EMPO.CO, Jakarta -� Presiden Joko Widodo sore ini menemui delegasi Partai Komunis Cina. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan pertemuan membahas masalah ekonomi, hubungan bilateral, serta kerja sama partai antara Indonesia dan Cina.
"Kedua negara berkeinginan untuk meningkatkan persahabatan dan saling beri manfaat pada tingkat pemerintah, negara, dan partai," kata Pramono yang mendampingi Presiden di Istana Merdeka, Rabu, 14 April 2016. Delegasi dipimpin oleh Kepala Biro Hubungan Internasional dan Luar Negeri Partai Komunis Cina, Song Tao.
Dari segi ekonomi, kata Pramono, pemerintah Indonesia dan Cina sepakat untuk melanjutkan kerja sama, tidak hanya yang sudah berjalan seperti proyek kereta cepat Jakarta- Bandung. Kerja sama di bidang lain, kata dia, akan ditingkatkan seperti kerja sama sumber daya mineral, energi, dan infrastruktur. "Menteri BUMN dan Wamenlu ditugaskan untuk menindaklanjuti beberapa hal yang disampaikan," katanya.
Pramono mengatakan dari segi hubungan Cina dan Indonesia, Song Tao secara khusus menyampaikan undangan bagi Presiden Jokowi untuk hadir pada G-20 di Han Zhao, Cina. Pramono mengatakan Presiden memang secara rutin menghadiri acara G-20. Dalam kunjungan kali ini, Song Thao juga akan berkunjung ke kenttor PDI Perjuangan. Pramono mengatakan Indonesia dan Cina memang berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama antar partai. "Memang hadir dalam rangka memenuhi undangan PDIP," katanya.
Pertemuan antara Jokowi dan delegasi Cina berlangsung sekitar 40 menit. Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, dan Wakil Menteri Luar Negeri M. Fachri.
ANANDA TERESIA
Artikel Terkait
Jokowi
- SIMAK PERNYATAAN PANGLIMA TNI KEADAAN NKRI
- Pertemuan rahasia di Istana
- Sri Bintang: "Jokowi Kalap Ditekan Polit-Biro RRC"
- Tidak adail Jokowi
- Mahasiswa: Penegakan Hukum Era Jokowi seperti Jaring Laba-Laba, Hanya Menjerat yang Lemah
- Bungkamnya Media Nasional atas aksi unjuk rasa Mahasiswa di Istana Negara, Pertanda apa?
- Aktivis Malari: Sungguh menjijikkan rezim sekarang ini, selalu berpihak kepada cukong dan para taipan
- Muhammadiyah Pertanyakan Pertemuan "Haram" Hakim MK dengan Presiden
- Pengamat: Sumber pembiayaan pemerintah Jokowi mulai roboh, untuk bayar utang sudah tak sanggup
- SBP: Jokowi sengaja biarkan mafia Cina tak bayar pajak, dananya dipakai untuk proyek apartemen guna menampung jutaan Cina yang masuk dari RRC
- "DEFISIT ANGGARAN: SOEHARTO-ROUSEFF-PETRUK"
- HEBOH….!! Permadi SH: Presiden Jokowi Akan Lengser Di Tahun 2016
- Dikritik Gak Mau, Didoain Kepanasan, Terus Maunya Apa
- Doa Jokowi di dengar kata Husni Kamil yg teمah mennggal
- SURVEI INI TERNYATA Mayoritas Rakyat Indonesia Inginkan Presiden Jokowi Berhenti Sampai Disini
- Inilah Perda Bernafaskan Islam yang Dihapus Presiden Jokowi
- Perda Islami Dihapus, Jokowi Rezim Anti Islam dan Pro Kapitalis!
- Pengamat: TNI terus dihina & dilecehkan Rezim Jokowi, kesabaran para Jenderal senior akan habis
- Dua Sejoli Jokowi-Ahok adalah Bencana Bagi NKRI Dan Sarana Cukong Jarah NKRI"
- Duh, Muncul Petisi Desak Jokowi Tes DNA dengan Sujiyatmi
- SBY Sindir Revolusi Mental Jokowi Mirip Ajaran Komunisme
- Rezim Jokowi-JK Menyengsarakan Rakyat Dengan Timbunan Utang
- Ngakunya Tiga Bank BUMN Pinjam ke China untuk Infrastruktur, Ternyata Buat 47 Perusahaan Ini
- Uang Jajan Anak Jokowi Capai 5Miliar/Bulan Ini Pengakuan Kaesang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan