Abdur
Rasyid Al-Atsari
menulis :
pak Mahrus, Ganong, Ibnu Taimiyah
itu orang yg tadinya bersendirian, memahami secara otodidak, gak heran klo
memahaminya ditemani syaiton, keberkahan itu bersama org2 besar di antara
kalian (Ulama).
Abdur
Rasyid Al-Atsari
menulis lagi :
pak Mahrus
ini jgn gagal fahamlah, disana sy kan katakan
"keberkahan itu bersama org2 besar (ulama kibar) di antara kalian",
ini kan dalil
pak? , maksudnya kan permasalahan fitnah, apalagi jihad, takfir kpd penguasa,
itu kan masalah yg ckp rumit, banyak
sekali hal2 yg rancu/bias, mf saja utk sekelas pak Mahrus itu blm saatnya
berfatwa yg aneh2, justru hal ini yg akan menyesatkan umat pak. maksud belajar
sendiri itu anda tdk mengikuti bimbingan (taujihiyyah) ulama, ahlul fadhl wal
ilmi. yaitu org2 yg mempunyai keutamaan2 dan ilmu (yaitu para ulama), ya
tentunya bukan dlm rangka utk taqlid, tentunya pendapat yg rojih pak. coba
pemahaman anda jk mengatakan negara Indonesia inu sebuah Negara kafir,
anda pny pengikut, nah bagaimana mrk2 yg awam jk mengikuti hal ini??
sy kira hny itu yg sy sampaikan, semoga pak Mahrus dpt mencerna maksud saya.
dan kenapa hadits ttg himbauan utk bersama ulama kibar itu dimaknai taqlid? coba ciri2 siapa yg suka membentur2 nash?
krn ucapan Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam itu adalah kebenaran, wahyu yg diwahyukan kpd beliau. dari mana bpk mengatakan taqlid??
sy kira hny itu yg sy sampaikan, semoga pak Mahrus dpt mencerna maksud saya.
dan kenapa hadits ttg himbauan utk bersama ulama kibar itu dimaknai taqlid? coba ciri2 siapa yg suka membentur2 nash?
krn ucapan Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam itu adalah kebenaran, wahyu yg diwahyukan kpd beliau. dari mana bpk mengatakan taqlid??
Komentarku
( Mahrus ali ):
Saya tdk
gagal paham, tapi saya pahami dengan tepat. lihat perkatanmu dulu tidak sebagaimana
perkataanmu yang menafsiri maksud yang terpendam dihatimu . Juga bertentangan
dengan perkataanmu yang asli dulu.
Lalu anda
menyatakan:
"keberkahan
itu bersama org2 besar (ulama kibar) di antara kalian", ini kan dalil pak? ,
Komentarku
( Mahrus ali ):
Apa
maksudnya?
Bila
perkataan itu dikatakan dalil ,
maka saya tidak paham. Sebab ia sekedar
omongan bukan dalil dari hadis atau al Quran.
Siapa
bilang : "keberkahan itu bersama org2 besar (ulama kibar) di antara kalian
“ Bagaimana bila mereka salah dalam berfatwa?
Bukankah
kita akan sesat sebagaimana kaum syi`ah yang ikut secara total kepada ulama
kibarnya atau seperti orang kristen yang
percaya total pada pendeta dan uskupnya.
Kita haram ikut mereka dan wajib ikut dalil. Apa wajib ikut mereka dan haram ikut dalil ?
Anda
menyatakan: maksudnya kan permasalahan fitnah,
apalagi jihad, takfir kpd penguasa, itu kan
masalah yg ckp rumit, banyak
sekali hal2 yg rancu/bias
Komentarku
( Mahrus ali ):
Mana yang
rancu dan rumit ?
Apakah
Thaghut itu amirul mukminin ?
Apakah
Thaghut itu muslim yang harus di taati dan didekati sedang Allah berfirman:
اللَّهُ
وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُم
مِّنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Baqarah
257
Allah Pelindung
orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran)
kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah
thaghut , yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan
(kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Di
lain ayat, Allah berfirman:
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ
رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ فَمِنْهُمْ مَنْ
هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ فَسِيرُوا فِي
الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah
mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan):
"Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara
umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di
antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu
di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan
( Rasul – Rasul ).
Kita ini disuruh menghindari
thaghut, tidak boleh mendekatinya, apalagi mendukungnya. Apakah ada ayat yang
mengharuskan kita untuk mendekati
thaghut. Dan sesatlah orang yang akrab dengan thaghut.
Syaikh Abu Maryam Abd Rahman
bin Thalla` al Mukhallaf menulis sbb:
ومن
أعظم أعمال جند الطاغوت حماية الطاغوت أي الدستور وحمايته والقيام على تنفيذه
وإلزام الناس به ومعاقبة من يخالفه فمتى ما حكم الطاغوت بحكم سواء كان الحكم قضائي
أو تنفيذي هؤلاء الجند هم من يقوم بإلزام
الناس بهذا الحكم وكل من لا يلتزم هذا الحكم يعاقب لعدم التزامه بحكم الطاغوت ومثل
هؤلاء من أعظم أعوان الطاغوت بل هم أولياء الطاغوت الذين حكم الله بكفرهم كما قال
تعالى{اللّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُواْ يُخْرِجُهُم
مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوُرِ وَالَّذِينَ كَفَرُواْ أَوْلِيَآؤُهُمُ
الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ أُوْلَـئِكَ
أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ}[البقرة:257]
حكم جند الطاغوت
الإصدار الثاني
تأليف
الشيخ
أبي مريم عبد الرحمن بن طلاع المخلف
Salah satu
tindakan yang paling besar dari tentara Thaghut melindungi thaghut ,
berupa konstitusi
apapun, melindunginya dan melanjutkan
pelaksanaan dan mengharuslkan orang untuk berpegangan
kepadanya dan menghukum mereka yang melawannya . Maka ketika
Taghut memberikan kebijakan
, baik pengadilan atau eksekutif
. Maka tentara ini yang akan
mengharuskan orang orang untuk mengikuti hukum itu Barang siapa yang tidak mematuhi dihukum karena kurang taat kepada Thaghut . Orang – orang seperti ini termasuk
pendukung Thaghut yang terbesar,
Bahkan mereka itu termasuk kekasih
thaghut yang dihukumi kafir oleh Allah
dalam firmanNya:
اللَّهُ
وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُم
مِّنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Baqarah
257
Allah Pelindung
orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran)
kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah
thaghut , yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan
(kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Raja
Abd Aziz dulu juga memerangi thaghut juga memerangi pendukungnya, lihat saja
sejarah beliau.
Anda
menyatakan:
mf saja
utk sekelas pak Mahrus itu blm saatnya berfatwa yg aneh2, justru hal ini yg
akan menyesatkan umat pak.
Komentarku
( Mahrus ali ):
Tunjukkan
fatwa ulama kibarmu, yang bertentangan dengan ajaran saya, lalu kita bahas
bersama. Dan kita cocokkan dengan dalil mana yang salah dan mana yang benar. Ayo,
jangan disimpan. Dan tunjukkan ajaran saya yang kamu anggap
aneh yang menyesatkan menurut dalil bukan menurut golongan, pendapat orang atau
tradisi.
Anda menyatakan:
maksud belajar
sendiri itu anda tdk mengikuti bimbingan (taujihiyyah) ulama, ahlul fadhl wal
ilmi. yaitu org2 yg mempunyai keutamaan2 dan ilmu (yaitu para ulama), ya
tentunya bukan dlm rangka utk taqlid, tentunya pendapat yg rojih pak.
Komentarku
( Mahrus ali ):
Sekarang
baru anda menyatakan seperti itu. Dulu anda menulis:
pak Mahrus, Ganong, Ibnu Taimiyah
itu orang yg tadinya bersendirian, memahami secara otodidak, gak heran klo
memahaminya ditemani syaiton, keberkahan itu bersama org2 besar di antara
kalian (Ulama)”.
Komentarku ( Mahrus ali ):
Saya akan mengikuti taujihat ulama
kibar atau shighar asal cocok dengan dalil. Bila tidak cocok, maka lebih baik
saya ikut dalil sekalipun beda dengan mereka. Bila saya ikut mereka, maka saya akan menyelisihi
dalil dan ini sangat berat bagi saya sekalipun ringan bagi sebagian orang yang
menolak dalil untuk menerima pendapat
ulama. Karena saya menghurmati ayat:
أَمْ لَكُمْ كِتَابٌ فِيهِ
تَدْرُسُونَ(37)إِنَّ لَكُمْ فِيهِ لَمَا تَخَيَّرُونَ
Atau
adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari ?,
bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.
Nun 37 – 38
قل هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ
صَادِقِينَ
Katakanlah: "Unjukkanlah bukti
kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar".
Ayat itu menunjukkan harus tunjukkan dalil , tidak boleh melakukan
amaliyah atau qauliyah dalam Islam tanpa dalil.
Anda menyatakan:
coba pemahaman anda jk mengatakan negara Indonesia inu
sebuah Negara kafir, anda pny pengikut, nah bagaimana mrk2 yg awam jk mengikuti
hal ini??
Komentarku
( Mahrus ali ):
Sejak dulu
dikatakan oleh GUS dur atau SBY , Pak Harto bahwa Indonesia bukan negara agama- bukan
negara Islam .
Kalau saya
katakan negara Indonesia
ini negara Islam, saya salah. UU Negara ini tdk berlandaskan al Quran, bahkan
menentangnya. Sebagaimana muslim di
Amirika , mereka akan mengatakan bahwa mereka hidup di negara kufur. Bila kita
katakan negara Indonesia
ini negara Islam, kita dusta.
Anda menyatakan:
sy kira hny itu yg sy sampaikan, semoga pak Mahrus dpt mencerna maksud saya.
dan kenapa hadits ttg himbauan utk bersama ulama kibar itu dimaknai taqlid? coba ciri2 siapa yg suka membentur2 nash?
krn ucapan Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam itu adalah kebenaran, wahyu yg diwahyukan kpd beliau. dari mana bpk mengatakan taqlid??
Komentarku
( Mahrus ali ):
Mana hadis
“ hadits ttg himbauan utk bersama ulama kibar itu “ ?
Saya
tunggu hadisnya sampai kapanpun .
Artikel Terkait
Riwayat hidupku
- Seorang doktor dari Kuwait bertanya
- Diskusi dihentikan di grup ahli hadis
- Sms dari ahli hadis Yaman yg tertarik dengan ajaran saya
- Info pembangunan masjid berlantai tanah tahap ke dua
- Kiriman sms via WA dari Doktor Abd Razzaq Saudi
- Fase ke 2 bersorban atau kepala terbuka
- Info pembangunan masjid berlantai tanah dan rumah imamnya.
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Muhammad Hazahirin Sitta untuk Mas Sarjito Al Garuti..
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Pembangunan masjid berlantai tanah
- membangun masjid berlantai tanah
- Masjid berlantai tanah
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Berita pembangunan masjid berlantai tanah
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Info pembangunan Rumah dakwah
- Info pembangunan masjid berlantai tanah
- Foto rumah dakwah yg sedang dibangun
- Info pembangunan rumah dakwah
- Pesan di FB dr orang Bekasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan