Hasilnya Mengejutkan

Seorang wanita peneliti asal Belanda, Christien Meindertsma penasaran dengan informasi yang menyatakan bahwa tidak ada satu pun organ babi yang dibuang. Seluruh organ babi digunakan untuk makanan dan berbagai produk yang kemudian disebar ke seluruh dunia.

Maka, ia pun melakukan penelitian selama 3 tahun untuk mengikuti babi dari mulai dipotong sampai menghasilkan 185 produk yang mengepung kita. Kebetulan, di Belanda ada 12 juta ekor babi. Sepertiganya dikonsumsi oleh warga Belanda sendiri, sedangkan dua per tiganya diekspor ke negara lain terutama Inggris dan Jerman.

Mungkin Anda akan terkejut, ternyata babi tidak hanya dimakan oleh orang-orang Barat dan non muslim. Dagingnya memang di makan, namun organ lain mulai tulang hingga bulu, semuanya dimanfaatkan untuk beragai produk.

Para peternak babi tidak tahu babinya menghasilkan produk apa saja. Konsumen seperti kita juga tidak tahu,” tuturnya.

Meindertsma kemudian membeberkan 185 produk yang terbuat dari babi itu dalam bukunya. Ketekunannya melakukan penelitian dan membukukannya itu membuatnya meraih penghargaan Index Award.



 babi




“Kita mungkin akan terkejut karena sejak pagi kita telah berinteraksi dengan babi.”

Di dalam sabun, ada asam lemak yang dibuat dari rebusan lemak tulang babi yang digunakan sebagai bahan pengeras dan memberikan efek warna seperti mutiara. Sampo, kondisioner, lotion, hingga pasta gigi.

Roti yang biasa dipakai sarapan orang Eropa juga mengandung babi. Yakni protein bulu babi yang digunakan untuk menjadikan roti bisa mengembang. Pada puding, cake, dan beragam kue juga ada unsur babi berupa gelatin untuk membuat tekstur makanan itu tampak bagus.

Cat dan kuas cat juga mengandung babi. Bulu babi dijadikan membuat kuas karena kuat.

Bir yang keruh setelah melalui beragam proses pembuatan juga mengandung babi untuk membuatnya menjadi lebih jernih. Anggur juga.


Sedangkan rokok, di perusahaan yang diteliti oleh Meindertsma, filternya mengandung hemoglobin babi.

Senin, Juni 13, 2016

Empat Ton Daging Babi Ilegal Diamankan di Jambi


Empat Ton Daging Babi Ilegal Diamankan di Jambi
Aparat menggagalkan daging babi yang akan edarkan di Jakarta

Hidayatullah.com–Pemkot Jambi dan pihak kepolisian setempat mengamankan sebanyak empat ton daging babi ilegal dari dalam rumah yang dijadikan gudang penyimpanan skala besar, di kawasan Mayang Kota Baru, Jambi.

“Yang kami amankan sekitar empat ton daging babi yang siap diedarkan. Dan juga tempat ini Ilegal, upaya selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” kata Wali Kota Jambi Sy Fasha seperti dikutip Antaranews, Sabtu, (11/06/2016) yang turun ke lokasi penggerebekan.

Wali Kota Jambi mengatakan, penggerebekan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ia langsung berkordinasi dengan pihak kepolisian.

“Saya dapat laporan dari masyarakat melalui pesan singkat bahwa tempat ini sering dijadikan tempat transaksi daging babi, setelah kita datangi ternyata itu benar,” kata Fasha.

Fasha mengatakan, berdasarkan keterangan dari pemilik rumah yang berada di Kelurahan Simpang III Sipin kawasan Mayang itu, rumah tersebut dijadikan gudang dan sudah beroperasi memasarkan daging babi selama dua tahun.

“Aktivitas mereka menampung babi satuan yang kemudian dikelola, dibekukan dan dikemas. Dan kata pemiliknya mau dikirim keluar Provinsi Jambi. Tapi ini akan didalami oleh pihak kepolisian,” kata Fasha menjelaskan.

Kanit Reskrim Polsek Kota Baru Nirwan mengatakan, barang bukti daging babi beserta pemilik dan pekerjanya langsung dibawa ke Mapolresta Jambi untuk diperiksa secara intensif.

“Kami akan lakukan pemeriksaan dulu. Sejauh ini yang kita amankan barang bukti sebanyak empat ton daging babi dan pemilik rumah beserta karyawannya yang berjumlah delapan orang,” kata Nirwan.

Terkait dengan Perda yang dilanggar, Kasat Pol-PP Kota Jambi Irwansyah mengatakan, pada tahap awal kasus tersebut ada empat Perda yang dilanggar yakni Perda bangunan, perizinan, lingkungan hidup dan administrasi kependudukan.

“Untuk selajutnya pelanggaran pidananya akan ditangani Polresta Jambi, dan kemudian pelanggaran Perda akan kita lanjutkan setelah Pidana,” kata Irwansyah.

Sementara itu, pemilik gudang Toap Nababan mengatakan, daging-daging babi tersebut rencananya akan ia kirim ke Provinsi Sumatera Utara.

Daging babi tersebut kata Toap, dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram. Selain dikirim ke luar Provinsi Jambi, daging babi tersebut juga dijual di Kota Jambi.

“Kami mendapatkan babi itu dari orang Perbakin, yang kelompok perburuan tembak itu,” kata Toap menambahkan.*



Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Jumat, Februari 20, 2015

Laskar Pembela Islam DPW FPI Bekasi Raya razia rumah potong hewan ilegal dan haram





BEKASI (Arrahmah.com) - Alhamdulillah, Laskar Pembela Islam DPW FPI Bekasi Raya telah berhasil menggerebek rumah potong hewan (RPH) ilegal. Pada RPH tersebut ditemukan hewan Babi dan anjing yang telah siap disusupkan ke pasar-pasar, dioplos bersama daging halal pada umumnya, sebagimana dipublikasikan BS, Rabu (18/2/2015).
RPH tersebut berada di wilayah pertigaan Jalan Caringin Kelurahan Bojong Rawa Lumbu Kecamatan Bekasi Timur. Razia dilakukan pada Selasa malam (17/2) pada pukul 22:30 wib.
Pada sekitar lebih dari 15 kepala keluarga dengan keadaan rumah yg tidak layak ditemukan potongan-potongan daging anjing dan babi siap jual. Bahkan, didapati 2 ekor babi yg masih hidup dalam keadaan terikat dan dimasukkan ke dalam karung dengan dikeluarkan moncongnya. Disinyalir binatang ini dijualbelikan secara bebas yang kemungkinan akan dioplos dengan daging lainnya seperti daging sapi.
RPH tersebut sudah melanggar Undang-undang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun 2009 pasal 66 ayat 2, yang berbunyi
“… mekanisme panagkapan hewan hingga pengandangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya hingga mekanisme pengangkutan harus dapat diperhatikan sehingga hewan bebas dari penganiayaan dan penyalahgunaan.”
Hal itu tidak dipenuhi oleh RPH ilegal tersebut, sebagaimana LPI temukan di lokasi razia. Bahkan, atas pengakuan pemilik rumah potong yang diintrogasi langsung saat hewan anjing dan babi ditemukan siap dipotong, “hewan anjing dieksekusi dengan cara dicelupkan kepalanya ke dalam air panas yang sudah disiapkan.” Yang lebih sadis, hewan babi dieksekusi dengan cara ditusuk semacam tombak dalam keadaan hidup melalui dubur hewan tersebut, lantas dikuliti.
Herannya, seluruh kepala keluarga di wilayah itu melakukan pekerjaan yang sama yaitu mengeksekusi hewan yang diharamkan Ummat Muslim. Tanpa rasa jijik, limbah pemotongan hewan ilegal dan haram itu pun bercampur dengan kegiatan MCK warga sekitar.
Sayang sekali, fenomena pemotongan hewan haram ini tidak diketahui atau mungkin belum ditanggapi Pemkot Bekasi secara serius. DPW FPI Bekasi Raya berharap ini tidak dibiarkan begitu saja karena menyangkut kesehatan masyarakat sekitarnya.
Berdasarkan informasi di media beberapa waktu lalu terkait daging oplosan, Bekasi disebut sebagai salah satu tempat penyumplai daging oplosan yang berasal dari hewan anjing dan babi. Belum lagi terkait ancaman Flu Babi yg bisa mewabah di masyarakat, dan anjing yang bisa menularkan virus rabies, maka RPH sejenis wajib ditutup.
Dengan informasi ini DPW FPI Bekasi Raya meminta dengan tegas kepada Walikota Bekasi untuk menutup RPH ilegal tersebut. “Jika pemerintah Bekasi tidak merespon permohonan kami, maka kami akan tunjukan kepada Pemkot Bekasi bagaimana cara yang benar dalam menutup RPH Ilegal yang meresahkan masyarakat.” Demikian tegas Budi, tokoh Badan Investigasi Front DPW FPI Bekasi Raya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait laporan FPI Bekasi yang mendatangi Walikota Bekasi pada Rabu (18/2)
 potongan kepala anjing yang berserak   

potongan moncong dan gigi atas anjing lengkap dengan taringnya yang berserak 
 babi hidup yang dikarungi, siap disuplai ke wilayah lain

 Babi hidup di karung, siap di jual .






Jumat, Agustus 08, 2014

Tiga Ciri Perbedaan Daging Babi dan Daging Sapi

Foto: Tiga Ciri Perbedaan Daging Babi dan Daging Sapi

By nahimunkar.com on 29 July 2014

JAKARTA - Menyambut hari Idul Fitri, masyarakat di tanah air diminta waspada dalam peredaran daging. Drh, Triyoso, dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian Indonesia, menghimbau masyarakat agar dapat membedakan daging sapi dan daging babi.

Ada tiga hal mudah membedakan daging babi dan daging sapi. Menurut Triyoso, ciri membedakannya adalah dengan cara melihat dari warnanya terlebih dahulu.

Daging babi memiliki warna yang lebih pucat jika dibandingkan dengan daging sapi. Warna daging babi mendekati warna daging ayam. Namun perbedaan ini tak dapat dijadikan pegangan, karena warna pada daging babi oplosan biasanya dikamuflase dengan pelumuran darah sapi.

“Yang pertama kita lihat warnanya, kalau bewarna merah pucat itu daging babi, tapi hati-hati juga biasanya pedagang malah menyembunyikan kepucatan itu dengan melumuri darah sapi,” kata Triyoso saat berbincang bersama RRI di Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Kedua, Triyoso juga menambahkan masyarakat dapat membedakan daging dari segi tekstur. Dimana daging sapi memiliki tekstur yang lebih padat dibanding daging babi yang lembek dan mudah di renggangkan.

“Ketiga Kita juga bisa melihat dari tekstur dan lemaknya. Daging sapi itu padat sedangkan daging babi cair dan lembek. Lalu dari bau juga kita dapat bedakan, daging sapi tidak berbau anyir seperti bau darah namun daging babi biasanya bau anyir bercampur darah. Terlebih daging babi didapatkan dengan cara diburu bukan di sembelih seperti sapi,” katanya.

Dalam pemaparan tersebut, Triyoso mengharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tertipu ketika membeli daging. Diharapkan masyarakat dapat memenuhi syarat daging yaitu Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH) dengan membedakan ciri daging sapi dan daging babi. (LS/AKS/RRi)(voa-islam.com)Selasa, 1 Syawwal 1435 H / 29 Juli 2014 06:59 wib

(nahimunkar.com)

By nahimunkar.com on 29 July 2014



JAKARTA - Menyambut hari Idul Fitri, masyarakat di tanah air diminta waspada dalam peredaran daging. Drh, Triyoso, dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian Indonesia, menghimbau masyarakat agar dapat membedakan daging sapi dan daging babi.

Ada tiga hal mudah membedakan daging babi dan daging sapi. Menurut Triyoso, ciri membedakannya adalah dengan cara melihat dari warnanya terlebih dahulu.

Daging babi memiliki warna yang lebih pucat jika dibandingkan dengan daging sapi. Warna daging babi mendekati warna daging ayam. Namun perbedaan ini tak dapat dijadikan pegangan, karena warna pada daging babi oplosan biasanya dikamuflase dengan pelumuran darah sapi.

“Yang pertama kita lihat warnanya, kalau bewarna merah pucat itu daging babi, tapi hati-hati juga biasanya pedagang malah menyembunyikan kepucatan itu dengan melumuri darah sapi,” kata Triyoso saat berbincang bersama RRI di Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Kedua, Triyoso juga menambahkan masyarakat dapat membedakan daging dari segi tekstur. Dimana daging sapi memiliki tekstur yang lebih padat dibanding daging babi yang lembek dan mudah di renggangkan.

“Ketiga Kita juga bisa melihat dari tekstur dan lemaknya. Daging sapi itu padat sedangkan daging babi cair dan lembek. Lalu dari bau juga kita dapat bedakan, daging sapi tidak berbau anyir seperti bau darah namun daging babi biasanya bau anyir bercampur darah. Terlebih daging babi didapatkan dengan cara diburu bukan di sembelih seperti sapi,” katanya.

Dalam pemaparan tersebut, Triyoso mengharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tertipu ketika membeli daging. Diharapkan masyarakat dapat memenuhi syarat daging yaitu Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH) dengan membedakan ciri daging sapi dan daging babi. (LS/AKS/RRi)(voa-islam.com)Selasa, 1 Syawwal 1435 H / 29 Juli 2014 06:59 wib

(nahimunkar.com)

Sabtu, November 02, 2013

Sepatu dan Tas Anda Berasal dari Kulit Babi


Assalamu 'alaikum wr wb.
Saudaraku, secara tidak sengaja mungkin sepatu, sandal atau tas Anda berasal dari kulit babi.
Bagaimana cara mengenalinya ?

Panduan mengenali sepatu atau sandal yang terbuat dari kulit babi :
  1. Pola dengan ciri khas 3 titik membentuk segitiga tersusun secara beraturan.
  2. Perhatikan sepatu atau sandal Anda bagian dalam, misalnya lidah sepatu atau bagian dalam samping kiri dan kanan, jika terlihat pola 3 titik beraturan, maka sepatu atau sandal Anda dibuat dari kulit babi.
Perhatikan bagian dalam sepatu wanita ini, terlihat dengan jelas pola 3 titik beraturan.
Lidah sepatu yang bahannya dari kulit babi.

Kurang lebih polanya seperti ini.

Sandal pria yang biasa dipakai ke Masjid.


Lihatlah bagian dalamnya, sangat jelas pola 3 titik yang beraturan.


Inilah lembaran kulit babi yang sudah disamak, bisa jadi sebagai bahan untuk membuat tas kantor atau dompet kaum Hawa.
Semoga tips sederhana ini bermanfaat bagi kaum muslim.
Alhamdulillah jazakumullohu khoiro.

Wassalamu 'alaikum wr. wb. 
Sumber: http://ldiibandung.blogspot.com/2009/08/sepatu-dan-tas-anda-berasal-dari-kulit.html
  Mau nanya hubungi kami:
088803080803.( Smartfren) 081935056529 ( XL )

Dengarkan pengajian - pengajianku

Alamat rumah: Tambak sumur 36 RT 1 RW1 Waru Sidoarjo. Jatim.
 

Minggu, Januari 20, 2013

Daging Sapi Tesco mengandung Babi





Hidayatullah.com—Setelah ditemukan adanya DNA babi dalam produk sapinya, peritel terbesar Inggris Tesco memintah maaf kepada “para konsumen yang tidak mengkonsumsi babi.” Konsumen yang dimaksud adalah warga Muslim.
Dilansir Al-Arabiya (19/1/2013), skandal kandungan babi dalam produk sapi Tesco itu terkuak oleh Otoritas Keamanan Makanan Irlandia (FSAI) yang menemukan adanya DNA babi sebanyak 29% di sebagian produk berlabel “sapi” yang dijual Tesco.
“Kami mengerti dan memahami kekhawatiran para pelanggan kami yang tidak mengkonsumsi babi dan kami minta maaf kepada mereka,” kata jurubicara Tesco di London Emma Capon dalam surat elektroniknya kepada Al-Arabiya.
Capon juga mengkonfirmasi bahwa peritel terbesar ketiga dunia itu tidak memiliki toko di Timur Tengah dan tidak mengekspor dagingnya ke kawasan itu.
Namun, Tesco mengaku punya outlet di Turki dan Malaysia, negara di mana mayoritas penduduknya adalah Muslim. Menurut Capon, produk sapi Tesco yang mengandung babi itu tidak diekspor ke Turki atau Malaysia.
“Semua daging yang dijual Tesco Malaysia adalah halal disertifikasi oleh otoritas agama Islam negara itu baik di tingkat negara bagian maupun di tingkat federal,” kata Capon
Sementara di Turki, “kami menawarkan pelanggan pilihan daging halal atau tidak halal,” imbuhnya.
Capon mengatakn Tesco tidak ada rencana untuk membuka toko di Timur Tengah.
Mengenai kasus yang sekarang sedang dihadapinya di Inggris, Capon mengatakan bahwa meskipun FSAI menemukan adanya kandungan babi dalam produk sapinya, pihaknya memerlukan informasi lebih jauh tentang temuan itu agar perusahaannya bisa mengambil tindakan.
Produk-produk yang bermasalah itu datang dari suplier di Irlandia dan Inggris yang diperkirakan telah mencampur daging sapi dengan daging kuda.
Para pakar mngatakan, meskipun tidak ada indikasi bahaya kesehatan dari daging kuda atau babi, insiden itu menimbulkan masalah serius lain berupa penipuan. Hal itu disebabkan karena pada label produk itu tertulis barang bersangkutan adalah produk sapi dan tidak mengandung DNA babi atau kuda, serta menjadikan daging murah (babi) menjadi daging yang lebih mahal (sapi).
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan, insiden semacam itu “tidak dapat diterima” dan meminta agar segera dilakukan penyelidikan oleh lembaga pengawas kualitas makanan Inggris.*
 Rep: Ama Farah
Red: Dija

Komentarku ( Mahrus ali): 
Saya sendiri tidak pernah makan daging dari produk kafir. Saya kurang percaya kepadanya.. Dan saya banyak percaya kepada produk mukmin yang komitmen kepada ajarannya bukan munafikin. apalagi ada stempel halal oleh MUI. Daging kuda halal karena ada ayat:
وَالْأَنْعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيهَا دِفْءٌ وَمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ(5)وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ(6)وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَى بَلَدٍ لَمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ الْأَنْفُسِ إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ(7)وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُونَ(8)
Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfa`at, dan sebahagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. Nahel 5-8.
اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَنْعَامَ لِتَرْكَبُوا مِنْهَا وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ(79)
Allah-lah yang menjadikan binatang ternak untuk kamu, sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan. Ghofir 78.
Kuda termasuk an`am.
Dan kliklah 4 shared mp3 atau di panahnya.

Senin, Desember 31, 2012

Kisah wartawan penelusur bakso oplosan daging celeng berujung maut




  Posted by: nahimunkar.com

Pemimpin Banten Pantura Pos kecewa terhadap polisi, baik masalah kematian wartawannya maupun tidak seriusnya dalam mengusut  bakso oplosan daging celeng itu.

Ilustrasi bakso babi_832643875

Pembunuhan wartawan, ilustrasi / ISTIMEWA/GOOGLE IMAGE     babi dan sapi. ilustrasi / herman-salim

    Usni (paman Alvin wartawan Banten Pantura Pos)  melihat luka di wajah dan kepala Alvin seperti luka akibat pemukulan. Ia yakin keponakannya itu menjadi korban pengeroyokan yang berujung maut. Selain luka-lukanya, kecurigaan Usni bertambah karena tiga hari sebelum kematian Alvin, ada empat wartawan lain yang dikeroyok saat mencar informasi tentang bakso oplosan daging sapi dan daging celeng.
    Sebelum meninggal dunia, Alvin diketahui tengah melakukan investigasi tentang informasi daging sapi yang dicampur daging celeng menjadi bakso di sejumlah tempat di Kota Tangerang. Informasi itu didapat dari sejumlah pengakuan pedagang bakso yang mengatakan jika bakso daging sapinya dioplos dengan daging celeng. Bahkan Alvin memiliki sejumlah data lokasi tempat dimana kegiatan yang merugikan masyarakat itu dilakukan.
    “Alvin mengaku sekitar ada tujuh lokasi yang melakukan pengoplosan daging sapi dengan daging celeng, bahkan sebelum di Jakarta Selatan terkuak, hanya media kami yang sering memberitakannya,” kata Mansur Pemimpin Banten Pantura Pos (BPS).
    Mansur, Pemimpin Banten Pantura Pos (BPS)  mengaku kecewa dengan hasil penyelidikan Polres Metro Tangerang yang menyimpulkan korban tewas akibat kecelakaan di Jalan Juru Mudi, Batuceper, Kota Tangerang.
    Padahal, pihak keluarga dan rekan kerja korban melihat mencurigai luka-luka di tubuh korban bukan berasal dari kecelakaan, melainkan luka bekas penganiayaan. Bahkan Kapolres Metro Tangerang, Kombes Wahyu Widada dinilai tidak serius menyelidiki penjualan daging celeng yang dioplos daging sapi menjadi bakso.
    “Bongkar dulu sindikat pengoplosan daging celengnya di sejumlah lokasi di Kota Tangerang. Dengan begitu misteri kematian wartawan kami akan terkuak. Dan investigasi bakso daging sapi yang dicampur dengan daging celeng itu bukan hisapan jempol belaka,” kata Mansur ketika dihubungi Pos Kota, Jumat (14/12) siang.

Inilah beritanya.

***

    Telusuri Bakso Celeng, Wartawan Dibunuh

    JAKARTA – Tiga bulan sebelum kasus daging celeng dioplos daging sapi untuk dijadikan bakso terungkap, seorang wartawan yang mendapat tugas dari redaksinya untuk menelusuri kejadian ini tewas.

    Wartawan itu diduga dikeroyok sekelompok pemuda di Pasar Anyar, Tangerang. Di pasar ini ia mencari tahu tentang maraknya penjualan daging celeng untuk dioplos manjadi bakso.

    Alvin Wahyudi Lakoni, 38, kini sudah tenang di pembaringannya di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Hingga kini, kematian wartawan koran Mediator itu masih berselubung misteri. Kepada keluarga korban, polisi menyebut Alvin tewas akibat kecelakaan. Sedangkan keluarga bersikeras bahwa Alvin dibunuh.

    Usni, paman korban, mengatakan penelusuran informasi penjualan bakso berbahan daging celeng yang dilakukan keponakannya terbukti bukan isapan jempol. Sekarang baru ribut ada bakso dicampur celeng. “Saya berharap polisi menyelidiki kasus kematian Alvin sampai tuntas dan menangkap pelakunya,” ujarnya kepada Pos Kota, Kamis (13/12) malam.

    Dijelaskan Usni, Minggu (23/9) sekitar Pk. 03:30, Alvin berada di Pasar Anyar, Tangerang. Bapak empat anak itu datang untuk meliput secara investigasi setelah menerima informasi penjualan bakso berbahan celeng di beberapa pasar.

    Layaknya wartawan yang meliput, ia menelusuri mencari tahu benar tidaknya informasi yang diterima. Saat bertanya ke sana-sini, timbul pertengkaran dengan sejumlah orang. Cekcok mulut itu berlanjut menjadi pengeroyokan hingga wartawan itu terkapar. Dalam keadaan terluka, ia menghubungi Midun, rekan seprofesi. Tak lama, Midun datang. Melihat koleganya berdarah-darah, Midun melarikannya ke RSUD Kab. Tangerang. Alvin menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit itu seitar Pk. 07:00. Midun melapor ke Polresta Tangerang.

    LUKA PARAH

    Menurut Usni, keponakannya tewas dengan luka parah di wajah dan kepala. Selain lebam di wajah, Alvin juga patah tulang hidung, bibir robek dan luka di kepala yang terus mengeluarkan darah.

    Polisi, sambungnya, mengatakan Usni tewas akibat kecelakaan lalulintas. “Saya tak yakin. Helm dan motornya bersih, tak ada kerusakan bekas jatuh,” ujarnya. “Lagi pula, tak ada luka lecet pada keponakan saya seperti biasanya orang kecelakaan. Cuma wajah dan kepala yang luka.”

    Usni melihat luka di wajah dan kepala Alvin seperti luka akibat pemukulan. Ia yakin keponakannya itu menjadi korban pengeroyokan yang berujung maut. Selain luka-lukanya, kecurigaan Usni bertambah karena tiga hari sebelum kematian Alvin, ada empat wartawan lain yang dikeroyok saat mencar informasi yang sama.

    DIJUAL BEBAS

    Kepada wartawan, Laksmi Suryati, ibu kandung Alvin, mengatakan sejak Juni 2012, anaknya kerap bercerita soal dugaan peredaran daging celeng yang digunakan untuk bahan baku bakso dan dijual bebas.

    “Saya sudah ingatkan dia supaya jangan macam-macam. Saya minta supaya masalah itu diserahkan saja pada rekan kerja yang lain. Tapi dia tetap semangat untuk menelusurinya,” ungkap Laksmi tentang anak semata wayangnya itu.

    Pada Jumat (22/9), Laksmi mengaku mendapat telepon dari anaknya. Alvin berpesan secepatnya memberitahu istri dan anak-anaknya untuk mendoakan keselamatannya. “Anak saya juga bilang ada yang mau memberinya sejumlah uang agar berhenti menelusuri informasi itu. Tapi anak saya tak mau,” ungkapnya. Tak lama, ia mendapat kabar anaknya dibawa ke RSUD Tangerang karena jatuh dari motor.

    Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Wahyu Widada, mengatakan kasus itu sudah diselidiki dan sejauh ini hasilnya menunjukkan wartawan Alvin tewas akibat kecelakaan lalulintas. “Kasusnya sudah ditangani Satlantas. Sejauh ini, laporannya kecelakaan lalulintas karena ada saksi-saksi yang menyebutkan korban mengalami,” ungkapnya.

    Meski begitu, menurut Kombes Wahyu, semua kesaksian akan ditampung, termasuk saksi yang tak mengarah pada kecelakaan. “Buat kami tak ada masalah untuk menyelidikinya,” ujarnya. (deny/maryoto) (Pos Kota) Jumat, 14 Desember 2012 05:12:19 WIB

***

    Kematian Wartawan Akan Terungkap

    Usut Pengoplosan Daging Celeng dan Sapi Untuk Jadi Bakso

    TANGERANG (Pos Kota) – Masih misteriusnya penyebab kematian Alvin Wahyudi Lakoni, 38, disesalkan pimpinan Banten Pantura Pos, tempat korban jadi wartawan. Terlebih Alvin meninggal dunia ketika sedang melakukan investigasi terhadap penjualan daging celeng yang dioplos daging sapi menjadi bakso.

    Ada dugaan Alvin tewas karena dianiaya sekelompok lelaki di Pasar Anyar Tangerang. Namun oleh polisi kematian wartawan tersebut karena kecelakaan lalulintas.

    Mansur, Pemimpin Banten Pantura Pos (BPS)  mengaku kecewa dengan hasil penyelidikan Polres Metro Tangerang yang menyimpulkan korban tewas akibat kecelakaan di Jalan Juru Mudi, Batuceper, Kota Tangerang.

    Padahal, pihak keluarga dan rekan kerja korban melihat mencurigai luka-luka di tubuh korban bukan berasal dari kecelakaan, melainkan luka bekas penganiayaan. Bahkan Kapolres Metro Tangerang, Kombes Wahyu Widada dinilai tidak serius menyelidiki penjualan daging celeng yang dioplos daging sapi menjadi bakso.

    “Bongkar dulu sindikat pengoplosan daging celengnya di sejumlah lokasi di Kota Tangerang. Dengan begitu misteri kematian wartawan kami akan terkuak. Dan investigasi bakso daging sapi yang dicampur dengan daging celeng itu bukan hisapan jempol belaka,” kata Mansur ketika dihubungi Pos Kota, Jumat (14/12) siang.

    Sebelum meninggal dunia, Alvin diketahui tengah melakukan investigasi tentang informasi daging sapi yang dicampur daging celeng menjadi bakso di sejumlah tempat di Kota Tangerang. Informasi itu didapat dari sejumlah pengakuan pedagang bakso yang mengatakan jika bakso daging sapinya dioplos dengan daging celeng. Bahkan Alvin memiliki sejumlah data lokasi tempat dimana kegiatan yang merugikan masyarakat itu dilakukan.

    “Alvin mengaku sekitar ada tujuh lokasi yang melakukan pengoplosan daging sapi dengan daging celeng, bahkan sebelum di Jakarta Selatan terkuak, hanya media kami yang sering memberitakannya,” kata Mansur.

    Tak hanya itu, beberapa menit sebelum ditemukan menjadi korban kecelakaan, Istri Alvin sempat meminta korban segera pulang kerumah. Namun korban pun mengatakan akan terlambat sampai di rumah karena ada seseorang bos daging yang ingin bertemu dengan Alvin. Bahkan istri Alvin meminta agar ditemani oleh rekan kerja yang lain.

    “Kata istrinya Alvin mengaku dihubungi oleh pria tak dikenal yang mengaku sebagai bos daging. Pria tersebut mengatakan akan memberikan uang dan menghentikan investigasi tersebut,” ujarnya.

    Dimata pimpinannya, Alvin dikenal tak kompromi soal informasi bakso daging sapi yang dicampur daging celeng. Bahkan Alvin langsung menegur pedagang bakso untuk segera menghentikan kecurangan tersebut. Dan Munir pun sangat mendukung Alvin untuk membongkar sindikat tersebut.

    “Sebagai umat muslim, saya pun geram dengan kecurangan ini. Dan saya akan terus memperjuangkan apa yang diperjuangkan oleh Almarhum,” kata Munir.

    Untuk itu dirinya berharap Polres Metro Tangerang serius melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya. Sehingga tak ada lagi masyarakat yang dirugikan. “Ini kejahatan terorganisir. Daging celeng itu dibawa menggunakan bus dari Jambi dan Lampung, setelah sampai di PO bus, akan ada orang yang mengambil bungkusan daging celeng itu,” ungkapnya. (C3) poskotanews.com, Sabtu, 15 Desember 2012 05:33:59 WIB

(nahimunkar.com)

Komentarku ( Mahrus ali): 
Begitulah risiko orang yang mengungkap kebenaran bukan membiarkan kesalahan, dia harus mengorbankan nyawanya bukan saja hartanya. Bila  dia muslim bukan kafir lalu bertujuan untuk menyelamatkan kaum muslimin dari makanan yang di haramkan itu, maka dia termasuk  mati dijalan Allah bukan dijalan setan. Ingatlah ayat:

مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا

Di antara orang-orang mu'min itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah (janjinya), ahzab 23
Dan kliklah 4 shared mp3 jangan di panahnya.

Rabu, Desember 19, 2012

Blitar-Tulungagung Waspadai Bakso Babi






Blitar, NU Online
Kabar beredarnya bakso bercampur daging babi di beberapa daerah, mendapat respon NU dan MUI di Blitar dan Tulungagung, meski di dua daerah itu belum secara nyata ditemukan bakso bercampur babi.

“Kami minta pemerintah Blitar mengambil langkah antisipasi agar hal tersebut tidak terjadi di Blitar," ungkap Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai, pada NU Online Blitar Imam Kusnin, Selasa (18/12).

Pasalnya, beredarnya rumor tersebut memicu keresahan masyarakat. “Pemkab atau dinas instansi terkait harus pro aktif kelapangan, yakni untuk memastikan indikasi terjadinya pencampuran daging babi kemakanan seperti bakso jangan sampai terjadi," jelas Kiai Dain.

“Apalagi, sebagian besar masyarakat Blitar dan Tulungagung merupakan warga muslim. Umat Islam harus berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan," tambah Gus Dain panggilan akrab Kiai KH Masdain Rifai.

Hal senada juga dinyatakan oleh Ketua MUI Tulungagung, KH Mohammad Hadi Mahfudz. Menurutnya, masalah ini harus disikapi sejak dini oleh pemerintah. Dan jangan sampai memicu keresahan masyarakat.

Pada kesempatan itu Gus Dain maupun Kiai Hadi, meminta kepada pedagang daging atau makanan yang mengandung unsur daging sapi bersedia bekerjasama dengan pemerintah. Pasalnya, jika ketahuan masyarakat yang rugi adalah pedagang itu sendiri.

“Kami meminta kepada pedagang tidak asal menjual produk daging–daging haram, khususnya kepada masyarakan muslim," tambah Kiai Hadi.

Redaktur     : Hamzah Sahal
Kontributor : Imam Kusnin
Komentarku ( Mahrus ali): 
Antisipasi dari pihak pemerintah dan MUI merupakan keharusan, tidak boleh diam atau diserahkan kepada masarakat yang meneliti, lalu pemerintah dan MUI tinggal menunggu penelitian mereka. Ini kesalahan total bukan agak benar. . Pemerintah dan MUI  tidak boleh pura – pura tidak mengerti atas beredarnya daging haram itu. Ia harus di setop, tidak boleh di biarkan beredar mulai sekarang sampai masa mendatang. Hal itu karena mengikuti ayat:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. Baqarah 172

Selasa, Desember 13, 2011

Bahaya di akhirat sekalipun salat, puasa, haji dan zakat

Waspada, Bisa Jadi Makanan yang Anda Makan Mengandung Senyawa Babi.


Posted November 9, 2010 by Tami Tran in Dakwah Islam
Seorang penulis di Inggris yaitu Christein Meindertsma meneliti dikemanakan saja bagian-bagian dari babi. Menurut catatan, babi dengan nomor identitas 05049 yang diikutinya, sebanyak 4,9 pon dari total bobot tubuhnya 272 pon digunakan untuk pembuatan permen kenyal. Sementara 4,8 pon digunakan untuk pembuatan permen liquorice.

Dalam proses tersebut, kolagen dikeluarkan dari babi, kemudian diubah menjadi gelatin. Dari sini kemudian, penggunaannya dalam proses produksi makanan semakin beragam, terutama sebagai agen pembentuk gel.

Meskipun tidak semua permen di Inggris mengandung gelatin babi, tapi banyak yang menggunakannya. Termasuk permen produksi Marks & Spenser yang sangat populer dan sesuai namanya, yaitu permen Percy Pigs.

Tidak hanya permen yang mengandung gelatin. Dalam bir, anggur, jus, gelatin babi digunakan untuk menghilangkan warna keruh dari minuman. Gelatin itu bekerja sebagai agen pencerah dengan cara bereaksi dengan tannin dalam cairan dan menyerap keruh.

Sebagian es krim, whipped cream, yogurt dan juga mentega mengandung sejumlah gelatin. Demikian pula makanan hewan peliharaan. Dan yang lebih mengejutkan, beberapa produk obat-obatan juga mengandung gelatin. Semuanya, mulai dari penghilang rasa sakit hingga multivitamin.

Produk-produk kebersihan diri dan kecantikan juga dibuat dengan bahan babi. Asam lemak dikeluarkan dari lemak tulang babi kemudian digunakan dalam shampo dan conditioner untuk memberi efek tampilan yang bersinar seperti mutiara. Jenis asam ini juga bisa ditemui di sejumlah body lotion, alas bedak dan krim anti kerut.

Glycerin yang dihasilkan dari lemak babi, juga digunakan sebagai bahan dalam pembuatan berbagai macam produk pasta gigi. Kata Christein Meindertsma hanya ada satu bagian dari babi yang tidak bisa dimanfaatkan yaitu “jeritannya”.

Berikut daftar penggunaan bagian-bagian tubuh babi dalam berbagai macam produk:

1. Ujicoba senjata kimia: karena kesamaan jaringan kulit atau daging babi dengan manusia.
2. Eskrim: gelatin mencegah kristalisasi gula dan memperlambat proses pencairan.
3. Pupuk: dibuat dari bulu babi yang diproses.
4. Mentega rendah lemak: gelatin digunakan untuk memperbaiki teksturnya.
5. Bir: gelatin digunakan untuk mencerahkan warna minuman agar tidak keruh.
6. Pelembut pakaian: asam lemak dari tulangnya memberi warna
7. Kuas cat: dibuat dari bulu babi.
8. Jus buah: gelatin membuat warnanya tampak cerah.
9. Shampo: asam lemak dari tulang digunakan untuk membuat penampilan rambut terlihat seperti mutiara.
10. Lilin: asam lemak dari tulang memperkeras bahan lilin (wax) dan meningkatkan titik lumernya.
11. Roti: protein dari bulu babi digunakan untuk melembutkan adonan.
12. Peluru: gelatin dari tulang digunakan untuk mempermudah proses pemasukan bubuk mesiu ke dalam cangkang peluru.
13. Tablet obat: gelatin digunakan untuk pembungkusnya agar lebih keras.
14. Bubuk pembersih atau deterjen: asam lemak dari tulang, digunakan untuk mengeraskan serbuknya.
15. Cat: asam lemak dari tulang digunakan untuk meningkatkan efek kilaunya.
16. Tamborin: dibuat dari kantung kemih babi.
17. Minuman anggur: gelatin menyerap elemen keruh sehingga membuat cairannya bening
18. Kertas: gelatin dari tulang digunakan untuk meningkatkan kekakuan dan mengurangi kelembaban.
19. Heparin: digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah, diambil dari lendir yang ada di usus babi.
20. Sabun: asam lemak dari tulang digunakan untuk memperkeras dan memberi warna sabun.
21. Gabus: gelatin tulang digunakan untuk merekatkannya.
22. Insulin: diambil dari pankreas babi, karena hampir mirip dengan struktur kimia dalam tubuh manusia.
23. Yogurt: kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt.
24. Rokok: hemoglobin dari darah babi digunakan dalam pembuatan filter rokok yang diharapkan bisa mengurangi efek kimia yang masuk kedalam tubuh perokok.
25. Negatif film: gelatin tulang babi digunakan sebagai zat perekat pada lembaran film.
26. Makanan guk guk: hemoglobin darah babi digunakan sebagai zat pewarna merah.
27. Terapi fotodinamik: hemoglobin digunakan dalam obat untuk merawat retina mata. Obat itu diaktifkan dengan menembakkan sinar laser ke dalam mata.
28. Pelembab: menggunakan asam lemak tulang babi.
29. Camilan guk guk: moncongnya digoreng.
30. Krayon: asam lemak digunakan untuk mengeraskannya.
31. Sepatu atau tas: lem tulang babi digunakan untuk meningkatkan tekstur dan kualitas kulit (hewan apapun). Di samping itu banyak juga sepatu yang terbuat dari kulit babi (bisa dilihat dari corak bintik pada kulit)
32. Rem kereta: abu tulang babi digunakan dalam proses produksinya.
33. Pasta gigi: glycerin babi digunakan utuk membentuk tekstur pastanya.
34. Lem transparan: lem sangat kuat yang digunakan dalam industri perkayuan, diturunkan dari kolagen babi.
35. Masker wajah: kolagen untuk menghilangkan kerut.
36. Energi alternatif: bagian-bagian sampah yang tersisa digunakan sebagai bahan bakar untuk listrik.
37. Energy bar: kolagen yang diproses merupakan sumber protein yang murah untuk para binaragawan atau mereka yang ingin membentuk tubuhnya.
38. Keju krim: gelatin menjadikannya stabil.
39. Whipped cream: gelatin memperbaiki teksturnya.
40. Permen: gelatin babi digunakan untuk bahan perekat dan pembuat gel, dan memastikan bahwa adonan permen mencapai tekstur tertentu. Sering digunakan untuk pembuatan jenis permen liquorice, permen kenyal dan permen karet.

Nah, mengerikan sekali bukan. Untuk itu, kita sebagai umat muslim musti waspada dengan produk-produk semacam ini. Bisa jadi makanan yang pernah Anda makan atau produk yang Anda gunakan mengandung senyawa Babi.
Sumber: http://www.lailahaillallah.com/profile-11783/blog/waspada-bisa-jadi-makanan-yang-anda-makan-mengandung-senyawa-babi/
Komentarku ( Mahrus ali ):
Keharamn babi bukan kehalalannya telah tercantum dalam ayat al quran sebagaimana ayat:
 إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلاَ إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
              Jabir bin  Abdillah ra  berkata  :” Rasulullah SAW waktu  penaklukan kota Mekkah  bersabda  :
َ إِنَّ اللهَ وَرَسُولَهُ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِ وَالْمَيْتَةِ وَالْخِنْزِيرِ وَاْلأَصْنَامِ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ أَرَأَيْتَ شُحُومَ الْمَيْتَةِ فَإِنَّهَا يُطْلَى بِهَا السُّفُنُ وَيُدْهَنُ بِهَا الْجُلُودُ وَيَسْتَصْبِحُ بِهَا النَّاسُ فَقَالَ لاَ هُوَ حَرَامٌ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ قَاتَلَ اللهُ الْيَهُودَ إِنَّ اللهَ لَمَّا حَرَّمَ شُحُومَهَا جَمَلُوهُ ثُمَّ بَاعُوهُ فَأَكَلُوا ثَمَنَهُ
Sesungguhnya Allah dan rasulNya  telah mengharamkan  jual beli khomer, bangkai, babi  dan berhala. Di katakan : “  Wahai Rasulullah !  Bagaimana pendapatmu tentang  lemak  bangkai .Ia di pakai untukmengecat sampan – sampan  , meminyaki kulit –kulit lalu dibuat  lampu. Rasulullah SAW  bersabda : “ Ia  haram “. Lalu beliau bersabda saat itu :” Semoga  Allah melaknat orang – orang Yahudi , sesungguhnya Allah mengharam kan lemak  bangkai ,lalu mereka hiasi,lalu dijual lalu uangnya di makan . 

Sayang sekali kaum muslimin bukan kafirin yang sudah menjalankan salat dengan baik bukan salat yang penuh dengan kebid`ahan , tapi salat yang cocok dengan tuntunan Rasul bukan salat yang menyalahinya atau cocok dengan tuntunan ahli bid`ah , sudah beriman kepada Allah dengan baik bukan iman pada Allah yang cocok dengan ajaran ahli bid`ah, tapi iman kepada Allah yang cocok dengan ajaran quran dan hadis,. Juga menjalankan haji dengan baik,. Cocok dengan haji ajaran Rasul bukan haji yang cocok dengan ajaran haji para pembimbing haji ahli bid`ah . lalu tentang masalah makanan menggunakan sistim non muslim , tanpa di control , tahu – tahu makanan dan perobatannya mengandung glatin babi. Nauudzu billah. Ingat ayat:
إِنَّ اللهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا اْلأَنْهَارُ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ اْلأَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ
Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.

Senin, Oktober 17, 2011

Saya dan keluarga tidak pernah ikut imunisasi

 

Hari Ini Dimulai, Imunisasi Serentak di 17 Provinsi


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Program imunisasi tambahan campak dan polio dimulai secara serentak, Selasa, di 17 provinsi. Pencanangannya dilakukan oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta. "Keberhasilan kegiatan ini diharapkan akan memberi daya ungkit besar pada eradikasi polio dan eliminasi campak," kata Menkes.

Penyakit menular masih merupakan salah satu penyebab kematian anak di Indonesia padahal penyakit-penyakit itu dapat dicegah dengan imunisasi.

Saat ini, ada lima vaksin yang diberikan dalam program imunisasi bayi dan anak Indonesia yang berfungsi mencegah tujuh penyakit menular yaitu tuberkulosis, polio, difteria, pertusis, tetanus, campak dan hepatitis B.

Imunisasi rutin campak di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1984 dengan kebijakan memberi satu dosis rutin pada bayi usia 9 bulan.

Cakupan imunisasi campak meningkat setiap tahunnya yaitu mulai dari hanya 12,7 persen pada 1984 menjadi 85,4 persen pada 1990 dan meningkat menjadi rata-rata 90 persen hingga tahun 2010.

"Tapi pencapaian cakupan ini masih tidak merata diseluruh Indonesia karena masih adanya hambatan geografis dan sosial ekonomi," ujar Menkes.

Kampanye imunisasi tambahan campak dan polio dilaksanakan Kementerian Kesehatan selama tiga tahun, dari tahun 2009-2011.

Tahap pertama dilaksanakan di tiga provinsi pada 10-24 Juni 2009 yaitu di Aceh, Sumatera Utara dan Maluku Utara.

Tahap kedua pada bulan Oktober 2010 dilakukan di 11 provinsi yaitu Maluku, Papua Barat, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, NTT dan Banten.

Sementara tahap ketiga atau terakhir dilaksanakan di 17 provinsi yaitu di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Papua, NTB, Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Menkes menyatakan, program imunisasi tambahan campak dan polio itu diharapkan dapat menjangkau 95 persen dari target anak di seluruh Tanah Air.
Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Antara
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Saya dan keluarga saya tidak pernah mengikuti imunisasi yang haram bukan imunisasi yang halal itu . Untuk apa melakukan keharaman yang di murkai Allah dan di senangi setan sedang  yang halal di tinggalkan. Hal itu sama dengan taqarrub pada  setan dan menjauh dari Allah .Bacalah lagi disini :

20 Jun 2011

TAK ADA HALAL, HARAM PUN JADI

TAK ADA HALAL, HARAM PUN JADI


MUI mengakui vaksinasi polio mengandung zat haram. namun, dengan alasan darurat, vaksin diperbolehkan. sekarang, tergantung anda!
Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari memperoleh data bahwa diperkirakan lebih dari 30 ribu anak meninggal setiap tahun
karena kompilasi campak. ini berarti satu anak meninggal tiap 20 menit. sebenarnya, penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi campak. "imunisasi campak yang diberikan bersama imunisasi rutin dapat menurunkan angka kematian akibat campak hingga 48 persen," terang Siti. sayangnya masih ada orang tua yang menolak vaksinasi. sebagian dari mereka khawatir efek samping yang ditimbulkan, namun alasan lain yang mengemuka adalah masalah kehalalan bahan imunisasi.
kekhawatiran ini beralasan, karena Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah menemukan bahan haram dalam vaksin. namun, Menkes punya pandangan lain. menurutnya, MUI telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan vaksin karena alasan darurat. selama belum ditemukan pengganti tripsin babi sebagai media pembuatan vaksin, vaksin ini dibolehkan.
–Babi pada Polio–
seluruh vaksin yang beredar di dunia saat ini, termasuk vaksin meningitis yang diberikan kepada seluruh jemaah haji dibuat dari bahan haram. di antara bahan itu adalh enzim babi, ginjal kera, ginjal babi, hingga janin bayi hasil aborsi.
Depkes kemudian meminta Majelis Pertimbangan Kesehatan dan Syara’ (MPKS) untuk menyelidiki hal ini. MPKS kemudian mengundang
PT Bio Farma dan Aventis untuk meminta penjelasan mengenai proses pembuatan vaksin polio yang mereka lakukan. dari situ terbukti bahwa tripsin babi memang digunakan dalam pembuatan vaksin polio, "begitu juga dengan vaksin meningitis yang diproduksi oleh Glaxo Smith Kline untuk para jemaah haji," ujar Jurnalis. ketika perusahaan2 besar ditanya alasan penggunaan tripsin babi, mereka menjawab, "kami tidak pernah memikirkan (masalah) itu. di mana2, di dunia ini, ya pakai enzim babi. atau
mau diganti dengan enzim sapi butuh penelitian sekitar lima tahun dengan biaya besar."
–Sedang diupayakan–
sejak tahun lalu PT Bio Farma tengah berupaya mengganti bahan pembuat vaksin dengan bahan lain. penelitian telah dilakukan selama tiga tahun. namun, selama belum menemukan hasil, menurut Direktur Pemasaran PT Bio Farma, bahan tripsin babi tetap digunakan, termasuk untuk vaksin campak.
menurut Jurnalis, tripsin babi bukanlah bahan baku vaksin, namun dipakai sebagai enzim proteolitik (katalisator pemisah sel/protein)
(sebenernya dijelasin secara bertahap cara pembuatan vaksin ini. tapi karena panjang, jadi gak gw tulis, hehehe…)
sebenarnya dalam setiap tahap amplifikasi sel, tripsin harus dicuci bersih karena akan menyebabkan gangguan saat sel vero
menempel pada mikrokarier. lewat pencucian atau pemurnia ini, produk vaksin yang dihasilkan bersih dari sisa tripsin. selain  itu, tripsin hanya dipakai sebagai bahan penolong dalam proses pembuatan vaksin.
———————————————-
berikut cuplikan wawancara antara Hidayatullah dan KH Ma’ruf AMin selaku Ketua Komisi Fatwa MUI (halaman 23)
H: apa benar vaksin yang diedarkan tahun lalu terdapat unsur haram?
M: vaksin yang dipakai untuk imunisasi polio tahun lalu memang terdapat unsur haram (karena mengandung porcine/tripsin babi)
H: lalu, tanggapan MUI saat itu?
M: kalau (bahan babi itu) memang ada penggantinya, kita tidak akan izinkan. tapi menurut Dep Kes (pengganti itu) tidak ada.
yang ada hanya bahan itu. apabila yang sepenuhnya halal tidak ada, tidak ada alternatif, padahal polio itu sangat berbahaya
dan bahanya cukup besar, maka kita menyatakan itu boleh karena darurat
H: apa maksudnya boleh karena darurat?
M: zat itu (tripsin babi) tetap haram, tapi diperbolehkan karena kondisi darurat
H: apakah ini berarti vaksin menjadi halal?
M: kita tidak menghalalkan yang haram. sementara kita gunakan yang haram karena darurat. sampai sekarang belum ada (vaksin)
yang halal untuk polio. karena ini darurat, ya kita pakai. begitu juga dengan (vaksin) campak
H: apakah depkes sudah meminta fatwa MUI tentang vaksin campak?
M: perasaan saya belum. untuk campak, kita belum membuat apa2
H: bagaimana dengan penggunaan ginjal kera dan janin bayi hasil aborsi sebagai media pebiakan virus untuk vaksin?
M: iya, itu ya haram. itu memang tidak diperbolehkan.
H: apa pertimbangan MUI menyatakan kedaruratan masalah ini?
M: pressentasi dari depkes memang menakutkan kalau itu dibiarkan. polio merupakan bahaya. yang katanya datang dari sudan ke jeddah, lalu ke sukabumi, terus menjalar ke mana2. bahaya polio sedemikian mengancam, generasi kita akan menjadi generasi
polio kalau tidak divaksinasi
H: apakah ada rekomendasi yang MUI berikan kepada pemerintah?
M: kita minta pemerintah mengupayakan obat (vaksin) yang sepenuhnya halal. jadi, ini hanya untuk sementara
H: bagaimana dengan hadits Rasulullah saw yang menyatakan Allah tidak menjadikan obat dari yang haram?
M: itu kan kaidah umumnya. tapi, kalau yang ditemukan baru yang haram dan jika tidak ditanggulangi akan menimbulkan kesulitan, terpaksa kita gunakan. ini untuk sesaat saja. hanya untuk sementara saja. agama memberikan keluasan, kemudahan,
Ketidak sempitan. dalam keadanan seperti ini bisa diperbolehkan. soal zat (tripsin babi), tetap haram, tapi diperbolehkan
karena kondisi darurat. dalam hal makanan juga demikian. kalau tidak ada yang bisa dimakan pada saat itu kecuali yang haram,
maka diperbolehkan. famanidh thurro ghairo baaghin wa laa’aadiin falaa itsma ‘alaihi (barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. QS al-Baqarah: 173)
H: bagaimana dengan orang tua yang menolak anaknya divaksinasi
M: seharusnya tidak menolak. sebab, menurut depkes, kalau ada yang terkena polio, dampaknya akan luas sekali/ penyakit itu akan menyebar. usaha yang dilakukan pemerintah menjadi tidak berguna
H: kabarnya ada perusahaan farmasi swasta yang meminta sertifikat MUI untuk vaksin yang mereka produksi
M: memang ada, tapi kami tidak mau memberikan. karena vaksin itu hanya bisa dipakai kalau yang meminta adalah pemerintah,
dalam hal ini depkes. kalau swasta, nanti malah banyak yang minta
H: mengapa demikian?
M: kita tidak mau meproduksi obat-obatan (haram) seperti itu. itu hanya karena darurat. kalau swasta, tidak jelas digunakan untuk apa. apa untuk jualan? kita tidak memberikan izin untuk jualan. (ini) hanya untuk keperluan darurat yang diperlukan
pemerintah.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ini sebagian gambar tentang vaksin

     Injeksi dan cairan vaksin


Virus babi

Ketua LP POM MUI Nadratuzzaman Hosen menambahkan sudah merupakan standar dunia bahwa vaksin untuk penyakit-penyakit yang berasal dari virus, selalu digunakan enzim babi (tripcin). Alasannya menurut Nadratuzzaman, struktur DNA babi dengan struktur DNA manusia sangat mirip dan sangat dekat, bahkan mencapai angka 98 persen. Selain itu, dunia barat juga tidak peduli jika babi itu haram untuk umat Muslim.

``Salah satu dampaknya adalah penyakit-penyakit yang ada pada babi gampang menular ke manusia. Jadi di dunia ini hampir semua menggunakan itu. Masalahnya mereka tidak mempedulikan haram atau halalnya babi bagi umat Islam,`` jelas Nadratuzzaman.
Flu babi pun akan mudah menjalar karena manusia sudah mengasumsi babi atau unsur di dalamnya .
Dalam suatu atsar di jelaskan :
Ibnu Mas`ud juga pernah menyatakan :
إِنَّ اللهَ لمَ ْيَجْعَلْ شِفَاءَكُمْ فِيْمَا حُرِّمَ عَلَيْكُمْ .

Sesungguhnya Allah tidak akan menjadikan kesembuhanmu dari perkara yang di haramkan kepadamu .      Ibnu Hajar juga menyatakan hadis tsb sahih , kata al bani
إِنَّ اللهَ خَلَقَ الدَّاءَ وَالدَّوَاءَ فَتَدَاوَوْا وَلاَ تَتَدَاوَوْا بِحَرَامٍ ] . ( حسن )
Sesungguhnya Allah telah menciptakan  penyakit  dan obatnya > maka berobatlah dan janganlah berobat dengan barang haram .  Al bani menyatakan  hadis tsb Hasan . 
وَأَخْرَجَ الطَّبْرَانِي عَنْ أَبِي اْلأَحْوَصِ : أَنَّ رَجُلاً أَتَى عَبْدَ الله فَقَالَ : إِنَّ أَخِي مَرِيْضٌ اِشْتَكَى بَطْنَهُ وَأَنَّهُ نَعَتَ لَهُ الْخَمْرَ أَفَأَسْقِيْهِ ؟ قَالَ عَبْدُ اللهِ : سُبْحَانَ اللهِ ! مَا جَعَلَ اللهُ شِفَاءً فيِ رِجْسٍ إِنَّمَا الشِّفَاءُ فِي شَيْئَيْنِ : اَلْعَسَلُ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ وَاْلقُرْآنُ شِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُوْرِ . وَإِسْنَادُهُ صَحِيْحٌ
Imam Thobroni juga meriwayatkan hadis dari Abul ahwash , sesungguhnya seorang lelaki datang kepada Abdullah , lalu  berkata : sesungguhnya saudaraku sakit perut , dan dia  menyatakan obatnya adalah khamar , apakah aku akan memberikan minuman tsb padanya ?
Abdullah menjawab :  Subhanallah ! Allah tidak menjadikan kesembuhan dari perkara yang kotor . Kesembuhan itu dalam dua perkara . Madu untuk kesembuhan manusia dan al Quran untuk  menyembuhkan penyakit hati . Sanadnya sahih , kata albani .  
Bila lapar dan tidak ada yang di makan , maka boleh makan babi , lalu di tanyakan kapan kamu pernah lapar  lalu tidak ada yang di makan ? Itulah kontek ayat yang memperbolehkan makan babi . Ayatnya sbb :
فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ فَإِنَّ اللهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Dalam ayat lain , Allah berfirman :
فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Tapi penggunaan vaksin belum bisa di katakan dharurat , dan bangsa  yang lalu tidak menggunakan vaksin juga  tidak ada bahaya dan hidupnya dalam keadaan sehat saja . Saya dan keluarga berkali – kali menolak vaksin juga  tidak terjangkit penyakit yang katanya membahayakan itu . Hal yang menakutkan itu hanyalah iklan komersial dari produsen obat atau vaksin tsb .
  Karena itu  hindarilah vaksin bertawakkallah kepada Allah dan jangan takut mereka menakuti kamu . Allah berfirman :
أَلَيْسَ اللهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ وَيُخَوِّفُونَكَ بِالَّذِينَ مِنْ دُونِهِ وَمَنْ يُضْلِلِ اللهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ(36)
Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya. Dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain Allah? Dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidak seorangpun pemberi petunjuk baginya.