Jumat, Januari 01, 2016

Jawabanku untuk Abdul Rasyid At-Tangerangy

Abdul Rasyid At-Tangerangy
Tinggal di Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Dari Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Dia menulis:

Barusan ana nulis di berandanya Mantan kyai NU mbah Mahrus ttg tulisan beliau "salafy penyembah thoghut, penamaan bathil krn jahil dgn bhs Arob dan istidlal,
Abdul Rasyid At-Tangerangy mbah Mahrus@ yg sampeyan maksud penyembah thoghut, itu kan taat pada penguasa dlm perkara yg ma'ruf.
Sejak kapan atau mana dalil nya jk taat kpd penguasa dimaknai menyembah? Beribadah?

Komentarku ( Mahrus ali ):
Setahu saya salafy ada dua: Penyembah thaghut dan yang anti padanya. Untuk salafy penyembah Thaghut suka diam, tidak berani bangkit untuk memerangi thaghut, tapi terkesan membelanya dan memusuhi kepada orang yang anti padanya. Salafy sedemikian ini saya sebut penyembah thaghut sesuai dengan ayat ini:
قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ أُولَئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ(60)وَإِذَا جَاءُوكُمْ قَالُوا ءَامَنَّا وَقَدْ دَخَلُوا بِالْكُفْرِ وَهُمْ قَدْ خَرَجُوا بِهِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا كَانُوا يَكْتُمُونَ
Katakanlah: "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?" Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.Dan apabila orang-orang (Yahudi atau munafik) datang kepadamu, mereka mengatakan: "Kami telah beriman", padahal mereka datang kepada kamu dengan kekafirannya dan mereka pergi (daripada kamu) dengan kekafirannya (pula); dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.
Ibnu Katsir menyatakan:

وجعل منهم خدم الطاغوت ، أي : خدامه وعبيده
Mereka di jadikan pelayan thaghut dan budaknya.
Bin Baz pernah menyatakan:
فالطاغوت الذي يدعو إلى عبادة غير الله أو يرضى بها كفرعون وأشباهه
Thaghut adalah orang yang mengajak ibadah selain Alah, rela kepada penyembahan selain Allah spt Firaun dan sesamanya.
Komentarku ( Mahrus ali ):
Maksud sesama Firaun ini menurut saya adalah raja, presiden yang berhukum kepada hukum produk manusia dan meninggalkan hukum Allah di negara kafir atau sekuler.
Bila mereka tidak di katakan thaghut, maka mereka tidak layak di katakan ulil amri bagi kaum Muslimin, lalu di sebut apa?
Syaikh Muhammad Shalih Fauzan menyatakan:
وكل طاغوت فهو كافر بلا شك.
Setiap Thaghut adalah kafir tanpa ragu lagi.
Komentarku ( Mahrus ali ):
Saya kutip lagi perkataan beliau scr ringkas saja.
والخامس: من حكم بغير ما أنزل الله عز وجل، لأن الله سبحانه وتعالى يقول: {أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُواْ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَن يَتَحَاكَمُواْ إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُواْ أَن يَكْفُرُواْ بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُضِلَّهُمْ ضَلاَلاً بَعِيدًا} [سورة النساء: آية 60]، فالذي يحكم بغير ما أنزل الله فهو يرى أن حكمه بغير ما أنزل الله أصلح للناس وأنفع للناس، أو أنه مساوٍ لما أنزل الله، وأنه مخير بين أن يحكم بما أنزل الله أو يحكم بغيره، أو أن الحكم بغير ما أنزل الله جائز، فهذا يعتبر طاغوتًا وهو كافر بالله عز وجل.
Kelima :
Thaghut adalah orang yang berhukum dengan selain hukum yang diturunkan oleh Allah azza wajal. Sebab Allah subhanhu wa taala berfirman:
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.
Orang yang menjatuhkan hukum dengan apa yang tidak diturunkan oleh Allah. Dia berpendapat bahwa hukum positif tsb ( hukum manusia ) lebih maslahat dan lebih bermanfaat kepada manusia atau menyamai dengan hukum yang diturunkan oleh Allah atau boleh pilih untuk menjatuhkan hukum dengan apa yang diturunkan oleh Allah atau menjatuhkan hukum dengan lainnya atau menjatuhkan hukum dengan hukum positif boleh maka dia boleh di katakan thaghut > dia kafir dengan Allah azza wajal .
Komentarku ( Mahrus ali ):
Bila dikatakan oleh Ust Muhammad Shalih fauzan “ Dia kafir pada Allah azza wajal “. Saya tambahi kafir pada Allah beriman kepada Thaghut. Pada hal kita diperintahkan beriman kepada Allah dan kafir pada tahghut.
Saya dulu pernah menulis sbb:
Penyembah thaghut adalah pendukugnya bukan yang memusuhinya.
Penyembah thaghut bisa menjadi musyrik , akidahnya rusak .
Musuh thaghut adalah jauh dari penyembahan pada thaghut , dan menyembah Allah dengan benar. Dan tidak salah dalam menyembahNya.
Penyembah thaghut adalah salah dalam beribadah dan salah dalam menyembah Allah.
Begitu juga Grass root yang salut dan mendukung kepada penyembah thaghut .
Beda sekali dengan mereka yang anti pati dengan penyembah thaghut itu.
Pemahaman ajaran agama Islam penyembah thaghut tidak bisa di percaya, harus di dustakan lalu arahkan kepada mujahid yang anti penyembah thaghut yang selalu membawakan dalil yang sahih.
Sebagian arti ibadah adalah taat suatu misal ayat sbb:
أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَابَنِي ءَادَمَ أَنْ لاَ تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",
المسألة الرابعة : قوله : ( لا تعبدوا الشيطان ) معناه لا تطيعوه ، بدليل أن المنهي عنه ليس هو السجود له فحسب ، بل الانقياد لأمره والطاعة له ، فالطاعة عبادة
Masalah ke empat firmanNya : Jangan menyembah setan . Maksudnya jangan taat padanya. Sebab yang dilarang bukan sekedar sujud padanya saja tapi juga taat perintahnya dan taat adalah ibadah. ( Tafsir ar razi ).

Anda menyatakan:

Barusan ana nulis di berandanya Mantan kyai NU mbah Mahrus ttg tulisan beliau "salafy penyembah thoghut, penamaan bathil krn jahil dgn bhs Arob dan istidlal,
Komentarku ( Mahrus ali ):
Saya menamakan salafy yang mendukung thaghut bukan salafy yang anti padanya dengan nama penyembah thaghut dengan landasan ayat 60Nisa` lalu anda berkata:
“penamaan bathil krn jahil dgn bhs Arob dan istidlal”.
Anda mengatakan spt itu karena kepinteren bahasa arab hingga tidak paham ayat 60 Nisa` itu
Lalu salafy pendukung tahgut kamu katakan salafy yang menjauhi thaghut, anti padanya ? Salafy penyembah thaghut yang selalu mendukung kepada thaghut sampai berani menyatakan kesalahan densus 88 dlm menangkap atau membunuh teroris muslim mendapat pahala karena salah ijtihad, dan tidak mendapat dosa sama sekali.
Bila anda menolak mereka di katakan salafy penyembah thaghut, lalu nama apa yang pantas untuk mereka. Memang dikalangan salafy ada yang bagus yaitu salafy jihadi yang anti thaghut, kufur padanya , lepas diri dari padanya.
Abdul Rasyid At-Tangerangy menulis : mbah Mahrus@ yg sampeyan maksud penyembah thoghut, itu kan taat pada penguasa dlm perkara yg ma'ruf.
Sejak kapan atau mana dalil nya jk taat kpd penguasa dimaknai menyembah? Beribadah?
Komentarku ( Mahrus ali ):
Salafy yang mendukung pemerintah sekuler dimanapun dikatakan penyembah tahgut sudah jelas dalilnya, tidak samar lagi kecuali bagi orang yang awam bukan orang yang alim sebagaimana telah dijelaskan. Lalu anda berkata: “itu kan taat pada penguasa dlm perkara yg ma'ruf”.
Anda ini tidak mengerti persoalan, bodoh sekali tentang hal ini; Kita ini tidak boleh berbaiat pada Thaghut, juga tidak boleh mengangkat orang kafir menjadi penguasa kaum Muslimin . Lihat ayatnya:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَنْ تَجْعَلُوا لِلَّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا مُبِينًا(144)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)? 144 Nisa`.

Kita ini mengikuti sebagian undang – undang mereka karena dlm keadaan terpaksa. Bila kita mampu untuk mendirikan negara bersariat dan merobohkan nagera sariat setan, why not.



Komentar di fbku :
Faoza Amra Sudah terlalu lamaaaa ummat islam tidak pernah tau apakah tu tauhid yg murni
Apakah itu hukum thagut
Apa itu jihad fii sabilllah
Apa itu hakekat musuh-musuh Allah
Apakah tu Walla al barra
Sbb ilmu ilmu ni tidak byk diajarkan di pondok pesantren., byk kitab-kitab yg sengaja disembunyikan dari ulama2???
Astaghfirullah,,?
Alhamdulillah kita dg adanya media sosial spt fb, Twitter, telegram, bbm,WhatsApp,sangat membantu..,
Termasuk jg postingan dari kyai ni
#jazakallahu kyai
#Syukron khaziran
Angel Munaroh Jazakallahu khairon atas tadz nya tadz...

Bermanfaat banget untuk Kami yg masih awam...

Wa Barakallohu fiik
Abu Muhammad Mumtaz !


Mau nanya hubungi kami:
088803080803( Smartfren). 081935056529 (XL )  



Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan