Jurnalis dan pengamat politik, Salim Azuz, menulis dalam akun
facebooknya hari ini, Rabu (26/11/2013) bahwa As-Sisi saat ini sedang
melakukan perundingan dengan Presiden Mursi, agar Presiden Mursi kembali
menempati jabatannya.
Azuz mengatakan, dulu Presiden Mursi pernah menawari As-Sisi menjadi perdana menteri, tapi dia menolak. Banyak orang menilainya sebagai orang yang zuhud, tidak mau jabatan yang tinggi.
Namun waktu membuktikan bahwa saat itu As-Sisi ternyata menginginkan jabatan yang lebih tinggi daripada perdana menteri.
Setelah merasa gagal mendapatkannya, saat ini As-Sisi meminta kepada Presiden Mursi untuk mempertahankan jabatannya sebagai menteri pertahanan. Dia meyakini ada dukungan dan jaminan dari Eropa. Namun demikian Presiden Mursi menolak, tidak setuju.
Oleh karena itu, Azuz mempunyai keyakinan, tidak ada lagi jalan bagi As-Sisi selain meninggalkan Mesir, dan pergi ke Dubai bergabung dengan Ahmad Syafiq, mantan capres yang dikalahkan Presiden Mursi.
Beberapa sumber berita menyebutkan adanya usaha beberapa elit militer mendatangi Presiden Mursi, dan mengajukan inisiatif solusi yang mengharuskan militer mengajukan permintaan maaf atas semua yang terjadi, lalu semua kondisi kembali normal seperti sebelum 3 Juli. (msa/dakwatuna/islammemo)
Azuz mengatakan, dulu Presiden Mursi pernah menawari As-Sisi menjadi perdana menteri, tapi dia menolak. Banyak orang menilainya sebagai orang yang zuhud, tidak mau jabatan yang tinggi.
Namun waktu membuktikan bahwa saat itu As-Sisi ternyata menginginkan jabatan yang lebih tinggi daripada perdana menteri.
Setelah merasa gagal mendapatkannya, saat ini As-Sisi meminta kepada Presiden Mursi untuk mempertahankan jabatannya sebagai menteri pertahanan. Dia meyakini ada dukungan dan jaminan dari Eropa. Namun demikian Presiden Mursi menolak, tidak setuju.
Oleh karena itu, Azuz mempunyai keyakinan, tidak ada lagi jalan bagi As-Sisi selain meninggalkan Mesir, dan pergi ke Dubai bergabung dengan Ahmad Syafiq, mantan capres yang dikalahkan Presiden Mursi.
Beberapa sumber berita menyebutkan adanya usaha beberapa elit militer mendatangi Presiden Mursi, dan mengajukan inisiatif solusi yang mengharuskan militer mengajukan permintaan maaf atas semua yang terjadi, lalu semua kondisi kembali normal seperti sebelum 3 Juli. (msa/dakwatuna/islammemo)
Artikel Terkait
Mesir
- Allahu Akbar! Inilah Foto-Foto Bukti Nabi Musa Pernah Membelah Laut Merah
- Al sisi presiden Mesir tinggal gigit jari
- Mesir Akan Menghadapi Skenario Seperti Suriah
- Analis "Israel": Sisi akan segera jatuh di tangan Raja Salman
- Dewan Ulama Senior Saudi: As-Sisi Murtad Total
- Ratusan Anggota Jamaah Ikhwanul Muslimin Dihukum Mati di Mesir
- Protes besar-besaran melanda Mesir
- Kelompok As-Sisi akui sepinya pilpes mempermalukan As-Sisi di mata internasional
- Pembunuh Hasan Al Banna: “Seperempat Jam, Tugas Saya Selesai”
- Kesesatan salafy pro thaghut - kajianku ke dua
- Komete Fatwa Saudi: Ikhwan Gerakan Paling Dekat Dengan Da’wah Nabi Muhammad SAW
- Anak super dasyat di Mesir
- Kabinet Kudeta pemerintahan Mesir mengundurkan diri
- Ulama penyembah Thaghut untuk lecehkan Allah
- Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi Minta Saudi Stop Dukung Militer Mesir
- Mesir Akan Menjadi Suriah Jilid Kedua
- Bernarkah As-Sisi Mati Ditembak?
- INILAH FOTO PEMBUNUH AS-SISI
- 13 orang tewas dalam bentrokan antara pendukung Ikhwanul Muslimin dan Polisi di Mesir -
- Al-Qardhawi : Jendral Al-Sissi Kehilangan Relevansi Menjadi Presiden
- Pasukan junta militer Mesir membunuh 3, melukai 100 dan menahan 265 pengunjuk rasa selama aksi protes
- Al Ikhwan Lakukan Demonstrasi Secara Terbatas
- Nasib Ikhwan di Penjara Kudeta
- Mesir : Sebuah revolusi kampus?
- Inilah Bukti As-Sisi di Tembak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan