Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Sebagai seorang apoteker di wilayah Detroit, Sam Alawieh, bingung
menjawab pertanyaan seorang pasien yang bertanya kepadanya tentang vitamin yang
akan dibelinya.
"Dia bertanya pada saya, apakah vitamin ini tidak mengandung unsur yang tidak halal di dalamnya?," Kata Alawieh.
"Saya mengatakan kepadanya," jujur, saya tidak tahu."
Alawieh kemudian mulai melakukan pencarian terhadap masalah tersebut. Ia menemukan bahwa sebagian besar vitamin di pasar tidak "halal" karena kebanyakan dari vitamin itu mengangdung unsur babi, seperti gelatin yang digunakan dalam kapsul atau vitamin bergetah.
"Hal itu membuat saya bepikir, apa yang harus saya lakukan sekarang? bagaimana kita memberikan pasien pilihan untuk menjadi sehat dan menggunakan produk halal pada waktu yang sama? "tanya Alawieh.
Melalui laboratorium farmasinya "Rxtra" yang di berbasis Michigan ia memulai untuk membuat vitamin "halal" yang tidak mengandung unsur hewani. DandDia saat ini telah menjual produk halanya di sebuah supermarket Amerika Arab di Dearborn dan sedang dalam proses mendirikan sebuah situs web untuk menerima pertanyaan.
"Orang-orang di komunitas Muslim telah diabaikan, dan kita ingin mengubah hal itu" kata Alawieh.
Alawieh menawarkan vitamin yang dibuat khusus untuk memenuhi tantangan yang ada du masyarakat. "Dow" adalah suplemen vitamin D yang dipasarkan untuk para wanita yang mengenakan jilbab atau niqab yang jarang mendapat sinar matahari yang cukup secara langsung.
Sebuah gambar yang menampilkan seorang wanita yang tersenyum mengenakan jilbab ada di poster pemasaran produk vitaman "Dow," dan Alaweih mengatakan ia ingin masyarakat muslim AS mengkonsumsi vitamin nya.
"Kami ingin orang tahu bahwa Anda sebagai seorang Muslim, sedang diakui" ia menambahkan.
Organisasi Muslim Amerika, seperti Dewan Hubungan Islam Amerika, CAIR, mengatakan ada sekitar tujuh juta Muslim di Amerika Serikat.
"Penghasilan mereka lebih tinggi dari rata-rata nasional dan mereka banyaknya yang bekerja sebagai seorang profesional," kata aktivis CAIR Ibrahim Hooper.(fq/detroit)
"Dia bertanya pada saya, apakah vitamin ini tidak mengandung unsur yang tidak halal di dalamnya?," Kata Alawieh.
"Saya mengatakan kepadanya," jujur, saya tidak tahu."
Alawieh kemudian mulai melakukan pencarian terhadap masalah tersebut. Ia menemukan bahwa sebagian besar vitamin di pasar tidak "halal" karena kebanyakan dari vitamin itu mengangdung unsur babi, seperti gelatin yang digunakan dalam kapsul atau vitamin bergetah.
"Hal itu membuat saya bepikir, apa yang harus saya lakukan sekarang? bagaimana kita memberikan pasien pilihan untuk menjadi sehat dan menggunakan produk halal pada waktu yang sama? "tanya Alawieh.
Melalui laboratorium farmasinya "Rxtra" yang di berbasis Michigan ia memulai untuk membuat vitamin "halal" yang tidak mengandung unsur hewani. DandDia saat ini telah menjual produk halanya di sebuah supermarket Amerika Arab di Dearborn dan sedang dalam proses mendirikan sebuah situs web untuk menerima pertanyaan.
"Orang-orang di komunitas Muslim telah diabaikan, dan kita ingin mengubah hal itu" kata Alawieh.
Alawieh menawarkan vitamin yang dibuat khusus untuk memenuhi tantangan yang ada du masyarakat. "Dow" adalah suplemen vitamin D yang dipasarkan untuk para wanita yang mengenakan jilbab atau niqab yang jarang mendapat sinar matahari yang cukup secara langsung.
Sebuah gambar yang menampilkan seorang wanita yang tersenyum mengenakan jilbab ada di poster pemasaran produk vitaman "Dow," dan Alaweih mengatakan ia ingin masyarakat muslim AS mengkonsumsi vitamin nya.
"Kami ingin orang tahu bahwa Anda sebagai seorang Muslim, sedang diakui" ia menambahkan.
Organisasi Muslim Amerika, seperti Dewan Hubungan Islam Amerika, CAIR, mengatakan ada sekitar tujuh juta Muslim di Amerika Serikat.
"Penghasilan mereka lebih tinggi dari rata-rata nasional dan mereka banyaknya yang bekerja sebagai seorang profesional," kata aktivis CAIR Ibrahim Hooper.(fq/detroit)
Komentarku ( Mahrus ali ):
Pil vitamen yang tersebar ini ternyata ada unsur
haramnya yaitu mengandung glatin babi bukan lainnya. Karena itu, harus di
hindari, jangan di telan terus sampai mati, tapi harus berhenti menggunakannya
sampai menjumpai ajal. Inilah sikap seorang mukmin yang ingin keselamatan dunia
dan akhirat.
Artikel Terkait
Makanan haram
- Komentarku terhadap ceramah gus baha tentang bekicot
- komentarku terhadap ceramah gus baha tentang bekicot ke 2
- Roti empuk haram
- Trasi halalkah atau haram
- Belalang halalkah ?
- Kerang halalkah ?
- Udang haram dimakan atau halal
- Ragi untuk minuman bir sama dengan ragi untuk roti
- Dengarkan Pengajian - pengajianku
- Dhab halal atau haram
- Dhab haram bukan halal.
- Mati sbb makan MIE dan Coklat
- NILAH....Ini Beberapa Tips Cara Menghindari Makanan Haram.TOLONG BANTU SHARE
- Resep Sambal Oncom (Jawa Barat)
- Makanan yg saya hindari
- Jawabanku untuk Hujjah dari Ngawi
- Bahan-Bahan Ikan Kuah Asam Khas Manado :
- Resep cara membuat nasi kucing enak khas Yogyakarta
- Pentingnya makan halal.
- Ketua MUI NTB Mengakatan Bahwa Banyak Sertifikat Halal MUI yang Palsu
- Makanan orang mukmin beda dengan orang kafir
- Di tawari pecel .
- Sepuluh tahun lebih, saya tinggalkan kecap
- Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia
- Hukum makan ikan lele yang diberi makanan benda najis - kajianku ke 5
alhamdulillah....bagus..
BalasHapus