Senin, November 14, 2016

Bantahan untuk Ust Aqsith ke tiga



Ust Aqsit menulis lg :

Permintaan para shahabat Rasul SAW ini pada zaman itu sangat diperlukan dikarenakan tempat dan segala fasilitas yang sangat terbatas. Saenmpai sehelai kain saja yang sangat mereka butuhkan untuk sekedar sujud sulit mereka dapatkan.



Komentarku ( Mahrus ali ) :
Tempat mn yg terbatas saat itu, bumi jg masih luas. Penduduk pun tdk padat spt DKI atau RRC. Walaupun  bgt mrk masih bisa cari tanah untuk tempat sujud.
Saat  itu tanah masih banyak , mungkin saat sekarang di kota Medinah sudah lebih padat dr pd dulu. Dan tdk mungkin masa dulu lebih padat  dr sekarang.
Jadi alasan  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   menjalankan  salat di tanah karena tempat yg terbatas  tdk rasional, tp irasional. Llu bgmn dg ayat ini:
يَاعِبَادِيَ الَّذِينَ ءَامَنُوا إِنَّ أَرْضِي وَاسِعَةٌ فَإِيَّايَ فَاعْبُدُونِ
Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja.[1]
قُلْ يَاعِبَادِ الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.[2]
Mkanya  tdk ada alas an bg orang yg tdk mau sujud ke tanah . Bumi Allah sangat luas , tayammum bisa, masak salat di tanah tdk bisa.
Bikin masjid berkeramik dan berhambal  bisa masak bikin masjid  dr tanah tdk bisa.
Bisa bikin lapangan sepak bola, lalu tdk bisa sujud di tanah  gara – gara alas an bumi sekarang sempit.

Lalu Ustadz Aqsith juga  bilang :

Permintaan para shahabat Rasul SAW ini pada zaman itu sangat diperlukan dikarenakan tempat dan segala fasilitas yang sangat terbatas. Saenmpai sehelai kain saja yang sangat mereka butuhkan untuk sekedar sujud sulit mereka dapatkan.

Komentarku ( Mahrus ali ) :
Aneh banget, fasilitas saat itu terbatas. Pd hal mereka punya tikar, punya kain untuk  gamis . Bahkan  gamis dr kain itu sdh ada di masa  Nabi Yusus as  , lihat ayatnya  sbb:
وَجَاءُوا عَلَى قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًا فَصَبْرٌ جَمِيلٌ وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ(18)
Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu. Ya`qub berkata: "Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan."[3]
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam    jg tidur di tikar HR Bukhari 4913.
Mengapa tikar itu tdk pernah  digunakan untuk sujud dlm salat wajib?
Mengapa  sujud Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   dlm salat wajib selalu di tanah selama  hidupnya?
Sampai  kita  mulai sahabat  sampai sekarang tdk menjumpai hadis  dimn Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   menjalankan salat wajib di tanah.

Ust Aqsith menulis  lg :

 Hal ini bisa kita ketahui dari beberapa riwayat yang tersebar akan kondisi mereka para shahabat yang hidup dalam kesederhanaan.

Berikut penulis kutip 2 riwayat yang shahih tentang kondisi mereka sebagai renungan bagi kita semua begitu sederhananya mereka dalam kehidupannya:

a. Riwayat Sahl bin Sa’ad r.a: (H.R. Al-Bukhory; Kitab Ash-Shalat)

حدثنا مسدد قال حدثنا يحيى عن سفيان قال حدثني أبو حازم عن سهل بن سعد قال كان رجال يصلون مع النبي صلى الله عليه وسلم عاقدي أزرهم على أعناقهم كهيئة الصبيان ويقال للنساء لا ترفعن رءوسكن حتى يستوي الرجال جلوسا

“Dahulu para lelaki shalat bersama Rosululloh SAW mereka mengikat (ujung atas dari) sarung-sarung mereka ke leher-leher mereka seperti keadaannya anak-anak, maka dikatakan kepada para wanita (yang ikut shalat berjama’ah:“Janganlah kalian mengangkat kepala-kepala kalian sampai para lelaki benar-benar lurus dalam keadaan duduk”.

Mereka dilarang dari cepat-cepat mengangkat kepala mereka disebabkan karena akan terlihat bagi mereka bentuk aurat para lelaki yang ketika itu mereka tidak memiliki pakaian melainkan hanya satu sarung yang mereka pakai tersebut.

b. Riwayat Aby Hurairoh r.a: (H.R. Al-Bukhory; Kitab Ash-Shalat)

حدثنا يوسف بن عيسى قال حدثنا ابن فضيل عن أبيه عن أبي حازم عن أبي هريرة قال لقد رأيت سبعين من أصحاب الصفة ما منهم رجل عليه رداء إما إزار وإما كساء قد ربطوا في أعناقهم فمنها ما يبلغ نصف الساقين ومنها ما يبلغ الكعبين فيجمعه بيده كراهية أن ترى عورته

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Aku bmelihat tujuh puluh orang dari ahlus-shuffah, tidak seorangpun dari mereka yang mengenakan baju, terkadang bersarung dan terkadang memakai baju. Mereka mengikatkan pada lehernya masing-masing. Di antaranya ada pakaiannya itu hanya sampai pada setengah dari kedua betisnya dan di antaranya ada pula yang sampai di kedua mata kakinya, lalu dikumpulkannyalah dengan tangannya karena takut terlihat auratnya.

Kesimpulan hadits no. 3 ini adalah: tidak sah berdalil dengan riwayat Khobbab r.a dengan wajibnya shalat wajib sujud diatas tanah.

Komentarku ( Mahrus ali ) :
Mengapa anda tdk mengambil hadis yg menunjukkan masa kejayaan  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   dan banyaknya  harta yg diterima oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  .
Mengapa anda hanya mengambil  sisi penderitaan yg di alami  sebagian pr sahabat?
Meski era sekarang bila  anda  mencari celah penderitaan yg di alami  penduduk , mk  anda akan menemukan banyak sekali  - Coba  ambil  gambar  orang – orang dayak dan papua yg masih sangat perimitif. Banyak sekali  mereka yg tdk pakai pakaian . Karena adatnya spt itu.
Coba lihat hadis yg menunjukkan kemakmuran di masa sahabat,

وقال عمرو بن عوف : بعث رسول الله صلى الله عليه وسلم أبا عبيدة إلى البحرين ، فأتى بجزيتها ، وكان رسول الله [ ص: 331 ] صلى الله عليه وسلم هو صالح أهل البحرين ، وأمر عليهم العلاء بن الحضرمي ، فقدم أبو عبيدة بمال من البحرين ، فسمعت الأنصار بقدوم أبي عبيدة ، فوافوا صلاة الصبح مع النبي صلى الله عليه وسلم ، فلما صلى بهم الفجر انصرف ، فتعرضوا له فتبسم رسول الله صلى الله عليه وسلم حين رآهم ، وقال : أظنكم قد سمعتم أن أبا عبيدة قد جاء بشيء قالوا : أجل يا رسول الله . قال : أبشروا وأملوا ما يسركم ، فوالله لا الفقر أخشى عليكم ، ولكن أخشى أن تبسط الدنيا عليكم كما بسطت على من كان قبلكم فتتنافسوها كما تنافسوها ، فتهلككم كما أهلكتهم . أخرجاه في الصحيحين .
INtinya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   menerima harta benda dr pajak penduduk Bahrain yg sangat banyak.  HR BUkhari dan Muslim.
قد سأل صلى الله عليه وسلم أصحابه عن مالكٍ، فقالوا: إنه بالطائف مع ثقيف، فقال لهم: أخبروه، أنه إن أتى مسلمًا رددت عليه أهله وماله، وأعطيته مئة من الإبل، فأُخبر مالك بذلك، فجاء يلحق برسول الله صلى الله عليه وسلم حتى أدركه، فرد عليه أهله وماله، وأعطاه مئة من الأبل، وأسلم فحسن إسلامه. والخبر ذكره ابن إسحاق
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   pernah memberi satu orang sj dg  seratus unta.
1. Kekayaan Abu Bakar As-Shidq ra
Apabila kita membaca sejarah islam, disebutkan Abu Bakar pernah membebaskan seorang budak yang merupakan sahabat nabi yaitu Bilal bin Rabbah, yang dijamin akan masuk ke surga..Saat menawarkan untuk menebusnya, sang majikan yaitu Umaiyah bin Khalaf memberikan penawaran yang tinggi yaitu 9 uqiah emas ( 1 uqiah adalah 31,7475 gram emas berarti sekitar 7,4 dinar emas, dimana 1 dinar emas adalah 4,25 gram emas ), dan Abu Bakar menyanggupinya tanpa menawar, saat ini 1 dinar sekitar 2,1 juta rupiah per kepingnya maka yang harus ditebus sekitar 9*7,4*2,1 juta rupiah >>> sekitar 140 juta rupiah..suatu harga yang fantastic untuk ukuran budak saat itu.

Masak para sahabat tdk mampu menggelari tikar di masjid Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  .  sedang kekayaan mrk spt itu.  Dan sy blm menguraikan kekayaan para sahabat yg lain  yg banyak sekali.
Apalagi masjid Rasulullah shallallahu alaihi wasallam   dibiarkan berupa tanah sampai masa Imam Malik.

Grup WA baru sy anggotanya sdh mencapai 223orang dr asatidz dan ikhwan Judul nya “ Mengkaji hadis – hadis ibadah “ / “ Koreksi ajaran Islam klasik “
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah, penuh persaudaraan .
Mau ikut , hub 08883215524 .
0852-7312-5077
0 857-8715-4455
0812-3270-051
0812-4194-6733




[1] Al ankabut 56
[2] Zumar 10
[3] Yusuf 18 
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan