وَأَخْرَجَ
ابْنُ أَبِي شَيْبَةَ مِنْ طَرِيْقِ وَكِيْعٍ , عَنْ مَيْمُوْن بْنِ يُوْنُسَ عَنْ
أَبِي سَعِيْدٍ الْحَسَنِ الْبَصْرِي قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأَنِّي أَنْظُرُ عَلَى
أَحْبَارِ بَنِي إِسْرَائِيْلَ وَاضِعِي أَيْمَانِهِمْ عَلَى
شَمَائِلِهِمْ فِي الصَّلاَةِ.
Ibnu
Abi Syaibah meriwayatkan dari jalur Waki` dari Maimun bin Yunus dari Abu Sa`id – al Hasan al Basri berkata: Rasulullah
SAW bersabda: Seolah aku melihat pendeta
– pendeta Banu Israil bersedekap ketika menjalankan salat.
Komentarku ( Mahrus
ali):
Hadis
tsb lemah, karena Hasan al Basri bukan sahabat, tapi tokoh tabiin. Mestinya
sahabat yang tahu Rasulullah SAW bersabda, bukan tabiin.
Hadis
itu lemah, tapi realitanya pendeta Yahudi Banu
Israil bila melakukan salat bersedekap
sebagaimana kebanyakan kaum muslimin.
Lihat
disini:
Mau
nanya hubungi kami:088803080803.( Smartfren) 081935056529 ( XL )
Dengarkan pengajian - pengajianku
Alamat rumah: Tambak sumur 36 RT 1 RW1 Waru Sidoarjo. Jatim.Artikel Terkait
Tanpa sedekap
- sedekap atau tidak dalam salat
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 47
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 46
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 45
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 44
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 43
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 42
- Salat tanpa sedekap. - kajianku ke 41
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 40
- Salat tanpa sed ekap - kajianku ke 39
- Salat tanpa sedekap ke 38
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 38
- Salat tanpa sedekap. Kajianku ke 37
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 36
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 35
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 34
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 33
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 32
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 32
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 31
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 30
- Salat tanpa sedekap- kajianku ke 29
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 28.
- Salat tanpa sedekap - kajianku ke 26
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan