Kamis, November 12, 2015

Jawabanku untuk Muhammad Syafii ke 2



Muhammad Syafii CATATAN PENTING imam ibnu hajar tidak memberikan TA'LIQ tentang riwayat ini ini,padahal ini adalah tanggung jawab yg besar
apakah anda berani mengatakan IMAM IBNU HAJAR ridho dg kesyirikan?



Komentarku ( Mahrus ali ):
Manakah bukti bahwa Ibnu Hajar menyatakan hadis tsb sahih.
Perahkan Ibnu Hajar menyatakan bahwa Malik Addar  perawi terpercaya ?
Setahu saya ibnu Hajar tidak pernah menyatakan sedemikian.
Saya tidak tahu dan belum menjumpai ulama  ahli hadis  yang  berani menyatakan bahwa Malik addar  perawi  hadis terpercaya .  Dia perawi  hadis  sbb:

“Manusia ditimpa kekeringan pada masa Umar bin Khattab, lalu datanglan seorang lelaki ke kuburan Nabi SAW lalu berdoa: “Wahai Rasulullah, mintalah hujan kepada Allah untuk umatmu, sesungguhnya mereka telah binasa.” Lalu lelaki itu didatangi oleh Rasulullah SAW dalam mimpinya. Beliau bersabda, “Datanglah kepada Umar lalu sampaikan salamku untuknya, dan beritahukan kepadanya bahwa kalian akan diberi hujan. Katakan juga: hendaknya kalian berhati – hati dan bersungguh dlm berusaha.”

Saya  tidak menjumpai  para  ulama ahli hadis yang menyatakan perawi Malik addar  terpercaya. Lalu bagaimanakah hadis  tsb di katakan sahih. Ibnu Hajar tidak mensahihkan hadis tsb.
Minta – minta pada  orang mati adalah syirik . Ingatlah ayat:
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنْ يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ مَنْ لَا يَسْتَجِيبُ لَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَهُمْ عَنْ دُعَائِهِمْ غَافِلُون
Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang berdoa kepada selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (do`a) nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) do`a mereka? Al ahqaf 5

Kisah dalam hadis itu adalah kesirikan, tidak mengajarkan tauhid, memperkenankan berdoa pada orang mati, lalu bgmn  di sahihkan. Ibnu Hajar  tidak mensahihkan, lalu bgmn anda berkata:
apakah anda berani mengatakan IMAM IBNU HAJAR ridho dg kesyirikan?

Hadis  yang mengajarkan kesyirika  itu bgmn disahihkan.


Anda menyatakan:
perlu diketahui anda bukanlah ahli hadits yg bisa mensohihkan ataupun mendho'ifkan hadits,karena itu semua adalah ijtihanya ahli hadits dan anda bukanlah seorang mujtahid
Komentarku ( Mahrus ali ):
Terus siapakah ahli hadis yang menyatakan hadis Malik addar  sebagai perawi hadis kisah syirik itu  terpercaya. Tunjukkan . Siapa di antara pakar ahli hadis yang  mensahihkan bila anda  tidak percaya  dengan keterangan saya.

Muhammad Syafii saya tau anda mengutip dari perkataan albani,padahal bila dibandingkan keilmuannya dg IMAM IBNU HAJAR tidak ada seujung kukunya
beliau(IMAM IBNU HAJAR)adalah ulama yg diakui diseluruh dunia dan kitab2 karyanya di banyak dijadikan rujukan ulama dunia
bandingkan dg albani yg hanya diakui oleh kaum wahabi saja.

Komentarku ( Mahrus ali ):
Terus mana yang salah dari  tulisan saya tadi  , bantahlah dengan ilmu, jangan dengan fanatisme figur gitu. Fanatime figur itu akan merusak citra ilmu dan membangun kebodohan dengan taklid buta. Ingatlah
لَا تُقَلِّدْ دِينَك الرِّجَالَ فَإِنَّهُمْ لَنْ يَسْلَمُوا مِنْ أَنْ يَغْلَطُوا.
Dalam masalah agama,jangan ikut orang, sebab  mereka mungkin juga salah. 
Imam Malik berkata:
إنَّمَا أَنَا بَشَرٌ أُصِيبُ وَأُخْطِئُ فَاعْرِضُوا قَوْلِي عَلَى الْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ
        Aku hanyalah manusia, terkadang pendapatku benar, di lain waktu kadang salah.  Karena itu, cocokkan perkataanku ini dengan kitabullah dan hadis Rasulullah

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan