Selasa, Agustus 14, 2012

Tuntunan ringkas salat Id dll

                            

1.    Melakukan salat dua rakaat di lapangan tanpa sajadah, tikar, koran, karpet dll.  Sebab seluruhnya itu bid`ah yang buruk  bukan bid`ah hasanah yang di ada- adakan. Nabi dan para sahabat melakukan salat Id tanpa  sajadah atau tikar , tapi langsung sujud ke tanah lapang.
2.    Melakukan salat Id di masjid tiada tuntunannya, ia sekedar pendapat sebagian ulama yang keliru bukan pendapat yang benar. Ikutilah tuntunan, tinggalkan kebid`ahan.
3.    Memakai baju baru dalam salat Id tiada tuntunannya, tiada dalilnya. Ia budaya lingkungan bukan ajaran Islam yang asli.
4.    Membawa sajadah untuk salat Id adalah kekeliruan yang di anggap benar, keburukan yang di anggap baik.
5.    Mimbar di lapangan juga bukan tuntunan Rasul. Ia barang baru.
6.    Hutbah setelah salat Id tanpa tongkat, tiada dalilnya dalam hutbah Id memakai tongkat.
7.    Hutbah Id sekali bukan dua kali sebagaimana di lakukan oleh orang – orang ahli bid`ah yang anti tuntunan, senang kebid`ahan.
8.    Hutbah Id tanpa duduk.
9.    Baca takbir sembilan kali waktu hutbah pertama dalam salat Id adalah bid`ah yang hina bukan tuntunan yang mulia.
10.                       Berma`af ma`afan setelah salat Id adalah budaya baru, bukan tuntunan para sahabat atau Rasul. Tinggalkan saja lebih baik untuk ittiba` yang sempurna tidak bikin kebid`ahan baru yang menambahi ajaran agama.
11.                       Bagi wanita pakailah cadar untuk salat Id, jangan di buka wajahnya , lalu di make up seperti akan berangkat ke pesta bukan berangkat ke tempat ibadah.
12.                       Mulai dari rumah, wanita muslimah berangkat  untuk salat Id dengan pakaian yang menutup aurat secara keseluruhan. Jangan di buka sebagian untuk setia pada setan dan durhaka kepada Allah.
13.                       Takbir ramai – ramai , semalam suntuk pada malam Idul fitri adalah budaya  yang buruk bukan bid`ah hasanah. Tidak dapat pahala, tapi dapat dosa karena bikin kebid`ahan.
14.                       Bertakbirlah mulai berangkat ke lapangan, sampai di lapangan hingga Imam datang untuk menjalankan salat Id.
15.                       Jangan ikuti Syi`ah yang menjalankan salat Id di masjid. Mereka nentang tuntunan untuk bikin  kebid`ahan.
16.                       Pakailah sandalmu ketika menjalankan salat di lapangan.
17.                       Sujudlah langsung ke tanah akan terasa betapa hinanya manusia di sisi Allah,
18.                       Setelah takbirotul Ihram, tiada takbir tujuh kali, hadisnya dalam hal ini nyeleneh. Bahkan lemah.
19.                       Bacaan dalam Salat Id bagi Imam, untuk rakaat pertama setelah fatihah adalah surat al a`la/ qaf . Dalam rakaat ke dua setelah baca fatihah surat Ghosyiah/ qamar.
20.                       Anjurkan sedekah  kepada kaum perempuan.
21.                       Wanita yang mean tetap ikut ke lapangan.
22.                       Setelah  salat   Id, tidak usah pergi ke tetangga atau kerabat untuk lahir batin, Itu budaya buruk bukan bid`ah hasanah. Apalagi lahir batin antara lelaki dan perempuan.
23.                       Pergi ke kuburan setelah salat Id adalah bid`ah yang buruk. Apalagi di jadikan teradisi.
24.                       Tujuh hari Id yang di gunakan untuk pergi ke tetangga , kerabat dan kiyai adalah budaya yang penuh dengan keharaman, mulai dari memperbencangkan aib teman, hingga makanan subhat cina yang menjadi hidangannya.
25.                       Pariwisata ke tempat hiburan pada hari raya adalah kedurhakaan bukan taat pada Allah tapi pada setan.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan