Senin, April 11, 2016

Putri Pak Harto Bicara Karma sambil Unggah Foto Ayahnya Bercucuran Air Mata, Netizen Menangis

Siti Hediati Hariyadi yang akrab disapa Titiek Soeharto memposting foto ayahnya yang meneteskan air mata kesedihan disertai curhatan di sosial media Facebook.

 

SuaraNetizen.com - Lewat akun Facebooknya bernama Siti Hediati Soeharto, SE, anak ke empat Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto ini, memposting photo mendiang sang bapak yang sedang mengenakan peci hitam dengan raut muka menitikan air mata.

Dalam photo, ada kalimat " Soeharto pernah menitikkan Air mata lantaran dituduh bukan2 Oleh rakyat yg berusaha ia jaga, ".

Diluar itu, dalam info fotonya Titiek juga menuliskan keadaan Indonesia sesudah Soeharto lengser.
Dianya menyampaikan dalam info itu, kalau mulai sejak lengsernya Soeharto, tanah NKRI seakan turut berang dengan tingkah rakyat yang lupa beterima kasih.

Lalu Titiek menerangkan mengakibatkan banyak bencana yang berlangsung di Indonesia mulai ledakan bom sampai bencana alam salah satunya gunung meletus, longsor serta banjir.

Di akhir keterangannya Titiek juga menuliskan, " Ini KARMA namanya, hukuman atas tak tau terimakasihnya rakyat pada mantan pemimpinnya, bekas pejuang, turun segera ke arena perang waktu saat perang.. " Postinga itu mendapat respons positif dari beberapa netizen.

Terlihat sekitaran 2 ribu lebih tulisan tersebut di berbagi.

Lalu memperoleh 12 ribu lebih like dan lebih dari 2000 komentar.

Tersebut info komplit dalam tulisan photo yang diupload Titiek Soeharto, Minggu (3/4/2016).
Mulai sejak lengsernya Soeharto lantaran dipaksa jagoan2 Reformasi, Tanah NKRI juga seakan turut berang dengan tingkah rakyat yang lupa berterimakasih..

Diawali dengan bencana gelombang tsunami, gunung meletus, longsor, banjir, kerusuhan SARA..
Bom meledak di mana2,

Pembantu di lempar dari lantai 10, TKI di eksekusi di negeri orang, pesawat berjatuhan di mana2 hingga tak terhitung bencana yang menerpa negeri ini..

Mungkin ini yang namanya KARMAPALA "
Soeharto membasmi Teror, basmi Perampok, sikat perusuh, tumpas PKI semuanya untuk melindungi rakyat banyak, namun jadi di tuduh sebagai penjahat kemanusiaan oleh Aktivis Reformasi,.
Soeharto menghukum satu orang supaya tak mencelakakan banyak orang, namun oleh pasukan HAM dikira Diktator "

Sekarang saksikan saja sendiri,
Semuanya apa yang beliau usahakan beberapa besar memanglah benar, saat ini anda dapat saksikan geng motor dari ABG hingga ABT ada, korupsi menjalar, penipu bajibun, miras oplosan bebas, teroris mengintai, POSO, Papua, Aceh mencekam..

Tuhan tunjukkan pada orang-orang sekarang ini, kalau aksi HM Soeharto dahulu semakin banyak benarnya dari pada yg tidak benar.

Ini KARMA namanya, hukuman atas tak tau terimakasihnya rakyat pada bekas pemimpinnya, bekas pejuang, turun segera ke arena perang waktu saat perang..

Tidak cuma Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang suka lakukan " blusukan ".

Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto juga mempunyai hoby yang sama, cuma saja langkah keduanya lakukan tidak sama.

Pada saat Seoharto memimpin, tidak ada arti spesial untuk menyebutkan inspeksi mendadak yang saat ini dipopulerkan dengan nama " blusukan " oleh Jokowi. Tak ada juga penyambutan keramaian lantaran semuanya dikerjakan serba rahasia.

Satu pengalaman unik dirasa Try Sutrisno pada th. 1974 saat dia masihlah jadi ajudan Soeharto masalah hoby bekas kepala negara satu itu.
Satu saat, Soeharto tiba-tiba memerintahkan Try yang saat itu berpangkat kolonel untuk selekasnya menyiapkan mobil serta pengamanan sekedarnya.

" Siapkan kendaraan, begitu terbatas. Alat radio serta pengamanan sekedarnya saja serta tak perlu memberi tahu siapa juga, " perintah Soeharto seperti yang dikenang Try Sutrisno dalam buku " Soeharto : The Untold Story ".

Ada ribuan netizen yang ikut terharu dengan status putri pak Harto itu :

Jaguar : setelah saya membaca semua komentar kalian tak terasa air mata ini menetes dan aku menangis tersedu sedu..apa ini mungkin yg di namakan rindu sosok pemimpin seperti bpk soeharto.
banyak masarakat kmpng saya yg bilang enak jaman pak harto dia bisa mengayomi masarakat ..jujur saya benci jaman reformasi ini tata krama rakyat indonesia telah hilang .

Andi Meutia : Bapak soeharto adalah bapak bangsa buatku...beliau begitu berwibawa.., bersahaja...betul yg mbak bilang... Dulu rasanya amannn,.,skr begal d mana2. Mending tembak d tempat aja...krn nyusahin org.

A'ghusti Barachaqy: Saya anak transmigrasi....dr garam dapur,ikan asin sampai seekor sapi di kasih cuma2 sama yg mulia bpk soeharto.....agar rakyatnya bs hidup mandiri....Hm Soeharto pahlawan untuk saya dan Indonesia, semoga surga firdaus balasan yg pantas untuk beliau amiin

Putra Banten: Walau bagaimanapun yang baik akan tetap baik dan yang benar akan muncul kepermukaan walau kadang terlambat, banyak yang menyesal setelah ditinggalkan pak Harto, semoga Allah menempatkan beliau di surgaNYA. Amii... n ya robbal alamin.

Yona Hadiatna: Hanya do'a suci yang dapat kami sampaikan buat Almarhum Bapak Pembangunan Bangsa begitu juga buat Almarhumah Ibu Hj.Tien Soeharto semoga Allah SWT terima semua Amal dan Kebaikannya dan diampuni segala dosanya di jadikan penghuni Syurga-Nya.

Semoga Anak dan Cucu kami tidak akan lupa atas semua jasa2nya. Dahulu hidup kami aman tentram dan damai...Harga pangan dan papan sangatlah terjangkau...Banyak pembangunan yang dikerjakannya sangat berharga buat kami dan tak akan kami lupakan. Hormat kami untuk Almarhum bapak Pembangunan Bangsa Pahalwan Besar Bangsa Indonesia. Amiin


© SuaraNetizen.com

Komentarku ( Mahrus ali ):  
UNtuk pak Harto memang presiden terbaik, bisa membikin keamanan , mensejahterakan rakyat . Harga pangan, papan da sandang  terjangkau , harga kebutuhan jarang naik.
Ternyata netter banyak yang  milih presiden Soeharto terbaik di antara  tujuh presiden yang memimpin Indonesia ini. Beliau baik menurut hokum Nasionalis, bukan hokum Islam. Kalau di tinjau  dari hokum  Allah, maka seluruh presiden Negara sekuler adalah thaghut bukan hanya pak Harto , tapi semuanya di arab atau di jawa. 
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan