Senin, Juli 06, 2015

Berita dari situs ar rahmah dan al muqawamah selalu menyudutkan daulah Islamiyah




Kesaksian Syaikh Al-Maqdisi atas penolakan ISIS untuk berhukum kepada syariah 
Boleh lihat disini: 
http://www.arrahmah.com/news/2015/07/05/kesaksian-syaikh-al-maqdisi-atas-penolakan-isis-untuk-berhukum-kepada-syariah-b.html

KOmentarku ( Mahrus ali ).



Berita dari ar rahmah dan al Muqawamah begitu juga dari sosok pendengki daulah Islamiyah al Maqdisi tentang daulah Islamiyah kurang bisa dipercaya, layak didustakan.Sebab ada kedengkian yg sangat sebagaimana saya katakan di artikel yg lalu, bukan loyal pada daulah islamiyah. Sy ingat seorang penyair berkata:
وَعَيْنُ الرِّضَا عَنْ كُل عَيْبٍ كَلِيلَةٌ ، كَمَا أَنَّ عَيْنَ السُّخْطِ تُبْدِي الْمَسَاوِيَا
Pandangan mata yang rida tidak melihat seluruh aib sebagaimana mata kebencian akan menampakkan beberapa kejelekan .
وَأَنْتَ أَخِي مَا لَمْ تَكُنْ لِي حَاجَةٌ ... فَإِنْ عَرَضْتُ أَيْقَنْتُ أَنْ لاَ أَخَا لِيَا
Engkau saudaraku bila aku tidak punya hajat . Tapi bila saya menyampaikan hajat , ternyata aku tidak punya saudara.

Muhammad dari Amman menulis sbb:

أبو محمد المقدسي... منظّر الجهاديين الذي لم يجاهد
عمان ــ محمد الفضيلات
Abu Muhammad al Maqdisi derektur jihad dan tidak pernah terjun dlm jihad.
غادر المدينة المنورة نهاية الثمانينيات، ليستقر متنقلاً بين باكستان وأفغانستان، حيث التحق بالمعهد الشرعي لـ"القاعدة"، وعرف قياداتها أيمن الظواهري، وأبي عبيدة البانشيري وأبو حفص المصري، وغيرهم كثير.
بقي هناك طالب علم ومعلماً يحض على الجهاد، من دون أن يخوض ساحاته، كما يؤكد مطّلعون على حياته، حتى استقر به المقام عام 1992 في الأردن إلى يومنا هذا، داعياً ومنظّراً، لمع نجمه في التحريض على الجهاد "في أي مكان تتوافر فيه الشروط"، من دون أن يشارك بنفسه مئات وربما آلاف الذين استجابوا لدعوته.

أبو محمد المقدسي... منظّر الجهاديين الذي لم يجاهد
عمان ــ محمد الفضيلات
17 يونيو 2014 - See more at: http://www.alaraby.co.uk/.../%D8%A3%D8%A8%D9%88-%D9%85%D8...

Abu Muhammad al maqdisi meninggalkan kota Medinah akhir tahun delapan puluhan, untuk menyelesaikan perjalanan antara Pakistan dan Afghanistan, di mana ia bergabung dengan lembaga Syar`I "al-Qaeda", dan tahu para pemimpin mereka, Ayman al-Zawahiri, Abu Ubaidah Al bansyiri dan Abu Hafs al-Masri, dan banyak lainnya.
Dia tetap menjadi thalib ilmi dan guru yang mengajarkan jihad, dan tidak pernah terjun di lapangan jihad sebagaimana telah dinyatakan oleh orang –orang yang melihat kehidupannya . Sampai akhirnya pada tahun 1992 menetap di Yordania, sampai hari ini, Dia da`I dan derektur jihad , Dia bintang cemerlang dalam menganjurkan jihad di tempat di mana kondisi terpenuhi." , tanpa terlibat secara pribadi dalam ratusan dan mungkin ribuan yang mengabukan panggilan-Nya.
Ada berita spt ini

حيث إن الإفراج عنه في الوضع الراهن، هو بمثابة حكم سياسي من شأنه إحداث انشقاقات داخل تنظيم “داعش”، لاسيما وأن المقدسي كان له دور كبير في مفاوضته لإعادة الطيار الأردني.
http://www.sasapost.com/jordanian-salafi-currents-and-order/
Pembebasan al maqdisi ( dari penjara di Yordan ) sekarang ini seolah hukum politik ( politis sekali – atau ada tujuan politik ) dan akan menyebabkan perpecahan dalam tubuh "daulah Islamiyah ", terutama karena al maqdisi memiliki peran utama dalam re-negosiasi untuk mengembalikan pilot Yordania
Komentarku ( Mahrus ali ):
Tapi upaya al Maqdisi itu tidak di respon dan tidak dikabulkan permintaannya oleh daulah untuk mengeluarkan pilot Yordania itu , lalu dia sakit hati.

وكشف المقدسي انه اوصل رسالة للبغدادي يطالبه فيها بالتفاوض لمبادلة الطيار الأردني بالسجينة ساجدة الريشاوي كما أرسل رسالة اخرى لقائد مهم في الموصل لكن حسم المقدسي الأمر بحزم عندما وصف قادة داعش بانهم “مراوغون وكذابون” مشيرا لإنهم وعدوه بالتجاوب مع المفاوضات
http://www.raialyoum.com/?p=214385
Al Maqdisi mengungkapkan bahwa ia menyampaikan surat ke Baghdadi meminta dia untuk bernegosiasi untuk menukar pilotYordania dengan wanita terpidana Sajidah Rishawi . Dia juga mengirim surat lagi ke komandan penting di Mosul, tapi almaqdisi memutuskan sendiri ketika menyatakan pemimpin daulah Islamiyah sebagai " penipu dan pembohong," katanya, karena mereka berjanji untuk merespon dengan negosiasi.

Komentarku ( Mahrus ali ):
Karena itulah,al maqdisi tidak bisa obyektif dlm menilai daulah, tapi tampak miring, meyimpan realita daulah islamiyah yg baik dan meng ada – ada
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan