“Pemberian mandat” saat ini menjadi kata yang tertuduh dalam peristiwa
pembantaian di beberapa tempat. Mulai dari Mabes Garda Militer hingga
Rab’a Adawiyah.
Kata inilah yang telah membuat As-Sisi beraksi tanpa ada sandaran hukum. Dia bebas melakukan apa saja dengan bermodal “mandat rakyat” dan kaca mata hitam yang menutup kemunafikannya.
Saat ini kata yang sama diberikan kepada departemen yang berlumuran darah untuk mengambil tindakan keras mengakhiri demonstrasi, demi kenyamanan dan keamanan publik.
Rupanya kata ini lebih manjur daripada 5 event pemberian mandat rakyat yang konstitutif dan terukur, yaitu pemilu dan referendum. Mursi lah orang yang telah mendapat mandat rakyat dengan kewenangan yang jelas, konstitutif, dan revolusioner.
Dengan lahirnya mandat setiap hari, menandakan As-Sisi ingin melibatkan semua pihak dalam aksi-aksi berdarahnya. Kalau dibiarkan demikian, akan bisa mengancam stabilitas nasional dan kedisiplinan militer.
Sekarang, sudah seharusnya muncul pemberian mandat baru, yaitu mandat untuk menggantung As-Sisi. Menggulingkan As-Sisi jelas berbeda dengan memusuhi militer. Karena kita hanya memotong bagian yang berkhianat. Ini bahkan akan memperkuat lembaga negara tersebut. Bergerak dengan mekanisme yang jelas. (msa/sbb/dkw)
Kata inilah yang telah membuat As-Sisi beraksi tanpa ada sandaran hukum. Dia bebas melakukan apa saja dengan bermodal “mandat rakyat” dan kaca mata hitam yang menutup kemunafikannya.
Saat ini kata yang sama diberikan kepada departemen yang berlumuran darah untuk mengambil tindakan keras mengakhiri demonstrasi, demi kenyamanan dan keamanan publik.
Rupanya kata ini lebih manjur daripada 5 event pemberian mandat rakyat yang konstitutif dan terukur, yaitu pemilu dan referendum. Mursi lah orang yang telah mendapat mandat rakyat dengan kewenangan yang jelas, konstitutif, dan revolusioner.
Dengan lahirnya mandat setiap hari, menandakan As-Sisi ingin melibatkan semua pihak dalam aksi-aksi berdarahnya. Kalau dibiarkan demikian, akan bisa mengancam stabilitas nasional dan kedisiplinan militer.
Sekarang, sudah seharusnya muncul pemberian mandat baru, yaitu mandat untuk menggantung As-Sisi. Menggulingkan As-Sisi jelas berbeda dengan memusuhi militer. Karena kita hanya memotong bagian yang berkhianat. Ini bahkan akan memperkuat lembaga negara tersebut. Bergerak dengan mekanisme yang jelas. (msa/sbb/dkw)
Artikel Terkait
Mesir
- Allahu Akbar! Inilah Foto-Foto Bukti Nabi Musa Pernah Membelah Laut Merah
- Al sisi presiden Mesir tinggal gigit jari
- Mesir Akan Menghadapi Skenario Seperti Suriah
- Analis "Israel": Sisi akan segera jatuh di tangan Raja Salman
- Dewan Ulama Senior Saudi: As-Sisi Murtad Total
- Ratusan Anggota Jamaah Ikhwanul Muslimin Dihukum Mati di Mesir
- Protes besar-besaran melanda Mesir
- Kelompok As-Sisi akui sepinya pilpes mempermalukan As-Sisi di mata internasional
- Pembunuh Hasan Al Banna: “Seperempat Jam, Tugas Saya Selesai”
- Kesesatan salafy pro thaghut - kajianku ke dua
- Komete Fatwa Saudi: Ikhwan Gerakan Paling Dekat Dengan Da’wah Nabi Muhammad SAW
- Anak super dasyat di Mesir
- Kabinet Kudeta pemerintahan Mesir mengundurkan diri
- Ulama penyembah Thaghut untuk lecehkan Allah
- Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi Minta Saudi Stop Dukung Militer Mesir
- Mesir Akan Menjadi Suriah Jilid Kedua
- Bernarkah As-Sisi Mati Ditembak?
- INILAH FOTO PEMBUNUH AS-SISI
- 13 orang tewas dalam bentrokan antara pendukung Ikhwanul Muslimin dan Polisi di Mesir -
- Al-Qardhawi : Jendral Al-Sissi Kehilangan Relevansi Menjadi Presiden
- Pasukan junta militer Mesir membunuh 3, melukai 100 dan menahan 265 pengunjuk rasa selama aksi protes
- Al Ikhwan Lakukan Demonstrasi Secara Terbatas
- Nasib Ikhwan di Penjara Kudeta
- Mesir : Sebuah revolusi kampus?
- Inilah Bukti As-Sisi di Tembak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan