Kejam, ISIS Kubur Anak-Anak di Irak dalam Keadaan Hidup
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-- Teroris yang berafiliasi dengan yang disebut Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang juga lebih dikenal sebagai Daesh mengubur hidup-hidup sejumlah anak-anak dan pemuda Irak di kuburan massal kota Mosul.
Anggota Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Irak, Fazel al-Gharawi, mengatakan dalam satu pernyataan bahwa kelompok teroris itu telah mengubur ratusan anak-anak Irak dan pemuda di kuburan massal sementara mereka masih hidup.
Para gerilyawan kelompok Daesh telah melakukan kejahatan keji di wilayah-wilayah pendudukan di Irak utara dan barat. Tokoh Irak Hassan al-Shamri yang ditugaskan oleh perdana menteri Irak untuk menghubungi sponsor-sponsor Daesh mengumumkan pekan lalu, bahwa pemerintah Nyri al-Maliki akan mengajukan keluhan ini kepada pengadilan internasional.
Dia juga mencatat bahwa komite telah dibentuk untuk mengumpulkan dokumen-dokumen guna membuktikan kejahatan kelompok terhadap kemanusiaan itu di pengadilan pidana internasional.
Rahma Excellent · Works at PT tapak suci
Banyak media baik cetak maupun elektronika di kuasai mereka anti islam.agama kita engajarkan kalau ada berita dari orang munafik di klarifikasi beritanya.benar atau salah.baru kita sebarkan jangan terjadi fitnah di antara muslim.
Reply · Like · Follow Post · 9 minutes ago
Q-Think's Pernandes · Tinggi tinggi sekali
Saya tidak percaya republika ternyata memberitakan berita yg berasal dari media kafir yg se enaknya saja memutar balik
an fakta tentang isis. Mau tau siapa isis dan sejarahnya cari di google al mustaqbal
Komentarku ( Mahrus ali ):
Karena sumbernya dari Teheran – kota kotor, pusat kedustaan dan dari perdana menteri Irak yang Syi`ah, diskrimatif, tidak berbuat adil kepada kaum muslimin, kejam kepada ahli sunnah dan sayang kepada Syi`ah, maka berita tersebut termasuk kedustaan yang mereka lakukan sebagaimana mereka berdusta bahwa Abu bakar, Umar, Aisyah dan Hafshah masuk ke Neraka selamanya dan tidak masuk surga selamanya. Mereka senang berdusta anti kejujuran, beritanya adalah sampah, bukan berita valid yang perlu diperhatikan, tapi abaikan saja dan buang ke tong sampah yang busuk.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-- Teroris yang berafiliasi dengan yang disebut Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang juga lebih dikenal sebagai Daesh mengubur hidup-hidup sejumlah anak-anak dan pemuda Irak di kuburan massal kota Mosul.
Anggota Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Irak, Fazel al-Gharawi, mengatakan dalam satu pernyataan bahwa kelompok teroris itu telah mengubur ratusan anak-anak Irak dan pemuda di kuburan massal sementara mereka masih hidup.
Para gerilyawan kelompok Daesh telah melakukan kejahatan keji di wilayah-wilayah pendudukan di Irak utara dan barat. Tokoh Irak Hassan al-Shamri yang ditugaskan oleh perdana menteri Irak untuk menghubungi sponsor-sponsor Daesh mengumumkan pekan lalu, bahwa pemerintah Nyri al-Maliki akan mengajukan keluhan ini kepada pengadilan internasional.
Dia juga mencatat bahwa komite telah dibentuk untuk mengumpulkan dokumen-dokumen guna membuktikan kejahatan kelompok terhadap kemanusiaan itu di pengadilan pidana internasional.
Rahma Excellent · Works at PT tapak suci
Banyak media baik cetak maupun elektronika di kuasai mereka anti islam.agama kita engajarkan kalau ada berita dari orang munafik di klarifikasi beritanya.benar atau salah.baru kita sebarkan jangan terjadi fitnah di antara muslim.
Reply · Like · Follow Post · 9 minutes ago
Q-Think's Pernandes · Tinggi tinggi sekali
Saya tidak percaya republika ternyata memberitakan berita yg berasal dari media kafir yg se enaknya saja memutar balik
an fakta tentang isis. Mau tau siapa isis dan sejarahnya cari di google al mustaqbal
Komentarku ( Mahrus ali ):
Karena sumbernya dari Teheran – kota kotor, pusat kedustaan dan dari perdana menteri Irak yang Syi`ah, diskrimatif, tidak berbuat adil kepada kaum muslimin, kejam kepada ahli sunnah dan sayang kepada Syi`ah, maka berita tersebut termasuk kedustaan yang mereka lakukan sebagaimana mereka berdusta bahwa Abu bakar, Umar, Aisyah dan Hafshah masuk ke Neraka selamanya dan tidak masuk surga selamanya. Mereka senang berdusta anti kejujuran, beritanya adalah sampah, bukan berita valid yang perlu diperhatikan, tapi abaikan saja dan buang ke tong sampah yang busuk.
Artikel Terkait
Isis
- Hari Ke-7: Pejuang Koalisi Internasional Bombardir kota Mosul. Mengejutkan Ternyata ISIS Bukan Buatan Zionis Israel dan Amerika
- Penasihat Obama: Khilafah Akan Tegak Kembali, Pasti dan Mustahil Dihindari
- Laporan PBB: Kekuasaan ISIS Libya Semakin Luas
- Mati dengan muka tersenyum
- Takfiri yang banyak diperbincangkan.
- Said Agil: Aliran Arab itu tak cocok dengan Indonesia, ISIS itu Berbahaya
- Ledakan di Sarinah, Thamrin, Jakarta Adalah Rekayasa Penguasa? (1)
- Ledakan di Sarinah, Thamrin, Jakarta Adalah Rekayasa Penguasa? (2-habis)
- Seru nih! Pentagon: AS Sudah Kirim Tentara Khusus ke Irak
- Dzawahiri: Tegaknya Khilafah di Syam, Kunci Pembebasan Baitul Maqdis
- Pernyataan KH Said Aqil Siraj - ISIS akan masuk Indonesia
- Terkuak, Kedubes AS di Jakarta Larang Warganya Beraktivitas di Kawasan Sarinah Sebelum Ledakan Terjadi
- Untuk Orang Orang yang Bertanya Tentang Daulah Islamiyyah
- Percakapan Gaddafi dan Tony Blair Terungkap ke Publik,
- AS Akui Tak Mampu Tumbangkan Islamic State di 2016
- DAULAH ISLAM BAQIYYAH 'Ala Minhaj Annubuwwah
- Lawan 300 militan IS, 4.000 Pasukan Irak Terseok-seok di Ramadi
- Jawabanku untuk teman fb kita tentang mubahalah
- Mubahalah sesama muslim bid`ah dholalah, bukan sunah yang benar
- Ngamuk, Bos Al-Nusra Kecam Pertemuan Oposisi di Riyadh
- IS Mampu Cetak Paspor Syria dengan Otentik
- Hasil sidang pemberontak Suria yg berkumpul di Riyadh bukan di Washinton
- IS Rebut “Harta Rampasan” Buatan AS dalam Jumlah Fantastis
- Keseharian Mujahidin Khilafah di Diyala
- Hukum menyembelih tawanan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan