Jumat, September 02, 2016

SBP: Jokowi sengaja biarkan mafia Cina tak bayar pajak, dananya dipakai untuk proyek apartemen guna menampung jutaan Cina yang masuk dari RRC

"DEFISIT ANGGARAN: SOEHARTO-ROUSEFF-PETRUK"
oleh: Sri Bintang Pamungkas


Di era Soeharto brkuasa slama 30 thn lbh tdk prnah dkenal Defisit atas Belanja Negara dlm APBN. Yg ada adalh Anggarn Brimbang. Defisit ada, tp dtutup dg Utang LN, shg mnjadi brimbang.

Di masa itu anggt DPR cuma tahu jumlh anggarn, tdk tahu rinciannya u/ apa sj. Katanya Rancangn APBN dr Pmrintah hanya dkirim kpd Pimpinan DPR. Jd, pmbahasn anggota DPR dg Menteri Keuangn slama 3 hr, hanya skedar omong kosong. Satu sen pun yg drancang Pmrintah, tdk bs diubah!
Tdk brarti tdk trjadi korupsi...bhkn Soemitro bilang 30% dr Utang LN mnguap di tangan Pmrintah. Tetap sj sulit dlacak, krn sluruh kekuasaan ada di tangannya. Tapi ada yg menarik dr Soeharto, bhw stiap Utang LN Pmrintah dsebutnya di dlm UU APBN. Hanya Utang Swasta yg tak trkndali: 2x Radius Prawiro, mantan Ketua BPK, dsuruh mnghitung slalu salah; jg yg ke tiga.

Soeharto slamet, tdk dhukum; cuma didesak mundur. Lain dg Dilma Rouseff, Presiden Brasil yg smentara dlengserkn, krn sdg dperiksa Senat dlm proses impeachment. Wapres Temer mnjadi Pnjabat Presiden.

Rouseff dtuduh mrekayasa defisit Belanja Negara, pdhl mngalirkn dananya u/ kprluan lain. Mmg ada properti yg diduga milik Rouseff, tp msh blm jelas apa itu hasil manipulasi APBN. Kalau trbukti, mk Dilma bs dlengserkn prmanen.

Joko "Petruk" Oey mlakukn kjahatn sama spt yg dtuduhkn kpd Dilma. Pd 2015 trjadi defisit 500 trilyun; pd 2016 dprkirakn 700 trilyun. Petruk sngaja membiarkn Mafia2 Cina tdk membayar pajak. Dana itu dpakai para Mafia Cina itu u/ investasi brbagai proyek, jg apartemen2 dan Rusun2 guna mnampung jutaan Cina yg masuk dr RRC.

Petruk Oey lbh jahat drpd Dilma, krn Dilma tdk mlibatkn ato mnguntungkn phk asing. Sdg Petruk mnguntungkn org asing dg mnggunakn dana Negara dan mnggusur lapangn krja Pribumi. Petruk-Oey tidak cukup dilengserkan, krn dia khianat dan mau makar thd NKRI; menurut KUHP, hukumannya adalh mati
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan