Selasa, Oktober 13, 2015

APAKAH PENGHASILAN TAMBANG MINYAK BUMI TERMASUK GHONIMAH ??? BENARKAH ???





Firman Hidayat  menulis:

APAKAH PENGHASILAN TAMBANG MINYAK BUMI TERMASUK GHONIMAH ???
BENARKAH ???
Komentarku ( Mahrus ali ):
Pernambangan minyak atau emas itu diperkenankan saja bukan termasuk ghanimah . Ia  bukan harta rampasan. Bila  di ambil dari musuh maka termasuk harta rampasan. Bila  tidak maka hukumnya milik sendiri  dan tidak mengambil dari musuh. Bahkan ia bisa  di buat membeli senjata untuk melawan musuh.
 Hal itu seperti kita menggali tanah milik kita, lalu kita menemukan botol , emas, berlian atau  sumberan air  dll  maka  termasuk milik kita bukan milik orang lain ,  atau pemerintah dll. Masalah ini sangat jelas tidak samar lagi

Anda menyatakan :
Apakah dengan cara merusak alam dan menjual dari hasil merusak alam BAGIAN DARI GHONIMAH ???

Komentarku ( Mahrus ali ):
Bila pertambangan  emas dll  di biarkan akan di ambil  kafirin untuk menumpas kaum Muslimin. Makanya lebih baik  di ambil oleh kaum Muslimin untuk  kesejahteraan dan pertahanan termasuk penyediaan senjata, bahkan untuk memerangi musuh Allah.
Kita gali dan kita perkirakan tidak sampai merusak. Lalu kita pindah ke tempat lain. Ini  termasuk memperdaya gunakan  sumber alam dari Allah.
Bila merusak tetap tidak diperbolehkan sesuai dengan ayat:
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).[1]

Pertambangan ini tidak  termasuk ghanimah. Ia adalah termasuk  fadhal Allah yang  diberikan kepada kaum mukminin . Allah berfirman:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.[2]


[1] Arrum 41
[2] Al a`raf 96

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan